
"...kenalin,,,Na,,," Desis Lara separo terpaksa..." Dokter Adrianus Riupassa,,,dosen ku..." Lalu kepada dokter adrian,,,katanya singkat,,,"Saudara kembar saya,,, Dok... Lina..."
"... Mereka berjabatan tangan sambil tertukar senyum...Dan Lara hampir tak kuasa menahan ledakan kekesalan nya...Mata Dokter Adrian bersinar penuh kekaguman..."
"...Dan memang Lina pantas untuk di kagumi...Dengan rambut yang tergerai panjang dan bebas ke punggung nya,,, dengan gaun hitam panjang yang demikian memesona,,,dia tampil anggun seperti seorang putri raja...Dan di sisi nya,,, Lara jadi tampak sangat urakan dengan jins lusuh...!"
"...saya sangat mengagumi permainan piano mu,,,"Puji Dokter Adrian..."kamu sangat berbakat..."
"...Brengsek,,,maki Lara dalam hati... Tanpa tahu mengapa dia marah dan kepada siapa dia harus marah..."
"... Terimakasih,,,"Sahut Lina sambil tersenyum... Heran...Belum pernah Lara melihat senyum Lina semanis itu...!"Saya tidak sangka seorang Dokter juga senang musik klasik..."
"...Oh,,,saya termasuk penggemar yang fanatik...!"
"...kapan kamu mengadakan konser seperti ini lagi...?"
"...Dan mulai lah mereka terlihat dalam pembicaraan yang asyik tentang musik klasik... membiarkan Lara terbengong-bengong menafsir kan bahasa dewa Apollo mereka..."
"...Lara juga bisa main piano?" Tanya dokter adrian tiba-tiba,,,setelah Lara enam kali berdehem meskipun tenggorokan nya tidak gatal..."
"....Oh...cuma bisa do-re-mi-fa-sol,,, Dok!" Sahut Lara spontan..."itu juga pakai sebelas jari...!"
"... Dokter Adrian dan Lina sama-sama tertawa...di telinga Lara,,,tawa Mereka malah mirip sebuah ejekan..."
"...Kapan kamu mengadakan konser lagi,,,Na? " tanya Lara setelah menurunkan Nieke di muka sekolahh nya..."
"... Lina menoleh heran..."
__ADS_1
"...sudah dua kali kamu tanya,,," gumam nya hati-hati..." Ada apa sih,,,La? kamu nggak mendadak jatuh cinta sama musik klasik,,,kan?"
"...ya nggak dong!" Sahut Lara berlagak acuh tak acuh..."Aku orang terakhir di dunia yang bakal jatuh cinta sama musik klasik...!"
"...jadi kenapa nanya terus?" Mata Lina menyipit menatap saudara nya dari samping..."gara-gara Dokter itu,,,ya?"
"... Lara menoleh sekilas...dan mata nya bertemu dengan mata Lina..."
"... Dokter Adrian Maksud mu?" tanya Lara datar..."Ah,,,buat ketemu dia,,,aku nggak perlu repot-repot mengorbankan telingaku untuk mendengar kan permainan piano mu...! tiap hari dia ada di rumah sakit kok...!"
"...Dan Lara menjadi curiga ketika tidak di dengar nya lagi jawaban Lina...dia mencuri pandang sekilas... Dan melihat Lina sedang menatap lurus ke depan... wajah nya demikian polos... seolah-olah tidak menyimpan perasaan apa-apa... tetapi Lara menjadi semakin penasaran..."
"...dia cakep ya,,, Na?" pancing Lara hati-hati..."
"... Hem?" Lina menoleh kaget..." siapa?"
"...siapa?" dengus Lara jengkel...Ya Dokter Adrian dong! Siapa lagi...?"
"...Lara ingin menoleh lagi... ingin melihat perubahan wajah Lina...dan menerka arti "O" panjang itu...Tapi brengsek! Ada bajaj memotong se enak nya di depan mobil..."
"...Dia sudah duda,,, Na,,," pancing Lara lagi..." istri dan anak nya tewas dalam kecelakaan mobil..."
"...Ooooo..."
"...cuma itu komentar Lina..."Oooo" panjang itu lagi...tidak ada kelanjutan nya...brengsek!"
"...kamu nggak naksir dia,,,Na...?" Lara tidak sabar lagi untuk menyerang Langsung ke titik sasaran...Apa boleh buat...sudah dua kali pancingan meleset..."
__ADS_1
"... sekarang Lina menoleh... dan Lara membaca kepedihan dalam senyumnya,,, tetapi bahkan dalam kesedihan pun,,, senyumnya tetap menawan...!"
"... dia pernah kehilangan anak istrinya,,," sahut Lina lirih... pasti dia berharap suatu waktu dapat memperoleh kembali mahligai nya yang hilang... lalu apa yang bisa diberikan oleh perempuan yang sakit jantung seperti aku ini,,,La ?"
".... sejenak Lara tertegun... tidak menyangka mendapat jawaban seperti itu... segurat ke haruan menoreh hatinya..."
"... tahun depan aku jadi dokter,,," lara berusaha menutupi keharusan dalam suaranya..." akan kucari kan bahan plastik yang paling bagus untuk mengganti katup jantung mu yang rusak.... dan kamu bisa punya anak kembar 6 sekaligus,,,Na! aku janji deh!"
".... tentu saja lara hanya bergurau... tetapi sampai menurunkan lina sekolah musiknya,,, lara masih tak habis-habis nya i berpikir,,, mengapa dia harus mengucapkan kata-kata seperti itu?"
"... dia tidak ingin lina jatuh cinta juga pada dokter andrian bukan? nah,,, mengapa harus memberi harapan kepadanya?
...***...
"... siapa giliran jaga di ugd nanti malam?" dokter simon masih menyempatkan diri untuk bertanya sebelum meninggalkan rumah sakit..."
"... saya,,, dok,,," sahut laras segan…"
"… nah,,, bekerja sama lah dengan dokter jaga,,, supaya tidak ada operasi nanti malam! istri saya sudah beberapa hari minta diajak nonton!"
"… download hampir tidak mempercayai matanya sendiri... dokter simon memberi sehun senyum kepadanya!"
"…fiu! bukan main! padahal sudah 5 hari dia membuntuti dokter itu bertugas,,, jangankan tersenyum,,,berkata manis aja tidak pernah...!"
tunggu next cerita ny yaaa
makasih....
__ADS_1
jangan lupa vote like a comment
semoga suka....