
Di pesantren.....
Ana khusuk menghafal kitabnya...
waktu menunjukan pukul 23.00 WIB.
ana menyudahi hafalanya, dia melihat sekeliling ternyata teman sekamarnya sudah lelap dalam mimpi mereka masing-masing, kecuali sofi yg sibuk menghitung pengeluaran bulananya.
Ana teringat pena yg di berikan azam, dia mengambilnya dan mengamati, sambil sesekali mencoba menulis menggunakan pena itu,.
ana jga teringat, ajakan taaruf ustada azam.
dia membuang nafasnya kasar. ana bingung harus menhawab apa besok pada azam.
" terima atau tidak yaah....
kalau di tolak kan sayang,,
kalau di terima malu...yaAlloh beri petunjukmu.." gumam hati ana .
sudah semakin larut tapi ana masih menikmati kesunyian tengah malm.
seketika dia teringat jas milik rehan.
" astaghfirullih.... jasnya..." ana berlari keluar kamar mengambil jas yg ia jemur.
"huuf...untung masih utuh, kalau gak bisa gawat ini..." gerutunya.
Ana masuk kedalam kamar membawa serta jas rehan.
karna waktu sudah larut ana tertidur sambil memeluk jas rehan.
Angin pagi mulai mengusik tidur ana , ayam mulai bersautan menandakan waktu telah pagi.
semua santri bangun dan bersiap untuk solat subuh.
"yaAlloh... kok rasanya gak karuan ya.." risau hati ana.
__ADS_1
setelah slesai mengaji ana duduk termenung di taman pesantren.
" dooorrr..!!!. awas kesambet, nglamun aja,, ada apaan si.." sofi duduk di sebelah ana.
" ih kamu ngagetin aja,,,," celetuk ana.
" lagian habis ngaji bukanya ngafalin malah nglamun.
" cerita dong,, aku kan temenmu... " tambah sofi.
" tapi kamu janji ya...gak bakal cerita ke siapapun, rahasia kita ber dua...," ana mengulurkan jari kelingkingnya dan di sambut oleh sofi.
"iya aku janji,,"...
Ana mencetitakan semuanya pda sofi. sofi menganga tak percaya mendengar cerita ana.
" serius kamu na..".
" aku serius sof... makanya aku nglamun ,, aku tu lgi mikir,menurutmu gimana sof.."
"assalamualaikum...mbak nana ada titipan..."ucap anak kecil yg sering ikut pengajian di pondok.
,temui aku di ruangku....,," bgtu kiranya isi tulinsanya.
Ana segera bangkit dan menemui azam.
" assalamualaikm..." ucap ana.
" waalaikmslm...silahkan duduk dek.., jadi gimana dek jawabanya.
" mmm.. baik tad ana terima ajakan ustad... jwab ana.
sontak membuat azam sangat bahagia.
"alhmdlh... makasih dek saya sangat bhagia,,kata azam.
" kamu tenang aja aku gak akan menghidbah kamu cepet-cepet, kamu bisa menggapai cita-cita kamu terlebih dulu. tambah azam.
__ADS_1
" iya tad,,, mkasih..." ana menunduk malu.
" kalau gitu saya pamit dulu takut ada yg curiga,.." ana beranjak dari duduknya.
" tunggu dek.. azam mencari sesuatu di saku bajunya, dan seketika dia menyilangkan jari telunjuk dan ibu jarinya.
" ana uhibbuk"...ucap azam.
membuat ana melebarkan senyumnya bahagia.
begitupun azam membalas senyum ana tak kalah lebar.
Ana keluar dari ruangan azam sambil tersenyum mengingat kelakuan azam.
sofi yg sedari tadi menunggu tak jauh dari tempat itupun bisa menebak.
"ekhem....ciyee,,, senyum senyum.."goda sofi.
"apaan sih..." ana berjalan menggandeng tangan sofi.
" jadiii............" sofi melirik ana.
" jadi,,, aku terima,.." ucap ana wajahnya merah, menahan malu.
" hahaha.....selamat ustadzah ana...hahaha"..
sofi tak bisa menahan tawanya karna senang dan lucu melihat sifat ana yg malu malu meong.
Sementara itu, azam tak henti hentinya tersenyum, dia sangat bersemangat melakukan kegiatan nya hari ini.
hatinya berbunga bunga., cintanya terbalas.
bgtu jga di tempat lain, rehan jga sangat bersemangat melakukan kegiatanya dia slalu tersenyum dan ramah sekali, seperti telah tetisi daya energi full.
DI TUNGGU KOMENTARNYA SOBAT...
JANGAN LUPA KRITIK SARANYA.
__ADS_1