Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
Untuk pertama kalinya di rawat suami ketika sakit


__ADS_3

Karena Andre sudah pulang duluan, Anita tidak langsung pulang karena ia mengerjakan beberapa berkas yang harus ia siapkan untuk besok pagi. jam 21.13 WIB Anita pulang sendiri naik taxi online di depan gerbang rumah sakit yang telah di pesannya.


Awalnya tidak ada kecurigaan dalam hati Anita, tapi setelah beberapa menit di perjalanan Anita mulai merasa curiga pada sebuah mobil yang terus mengikuti taxi yang di tumpanginya sedari tadi.


Benarsaja, kecurigaan Anita terbukti ! mobil yang terus mengikutinya dari tadi menyalipnya di jalanan yang agak sepi dekat dengan rumah warga.


"coba di cek ada pak ! barang kali ada perlu !" kata Anita


"iya bu !" jawab sopir


sopir taxi pun keluar dari mobil, tapi ia langsung di pukuli hingga babak belur dan yang lebih sadisnya lagi salah satu diantara mereka menusukkan sebilah pisau pada perut sopir hingga membuatnya jatuh tersungkur. Anita yang melihat kejadian itu langsung menelfon Andre niatnya hendak meminta bantuan, tapi Andre tidak mengangkat telfonnya, hingga seorang pria yang menutupi kepalanya dengan masker menariknya dengan kasar keluar dari dalam mobil.


Ternyata mereka adalah kawanan perampok yang biasa eroperasi.Anita kaget yang reflex dibuatnya langsung berteriak meminta tolong, tapi orang tadi malah menusukkan pisau pada perut Anita. beruntungnya Anita bisa menahan laju pisau tadi walaupun tangannya harus terluka, tapi tidak seberuntung itu rupanya Anita malah kembali ditusuk pada perutnya.


Beruntunglah ada pengendara motor bersama kawanannya yang lewat di tempat itu, jadi Anita langsung berteriak kembali minta bantuan para pengendara itu dan akhirnya perampok tadi langsung kabur tanpa membawa apapun.


"pak ! tolong saya ! tolong bawa sopir taxi itu ke rumah sakit !" pinta Anita


"tapi mbak gimana ? mbak juga terluka, sekalian aja ke rumah sakit biar langsung ditangani !" saran pengendara motor tadi


"tolong bawa sopir nya saja ke rumah sakit sekarang ! saya hanya tergores saja, saya bisa obati di rumah lagi pula suami saya seorang dokter !" jawab Anita


"ya sudah, tapi mbak saya antar pulang aja ya !" kata pengendara motor tadi


"iya pak, boleh ! " jawab Anita


Anita pun diantar pulang oleh pengendara motor yang menolongnya tadi.


"sudah pak, disini saja ! terima kasih ya !" kata Anita ketika sampai di depan gerbang rumahnya


" iya sama sama mbak !" jawab pengendara motor lalu pergi meninggalkan Anita

__ADS_1


Luka di tangan dan di perut Anita cukup dalam rupanya, hingga darah terus mengalir. Melihat darah yang terus mengalir tak henti hentinya membuat Anita merasa pusing, karena ia seorang phobia darah walaupun ia seorang dokter.


Anita berjalan menuju pintu rumahnya dengan langkah terseret seret, hingga saat telah membuka pintu semua menjadi terasa gelap dimatanya, langkah kakinya terasa berat hingga sulit untuk di langkahkan lagi. Anita merasa sangat kesakitan hingga membuat tubuhnya bergetar.


"kak Andre !" teriak Anita


Setelah berteriak Anita pun pingsan. Andre yang mendengar Anita berteriak memanggil namanya langsung terbangun dari tidurnya dan berlari keluar dari kamarnya. Dengan terburu buru Andre berlari ke lantai bawah karena melihat Anita tergeletak di depan pintu.


" Anita !" teriak Andre


"darah ??" tambah Andre pelan


Andre pun segera membawa Anita ke ruang pengobatan.


" kamu kenapa lagi Anita ? kenapa selalu begini ? kamu selalu buat aku khawatir !" kata Andre sambil sibuk mengobati luka Anita.


Andre pun menjahit luka di tangan dan perut Anita agar lukanya tidak terbuka dan terus menerus mengeluarkan darah. Setengah jam setelah Andre selesai mengobati luka Anita, kemudian Anita mulai sadar.


"ya, ada apa ?" tanya Andre


"matiin AC nya, dingin !" pinta Anita


"iya !" jawab andre lalu mematikan AC


"kak, tolong ambilin tas aku !" pinta Anita


"ini !" kata Andre sambil memberikan tas pada Anita


" terima kasih !" kata Anita


"kamu ninum obat apa sih ? kok hampir tiap hari aku lihat kamu minum obat itu terus ?" tanya Andre

__ADS_1


" ini cuman vitamin aja sama obat sakit kepalaku !" jawab Anita


"oh "


" kak, tolong bantu aku berdiri ! aku mau tidur di kamar !" kata Anita


" jangan dulu banyak gerak ! luka jahitanmu masih basah !" kata Andre


"maaf tadi aku lancang mengganti pakaianmu, karena tadi pakaianmu banyak darahnya !" kata Andre sambil menggendong Anita


"iya kak, tidak apa ! terima kasih udah ngobatin aku !


jujur saja ini kali pertama aku sakit dirawat oleh kamu kak ! aku senang !" kata Anita


"iya, sama sama ! aku juga minta maaf karena membiarkanmu pulang sendiri hingga kejadian seperti ini !" jawab Andre


" iya kak, tak apa ! ini bukan salahnya kak Andre juga kok !" jawab Anita


Setibanya di kamar, Anita langsung di baringkan di kasur dan Andre pergi ke dapur untuk mengambil air minum. ketika Andre ke kamar Anita lagi ternyata Anita sudah tidur.


"mungkin obatnya sudah bereaksi !" kata Andre


Melihat Anita menggigil kedinginan dan Andre pun menyelimuti nya, ternyata Anita demam.


"kamu kedinginan ?" tanya Andre


"iya kak !" jawab Anita


Andre pun mengambil selimut di lemari dan memakaikannya pada Anita.


" bagaimana ? masih dingin ?" tanya Andre

__ADS_1


Anita hanya menganggukkan kepalanya. Ande pun langsung memeluk Anita dan untuk pertama kalinya Andre dan Anita tidur berbarengan di kasur yang sama, selama ini mereka tidur di kamar terpisah dan ini adalah pertama kalinya mereka tidur bersama selama mereka menikah.


__ADS_2