Jangan Pergi Laraa

Jangan Pergi Laraa
Bab 16


__ADS_3

" ...tentu saja Lara tidak mau ketinggalan...dia harus mengikuti operasi itu,,, betapapun lelah nya... kebencian yang berkobar terhadap pasien nya sudah hilang seketika... bagaimana pun,,, gara-gara pasien ini...dia mendapat nilai bagus dari dokter Simon!"


****


"... Sebenar nya sudah beberapa hari Lara merasa lutut kiri nya sakit... tetapi tidak pernah di peduli kan nya... sejak kecil,,, sakit memang tidak pernah membuat nya mengeluh...toh tidak ada siapa-siapa yang memperlihatkan keluhan nya..."


"...sudah ada Lina yang selalu sakit... Dan waktu mama sudah tersita habis untuk penyakit Lina..."


"... tetapi hari ini lutut nya bertambah pegal... Dan Lara terpaksa menyeret sebelah kaki nya ketika menaiki tangga yang menuju ke kamar nya..."


"...hai!"teriak Nieke yang tidak pernah luput memperhatikan semua gerak gerik nya..."Nieke pasti nggak salah liat ! kaki kak Lara pincang...!"


"... teriakan yang lantang itu membuat Lina dan ayah nya berbarengan menoleh ke arah Lara..."


"...kenapa kaki mu,,,La?"Lina ikut ikutan bertanya serius... seperti biasa nya..."


"...ah, nggak apa-apa,,,"sahut Lara seperti biasa juga...acuh tak acuh..."cuma pegal sedikit..."


"...kenapa kaki mu,,,La?"Lina ikut ikutan bertanya serius... seperti biasa nya..."

__ADS_1


"...ah, nggak apa-apa,,,"sahut Lara seperti biasa juga...acuh tak acuh..."cuma pegal sedikit..."


"...dia meneruskan langkah nya tanpa menoleh lagi... tetapi Lina mengikuti nya terus sampai ke kamar..."


"...jatuh yaa,,,La?"


"...jatuh?"Lara tertawa di buat-buat..."berapa sih kamu pikir umur ku,,,hm...?"


"... coba ku lihat,,,"desak Lina penasaran..."beberapa Minggu yang lalu,,,kaki kiri mu terkikir,,,kan? Waktu itu kamu nggak mau di urut...!"


"... sekarang juga tidak!"sahut Lara tegas..."menyingkir lah,,, tukang pijit...!"


"...tetapi Lina tidak memedulikan seloroh saudara nya... tanpa menghiraukan protes gadis itu,,, dia duduk di sisi pembaringan Lara dan memeriksa kaki nya..."


"... tepat di bagian yang kamu pegang itu,,,Nene tukang pijit!" Gurau Lara sambil menyeringai menahan sakit..." Di lutut!"


"... nggak ada apa-apa di sini,,,"komentar Lina Heran..."tidak merah... tidak bengkak...masih sakit?"


"... tentu saja...masih tanya lagi... memang nya kamu siapa? Ahli sihir yang sekali sentuh dapat menyambuh kan orang...?"

__ADS_1


"...barang kali kamu terlalu capek membawa mobil tua itu,,,La,,,"sela pak Raharjo yang tahu-tahu telah berada di ambang pintu kamar..."kopling nya memang berat...kamu terlalu banyak nyetir...!"


"...nah,,, ini kesempatan baik...!" Lara tertawa cerah..."sudah lama Lara menunggu,,, kapan papa akan mengucapkan kata itu...!"


"... sambil tersenyum pahit,,, ayah nya duduk di samping tempat tidur Lara..."


"...kamu ingin papa jual mobil itu...?"


"...asal di ganti dengan yang lebih bagus...!" Goda Lara jenaka..." Yang pakai AC...yang automatic...yang powersteering..."


"...lama pak Raharjo menatap anak nya dengan getir..."


"...papa janji mulai besok akan memisahkan separo penghasilan papa,,,"katanya sungguh-sungguh..." Akan papa belikan mobil baru yg mungil untuk mu..."


"...Asal bukan bemo!" Gurau Lara menutupi keharuan yang tiba-tiba menyesak di dada nya...papa...Ooo...papa! Betapa lembut hati mu...!"


"...kamu kan tahu papa ngga punya banyak uang,,,"desis ayah nya muram...papa Tidak bisa menjanjikan yang muluk-muluk pada mu... tetapi papa janji,,, begitu papa punya uang.........."


terimakasih...

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komen yaa guys...


kalo aku ngk up up tunggu aja yaa mohon bersabar...


__ADS_2