Jodoh Itu Seperti Alif Lam Mim

Jodoh Itu Seperti Alif Lam Mim
bab 32


__ADS_3

Sang surya masih malu" di ufuk sana, kokokan ayam berdering saling bersautan, setelah kumandang adzan menggema memecah kesunyian, dan membangunkan hambanya yg taat.


Ana sibuk membersihkan tmpat tidurnya sedangkan rehan sudah berada di ruang kerjanya.


Ana memulai aktifitasnya ke dapur membantu bunda yg keteteran menyiapkan sarapan.


Kedua wanita itu bergelut dengan semua yg ada di dapur,


Ana bgtu cekatan dengan urusan dapur , membuat sang bunda merasa sangat senang karna menantunya sangat membantu.


sarapan pagi telah tersusun rapi dengan aroma yg menggugah selera,.


Ana memanggil rehan yg sudah berbaur dengan dokumen" di ruang kerjanya.


" mas,,, ayo sarapan dulu,"


Rehan dan ana segara menuju meja makan .


semua menikmati sarapan dengan seksama tak ada pembicaraan saat makan.


Namun ana.sesekali.melirik suaminya yg tidak fokus dengan sarapanya, dia lebih mengalihkan perhatianya ke jendela kaca yg terbentang di samping meja makan.


" ada apa mas.." tanya ana.


" gak ,, ada sayang.." rehan tersenyum.

__ADS_1


" udah kalau makan jangan sambil ngobrol." sela bunda .


Setelah sarapan bunda dan ayah pergi lebih dulu.


" sayang...kamu ikut aku ke kantor hari ini.." ucap rehan tanpa basa basi dan langsung menarik tangan ana untuk mengikutinya.


"kamu kenapa sih mas...aku nyusul aja nanti, bunda gak ada jadi aku harus beresin rumah dulu.,"


" gak usah ,,,, nanti aku telfon orang.buat beresin rumah."


" ayo masuk,,," reihan membukakan.pintu mobil untuk ana.


Ana masuk namun hatinya bertanya tanya kenapa rehan sangat memaksa, padahal sebelumnya dia tidak pernah bersikap seperti.ini.


"mas sebenarnya ada apa sih , kok kamu maksa bgt."


" sayang, kamu kan tau edwin sedang keluar kota, bunda jga sibuk , gak ada yg jagain kamu kalau kamu gak ikut aku, aku gak mau kamu kenapa napa" rehan menempelkan keningnya di kening ana.


" kamu lihat deh mobil di belakang kita.."


Ana menoleh ke belakang emang kenapa dengan mobil itu mas.."


" mobil yg dari kemaren mlam ngikutin kita" jelas rehan.


ana membulatkan matanya, . ia tak menyangka kalau dia dlm bahaya, karna orang yg di mobil pasti masih satu geng dengan komplotan preman tadi mlm.

__ADS_1


" sekarang kamu udah tau kan" ...


" iya mas...,"


Kemudian mereka melanjutkan perjalanan menuju kantor, dan mobil itu terus mengikutinya.


Ana dan Rehan turun dari mobil, dan berpura pura tidak mengetahui jika mereka sedang di buntuti.


" tolooooong....tolooooong..tolong cucu saya pingsan.." teriak wanita paruh baya yg memangku anak kecil yg terlihat tak.sadarkan diri.


Tanpa berfikir panjang Ana berlari menghampiri wanita itu Rehan mengikuti ana dari belakang namun ponselnya seketika berbunyi.


" kenapa cucunya buk..." tanya ana panik.


" tolong mbak,,, dia pingsan mbak ,cucu saya punya riwayat asma,," jelas wanita itu.


kemudian ana membantu membopong anak kecil yg pingsan itu menuju mobil yg di.tunjuk wanita itu.


namun saat hendak keluar dari mobil sebuah tangan dengan tisu yg sudah di beri obat bius membekam ana terlebih dulu membuat ana langsung tak sadarkan diri.


rehan yg menyadarinya langsung berlari mnenuju mobil itu namun dengan cepat mobil melaju entah.kemana, membuat rehan sangat khawatir dengan keadaan ana.


rehan segera mengejar mobil yg membawa ana, namun ia terhalang lampu merah dan palang kereta.


membuat dia kehilangan mobil yg membawa istrinya.

__ADS_1


""


__ADS_2