
"... percuma membohongi aku,,,La,,," gumam Lina getir... Dia duduk dengan lunglai di kursi..." Aku sadar sekali,,, perlahan-lahan aku sedang melangkah ke lubang kubur ku....."
"... Siapa yang tidak?" Bantah Lara Sambil berkacak pinggang di depan saudara nya..." Semua orang juga begitu! Apa ada yang sedang melangkah mundur dari liang lahat nya?"
"... Tapi aku lain,,,La! Aku sakit! Penyakit ku sedang menggerogoti jantung ku sedikit demi sedikit! Aku dapat merasakan nya,,,La! Hidup ku tak kan lama lagi... sering ku rasakan maut sudah berada begitu dekat dengan diri ku...!"
"...Ah,,, semua orang juga cepat atau lambat pasti mati! Kan Tiap hari kita sedang berbondong-bondong berjalan menuju kubur masing-masing...!"
"...kamu nggak ngerti,,,La ! Kamu bisa ngomong begitu karna kamu belum pernah merasa hampir mati...!"
"... jangan nakut-nakutin ah!"
"...Lina tersenyum pahit...di raih nya tangan saudara nya...di genggam nya erat-erat..."
"...Aku nggak takut mati,,,La...Aku hanya merasa hampa... merasa hidup ku sia-sia..."
"... sia-sia kata mu?" Kamu yang bisa main piano begituu Bagus seperti Mozart?"
"... Bukan itu tujuan hidup ku,,," potong Lina tawar..."
"...Musik cuma pelarian karena aku tidak dapat menjadi seorang wanita yang sempurna...."
__ADS_1
"... kalau yang kamu maksud wanita sempurna itu cuma perempuan yang bisa melahirkan anak,,,kamu keliru,,,Na! Kamu seorang perempuan yang hebat,,, biarpun nggak bisa beranak!"
"... Aku tidak ingin jadi perempuan hebat,,,La! Aku cuma ingin menjadi wanita biasa... seorang wanita normal seperti kamu dan Mama!"
"... Terbalik!" Gerutu Lara jengkel..." Aku malah pingin jadi kamu! Berapa banyak perempuan sederhana yang mimpi bisa jadi sehebat kamu,,,Na!"
"...Apa sih hebat nya? Punya anak aja nggak bisa!"
"...Na,,,Lara mengawasi saudara nya dengan sungguh-sungguh,,," kenapa sih mendadak banget kamu kepingin punya anak?"
"... Lina membalas tatapan saudara nya dengan lebih serius lagi..."
"... Tentu saja tidak!" Balas Lara tegas...." Aku kan nggak mau punya anak kalau bakal jadi gemuk!"
"... Becandaa kamu! Aku nggak percaya kamu nggak mau punya anak kalau nanti kamu kawin sama Heru!"
"... Lagi-lagi anak!" Gerutu Lara habis sabar..." Kamu ini mau kawin sama siapa sih,,,Na!"
"...Apa artinya kawin kalau nggak bisa punya anak? Apa arti nya hidup bersama seorang laki-laki kalau tidak bisa menjadi ibu anak-anak nya?"
"... Tapi gimana bisa punya anak kalau pacar aja kamu belon punya?"Dumal Lara jemu..." Lagian kata siapa sih perempuan jantungan kaya kamu nggak bisa beranak? Penyakit jantung kan ada grade nya! Cuma penderita kelas empat yang tidak boleh hamil! Yang lain boleh,,, asal di awasi dengan ketat!"
__ADS_1
"... Mata Lina berkedip kedip penuh harap...di tatap nya saudara nya dengan ragu........"
"...kamu yakin aku bisa,,,La?"
"...Kamu terlalu meremehkan ilmu kedokteran!"
"... sahut Lara menyombongkan diri..."
"... Sekarang bilang saja,,,siapa sih cowok mu?"
"...paras Lina bersemu merah...dia menunduk tersipu-sipu... tetapi dalam keadaan seperti itu,,, Lina malah terlihat lebih cantik dan feminim...!"
...****...
"... Dari hari ke hari hubungan Lara dengan dokter adrian bertambah erat... Lebih-lebih... setelah Lara lulus dari bagian bedah dan pindah ke bagian kulit kelamin......"
"... sekarang hubungan mereka menjadi lebih bebas... Dan Dokter adrian tidak malu-malu lagi menjemput Lara di bagian kulit kelamin dan mengantarkan nya pulang..."
"... kuliah klinik di bagian kulit tidak seberat di bagian bedah... waktu nya pun hanya satu setengah bulan...Lara dapat belajar dengan lebih santai...Dan menyisakan waktu lebih banyak untuk ke dua pacar nya..."
tunggu next bab ny yaaa
__ADS_1