Jangan Pergi Laraa

Jangan Pergi Laraa
Bab 17


__ADS_3

...***...


"... Ala,,,papa... udah deh!" Potong Lara lincah... mati-matian menyembunyikan air mata nya...Lara tidak boleh menangis... tidak di depan ayah dan saudara-saudara nya!" Lara cuman becanda...!"


"... Tapi papa serius,,,La! Mobil itu terlalu berat untuk mu...!"


"...papa ngga usah jual mobil jimat itu! Mobil itu kuat... ngga bisa di pakai ngebut... jadi aman! Si mungil Nieke juga nggak sanggup bawa mobil itu jadi nggak bisa ngumpet-ngumpet nyetir...!"


"...tapi kaki mu sakit..."


"...kaki Lara sakit bukan gara-gara mobil itu kok...! Lara memegang kebanyakan berdiri waktu jaga malam..."


"... Dia selalu seperti ini,,,pikir pak Raharjo terharu... Lara tidak pernah membiarkan orang lain sedih...dia bahkan tidak pernah memberi kesempatan kepada orang-orang yang paling dekat dengan diri nya sekali pun untuk turut berduka bersama nya! Di tanggung nya sendiri kesakitan dan penderitaan nya..."


"... Tapi sebaiknya kamu istirahat dulu beberapa hari,,,La,,,"desak Lina sungguh-sungguh..."jangan terlalu banyak nyetir dulu..."


"...Ah,,,itu pasti cuma alasan mu untuk bolos!" Kelakar Lara kocak..."


"...Aku serius!" Potong Lina gemas..." Kapan sih kamu mau berhenti bercanda...?"


"...kalau aku sudah di simpan dalam peti yang di paku empat...!"


"... ngomong apa sih kamu...!"

__ADS_1


"... serius! Kalau aku masih bercanda juga,,, yang jaga kuburan kan bisa kabur ketakutan...!"


"... Lina menghela nafas panjang... memang percuma bicara serius dengan Lara... Dia benar-benar konyol...!"


"...eh,,, ngomong-ngomong kapan kamu bikin konser lagi?"


"...Lina menghela nafas sekali lagi sebelum menyahut pelan,,,"


"...besok malam..."


"... Besok?" Lara tersentak kaget...kali ini dia benar-benar terkejut..."


"...kamu tidak mengundang ku...?"


"... sebenarnya kali ini resital..."


"... tadi ny aku baru mau bilang,,," keluh Lina murung... tapi karena kaki mu sakit..."


"...Aneh,,,Na,,, Lara menepuk bahu saudara nya kuat-kuat..."sakit kaki ku langsung hilang...!"


"... tentu saja Lina tidak percaya...dia tahu Lara berdusta... Tapi apa lagi yang harus di katakan...?"


...****...

__ADS_1


"...Lina menatap saudara nya dengan bingung...malam ini dandanan Lara sungguh luar biasa... Dia bukan saja memakai gaun panjang yang sama seperti yang di kenakan nya... Dia bahkan memakai wig yang model dan panjang nya persis sama dengan rambut Lina...!"


"...Aku jadi curiga,,,"cetus Lina setelah tidak dapat mengekang rasa ingin tahu nya..." Kamu ingin menyaingi ku atau mau mengecoh panitia?"


"...apa salah nya meniru dandanan mu...?" Kilah Lara datar..." Emangnya kamu punya hak paten...?"


"...kamu memang tambah cantik,,,"Lina tersenyum sabar..." Tapi aku ragu Heru bisa mengenali mu..."


"...jangan khawatir dia bakal keliru mencium mu...! Dia hafal bau ku kok...!"


"... Siapa bilang tukang catut itu akan pergi bersama kita?" Potong Bu Raharjo galak..." Siapa yang mengizinkan dia ikut...?"


"... siapa yang bisa melarang dia pergi...?" Balas Lara ketus..." Motor,,, yaa dia yang punya! Duit juga duit dia!"


"... Kasihan,,,keluh Lina iba..." Mestinya aku nggak lupa ngundang dia..."


"...kamu pasti lupa...!" Sergah Lara dingin..." Kalaupun kamu ingat,,,mama akan memaksa mu melupakan nya..."


"...kak Lara! Kak Lara...!!!" Teriak Nieke dari bawah..."


"...Dia berlari-lari ke atas... dan sudah membuka mulut nya lebar-lebar ketika tiba-tiba di batalkan nya kembali begitu melihat ibu nya... baru sesudah ibu nya pergi dia berani menghampiri Lara dan berbisik..............."


berbisik apa yaa kiraΒ² πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£

__ADS_1


tunggu next bab ny yaa jangan lupa vote like komen


terima kasih....


__ADS_2