
kini satu tahun telah ana lewati , ana sekarang sudah mulai merasakan indahnya hidup sebagai santri, terbiasa mandiri ,dan slalu haus oleh ilmu.
hari itu ana berlarian kecil menyusuri koridor pesantren , dia ingin pergi ke perpustakaan umum, karna hari bebas maka para santri sangat senang , ana sangat ter obsesi dengan kisah ibnu batutah,.
dug,,!
aduh,,,, ana bertabrakan dengan seseorang karna terlalu terburu buru sehingga tidak memperhatikan jalan.
afwan ukhti....,
seketika ana mendongak tanpa berkedip.
"ekheem... maaf apa kamu baik2 saja ukhti.., kata seseorang yg tak lain adalah ustad azam, ponakan pak kiyai yg ikut mengajar di pesantren sekaligus idola pujaan dan dambaan para santriwati.
" eh, i iya tadz, tidak apa2,maaf tadi saya tidak memperhatikn jlan,.." ucap ana sambil menunduk karna malu .
"alhmdlillah, kalau bgtu,,,,siapa namamu,,?? tanya azam.
" ana tadz, ana altofunnisa'.....
Azam: udah berapa tahun mondok? dan ngaji apa sekarang???...
Ana: satu tahun lebih tad, sekarang ngaji 'imriti...,"
azam: oh, ya udah silahkan lanjutkan.
kemudian azam berjalan menuju ruangan yg tak jauh dengan tempat tadi, sebelum masuk ruangan dia menoleh ke arah ana namun gadis itu sudah tidak terlihat,.
" biasanya santriwati yg bertemu denganku slalu cari2 alasan agar berlama2, melihat ku, ini kok biasa2 aja, apa kadar ketampananku berkurang? hehe,,,batin azam.
__ADS_1
di perustakaan ana langsung di hadang sahabatnya.
"anaaa... sini,. " teriak sofi.
" ngapain manggil2, mau traktir gue.." ucap ana.
sofi: yeee... kamu mah sukanya yg gratis2,.."
ana: iyalah, yg gratis tuh lebih nikmat hehehe..
sofi: hmm,,eh, tadi kamu tau kan siapa yg kmu tabrak??''
Ana: emm,,, ustad azam kan..
sofi: iya, kok kamu biasa2 aja sih, ..
Ana: trus gue harus guling2 gitu..( ana masih belum bisa ngilangin kebiasaan nyebut gue elo)..
Ana: tapi gue enggak,,,,, wlek...
Sofi: kayaknya kamu perlu di rukiyah deh,,
gak bisa merasakan aura ketampanan ustad idola kaum hawa..."
Ana tak menggubris sofi dia lebih memilih mencari buku ibnu batutah.
setelah mendapatkanya ana langsung meminjam dan keluar dari perpustakaan.
di waktu yg bersamaan azam telah selesai dengan tugasnya .
__ADS_1
dia keluar dari ruanganya.
brug,,,,,!!!
kali ini azam yg jatuh.
" astaghfirullohal'adzim... ma,maaf ustad. saya tidak sengaja,...ucap ana sembari membantu azam memungut kertas yg berserakan.
" tidak apa2 lain kali hati2..." kata azam tanpa menoleh siapa yg menabraknya.
tanpa sengaja tangan azam bersamaan dengan tangan ana memungut kertas yg sama, dan bersentuhan tak dapat di hindari.
deg..
deg..
deg..
" entah mengapa jantung mereka berdua seakan meloncat2 tak menentu.
hingga mereka sadar, dan melepaskanya.
" maaf"...pinta azam karna tanganyalah yg menyentuh tangan ana.
" iya tad tidak apa2,, saya jga minta maaf telah menabrak ustad dua kali,..
" la..." belum sempat azam berucap ana sudah menyela .
" saya permisi ustad, sekali lagi saya minta maaf..," ana langsung pergi meninggalkan azam.
__ADS_1
" ya elah tu bocah, tapi kok tadi deg degan pas gak sengaja nyentuh tanganya ...azam langsung mengusap mukanya dan beristighfar.
HAIII ...MAAF YA KALO KURANG GIMANA GITU, KARNA MASIH BELAJAR..MOHON KRITIK DAN SARANYA..UNTUK MOTIFASI, SEMOGA KEDEPANNYA BISA LEBIH BAIK