Jangan Pergi Laraa

Jangan Pergi Laraa
Bab 32


__ADS_3

"...Lara sudah melangkah pergi tapi Lina merenggut lengan nya dan memaksa nya bertatap muka......."


"...Kamu...kamu nggak bohong,,,La?" Desis Lina memelas sekali.........


"…buat apa bohong?" Lara mengibaskan lengan nya dengan jemu......" kamu emang cakep! org buta juga tahu........!"


"... Dokter adrian bilang begitu?"


"swear!" dengus Lara Sambil melangkah pergi... Tapi Lina mengikuti nya terus.... Napas nya sampai tersengal-sengal..........


"...dia bilang apa lagi,,,La?" Lina tegak di depan Lara,,,, menghalangi langkah nya...mata nya menatap saudara nya dengan penuh permohonan dan harapan...


"... Dia bilang apa lagi?"


"…kenapa sih nggak tanya sendiri aja?" gerutu Lara Sambil menyingkirkan tubuh saudara nya dengan jengkel...." emang nya aku kaset,,, bisa merekam semua ocehan nya?"


"…Dengan sengit Lara naik ke tingkat dua...masuk ke kamar nya sambil membanting pintu........


"… belum pernah dia merasa hati nya begini sakit... kalau tidak malu,,,mau rasa nya dia menangis meraung-raung saking kesal nya!"


...****...


"…IBU MU menginginkan aku mengawini Lina,,,La,,," Kilah Dokter adrian ketika Lara mengecam nya..........


"…aku menyesal……aku memang mencintai mu………………

__ADS_1


"…Tapi akan menikah dengan Lina?" potong Lara gemas.... Munafik!" bagaimana kamu bisa mencintai seorang wanita lalu kamu menikah dengan saudara kembar nya? cinta model apa itu?"


"…Lina lebih membutuhkan diri ku dari kau,,,La…………" Dokter adrian menunduk dengan perasaan tidak enak..........."


"…yang kita bicarakan ini cinta,,, bukan sembako!" sembur Lara sengit……" apa urusan mu dengan segala macam kebutuhan?"


"…kamu nggak ngerti,,,La……" Dokter adrian mengangkat kepala nya dan memandang Lara dengan sayu……"


"…tentu saja tidak! Aku nggak pernah di beri pengertian! tahu-tahu pacar ku di todong saudara kembar ku sendiri! bagaimana aku bisa mengerti?"


"…Lina sakit,,, La…………………"


"…bukan cuma dia orang sakit di dunia ini………"


"…ketika malam itu kepala nya terkulai di pangkuan ku…………tiba-tiba saja aku merasa,,,dia begitu membutuhkan diri ku....kamu tahu apa yang di bisik kan nya malam itu,,,, La,,, ketika Lina mendapat serangan jantung?"


"…pengap…lemas…tak berdaya…tidak mampu melakukan apa pun kecuali mendengar…membiarkan hati nya di iris sedikit demi sedikit oleh kata-kata dokter Adrian......"


"…katanya,,,,Aku takut,,,dokter! kata-kata nya mengingat kan ku pada almarhum anak ku pada malam dia mendapat kecelakaan... Dia masih hidup ketika aku masih tiba di rumah sakit,,,La…………Dan dia sangat ketakutan…………"


"…Dan kamu akan mengawini semua perempuan yang ketakutan?"


"…Aku ingin sekali membantu Lina,,, La! berjuang untuk menyelamatkan nya!"


"…tapi membantu tidak selalu berarti harus mengawini! Dokter boleh punya seribu Pasien,,, tapi istri nya kan cuma satu!"

__ADS_1


"…Aku sudah memilih Lina,,,La.... maafkan aku..."Dokter adrian menyentuh tangan Lara dengan perasaan bersalah………" memang sejak malam itu,,,,batin ku berperang………memilih kamu atau dia………tapi sekarang aku sudah mengambil keputusan,,,La……………aku akan menikah dengan Lina.... Dan bertekad untuk merawat nya seumur hidup ku………………


"…tak kan ku biarkan dia ketakutan lagi……Dia tidak akan pernah sendiri lagii menghadapi penyakit nya……………"


"…Lina memang tidak pernah sendirian!"Lara menarik tangan nya dengan jijik…selalu ada mama yang mengayomi nya!"


"… Aku tahu...." Dokter Adrian menatap gadis di hadapan nya antara kagum dan iba…" aku tahu apa yang selama ini di lakukan ibu mu pada mu.... tapi itu malah tambah menguatkan sosok mu sebagai gadis yang hebat……kamu tidak perlu siapa-siapa………kamu dapat mengambil apa saja yang kamu inginkan tanpa bantuan orang lain………"tapi Lina tidak………"sekali lagi dokter adrian meraih tangan Lara…………"kamu Tidak marah kan,,,La?"


".......( apa yaaaaaaaaaaaa🤣😅😂)


.


.


.


.


.


.


.


tunggu next bab ny yaaa

__ADS_1


terimakasih buat yang udah baca


jangan lupa like komen dan vote


__ADS_2