Jodoh Itu Seperti Alif Lam Mim

Jodoh Itu Seperti Alif Lam Mim
bab 9


__ADS_3

Malam hari setelah belajar ana menerima tlefon melalui telefon pondok , siapa lgi yg telefon kalau bukan ibunya.


" assalamualaikum buk..." ucap ana.


"wa'alaikmslm....jawab bu siti dari sebrang telefon.


Ana sangat senang menerima tlfon dari ibunya.


pasalnya sudah lebih dari 3 bulan dia tdak berkomunikasi dengan kluarganya.


" inti dari pembicaraan buk siti dan ana adalah, memberi tau ana jika besok akan ada yg datang menjemputnya, pulang.


rosyid, kakak ana akan melangsungkan pernikahanya 2 hari lgi.


Ana bgtu antusias, ia merasa sangat bhagia mendengarnya bahwa kakaknya akan menikah.


_______...'''


hari yg di tunggu pun tiba ,ana berpamitan pada pak kiyai dan pengurus, .


dia jga hendak memberi tau azam bahwa dia akan pulang untuk sementara waktu namun ada terlihat sedikitpun batang hidung azam.


" bagai di telan bumi tak ada tanda2 keberadaan azam.


ahirnya ana hanya menitipkan salam lewat sofi.


sebelum pulang ana bergegas menuju dapur , di sana ter lihat 2 orang yg tidak di kenal sedang berbicara dengan umi.


" assalamualaikm,,,," ucap ada.


" waalaikmslm,,,," ucap umi dan dua orang yg tak dikenal.


ana masih dan bersalaman dengan mereka.


"udah mau berangkat mbak ana..." tanya umi.


" iya umi" jwb ana.

__ADS_1


" sayang sekali ya mba ana, padahal akan ada acara lgi disini loh,


gak ada yg merangkai bunga dong kalo gtu...." kata umi.


Ana trsenyum dan memikirkan perkataan umi.


" kapan acaranya umi..."tanya ana.


"satu minggu lagi. saudara umi mau mantu tapi tempatnya disini.." jwab umi.


Ana sudah siap untuk pulang,, dan dia berjanji pada umi akan kembali sebelum acara umi di langsungkan.


' sesampainya di rumah , buk siti sudah menunggu ana di depan pintu.


senyumnya mengembang, melihat ana turun dari mobil.


ana langsung berhambur ke pelukan buk siti.


" "assalamualaikum ibuk ku sayang ,," sembari mencium tangan ibunya kemudian memeluknya.


Ana tersenyum lebar mendengar pujian dari ibunya.


" ayok masuk ndok ,, bpk sama abangmu sudah menunggu di dlm.


Ana masuk mengikuti ibunya.


anapun melepas rindu dengan keluarganya.


sudah 5 hari ana di rumah, kini waktunya untuk kembali ke pondok.


" belum tidur ndok..." sapa buk siti.


" belum buk.." jawab ana.


" udah di siapin semua barang kamu ndok..." buk siti mengecek barang yg akan di bawa ana.


" kayaknya udah buk." saut ana.

__ADS_1


" memang nya siapa yg mau dinikahkan sama pak kiyai ndok, perasaan blum lama ini baru mantu.." ucap buk siti sembari duduk di sebelah ana.


" katanya si saudaranya umi buk,,, ana jga kurang paham." saut ana.


Ana dan ibunya larut dlm obrolan yg bersifat pribadi, ana memang sgt dekat dgan ibunya, hingga hal yg pribadipun selalu ana memberi tau ibunya.


"trus kalo kamu tiba-tiba di lamar gmna ndok....


" ya gak papa buk lgian kan ana udah 18 tahun , ana jga pingin nikah muda buk ,,, biar terhindar dari fitnah." kta ana.


" menurut ibuk gmna buk.. " sambungnya.


" ibuk sih terserah kmu ndok asal kmu bhgia ibuk ikut bhgia." buk siti memeluk putrinya.


---- --------- -----'-----


Ahirnya ana kmbali ke pondok.


dia menghirup udara di hlaman pondok dalam dalam seperti orang baru keluar dari penjara.


Ana tampak sangat bahagia menapakan kakinya lgi ke penjaga suci itu.


ternyata semuanya sedang sibuk membantu meyiapkan prnikahan saudaranya umi.


" sofi terlihat berlari menuju ana dan memeluknya erat.


" uhuk...uhuk... gue gk bisa nafas sof.." pekik ana.


" eh,,, maaf ..." sofi melepas pelukanya .


" acaranya besok ya sof" tanya ana antusias.


sofi tidak menjawab dia mlh memeluk ana kmbali bahkn lbih erat.


ana bingung mengapa shbatnya bertingkah seperti itu.


HAI SOBAT... LIKE DAN KOMENYA DONG

__ADS_1


__ADS_2