
Setelah berbelanja dan makan bersama Andre dan Anita kembali ke rumahnya.
" akhirnya kita sampai juga !" kata Anita
" iya, kamu masuk duluan aja ya !" kata Andre
" iya kak !" jawab anita
Andre sengaja menyuruh Anita masuk lebih dulu, niatnya ia ingin memberikan hadiah unyuk Anita.
" sayang !" kata Andre
" iya, kak ! kenapa senyam senyum begitu ?" tanya Anita heran
" aku punya sesuatu untukmu !" jawab Andre yanv masih tersenyum sambil memberikan sebuah kotak berwarna pink
" apa ini kak ?" tanya anita penasaran
" itu hadiah untukmu !" jawab Andre senang
" hadiah ? hadiah apa ?" tanya Anita mengernyitkan keningnya
" hadiah pertama dariku ! maaf, selama kita menikah aku belum pernah memberimu hadiah apapun !" jawab Andre
( author: keterlaluan banget sih kamu ndre, masa udah hampir 5 tahun menikah baru ngasih hadiah sekarang ! keterlaluan kamu !😁)
" iya kak yidam apa apa, aku faham keadaanmu waktu itu ! dan terima kasih untuk kadonya ! aku buka sekarang ya !" jawab Anita
" bukalah ! pasti kamu suka !" kata Andre
Anita pun segera membuka kado pemberian dari Andre, ia merasa penasaran kado apa yang diberikan Andre untuknya.
" ya ampun kak ! ini tas yang aku inginkan ! tapi harganya kan sangatlah mahal ! kenapa harus menghamburkan uang hanya demi tas ini ?" kata anita merasa sedikit kecewa pada suaminya.
" karena aku tahu kamu menginginkan tas itu jadi tadi aku beli saja !" jawab Andre
" tapi kan harganya mahal kak ! kan sayang uangnya, mending d tabung saja !" tutur Anita
" biarpun mahal, aku tetap akan memberikannya untukmu ! karena itu adalah kado pertama dariku untukmu ! selama ini aku tidak pernah memberikanmu kado apapun !" jawab Andre merasa ada penyesalan dalam dirinya
" sudahlah ! tak perlu seperti itu, aku suka banget sama kadonya ! terima kasih.." kata Anita dengan bahagia
" iya, sama sama sayang !" jawab Andre
__ADS_1
" tapi lain kali tidak perlu membelikan hadiah semahal ini ! bahagia itu bagiku sangatlah sederhana, tidak bisa di ukur dengan harta benda ! cukup dengan kau selalu bersamaku dan menyayangiku, itu sudah membuatku sangatlah bahagia !" kata Anita sambil memeluk Andre
" besok pakailah tas dan baju yang aku belikan tadi !" kata Andre
" ìya kak ! " jawab Anita
Tak terasa hari sudah malam, Anita dan Andre pun pergi menuju kamar di atas. Setibanya di dalam kamar, Anita tertidur lebih dulu dari Andre. Andre menatap wajah istrinya dalam dalam. ia ingat dulu pertama kali menikah mereka dijodohkan, ia tidak bisa menerima perjodohan itu hingga ia mengabaikan wanita yang sudah di nikahinya itu. Tanpa disadari air matanya menetes mengenang setiap detik yang ia jalani setelah menikah dengan Anita, terdapat sebuah penyesalan dan rasa bersalah yang begitu besar dalam hatinya hingga ia tak mengetahui bahwa selama ini Anita menderita hidup dengannya.
" maafkan aku sayang ! dulu aku begitu acuh dan dingin padamu, hingga aku tak memperdulikanmu dan tak menganggapmu seorang istri. Aku menyesal, sangatlah menyesal. tapi aku berjanji, mulai kini aku akan terus menemani dan menjagamu hingga akhir nafasku berhembus ! kita akan bersama selamanya !" kata Andre yang terhanyut dalam rasa penyesalan dan tangisnya.
Akhirnya Andre pun tertidur sambil memeluk Anita hingga pagi.
" hai kak ! selamat pagi !" sapa Anita
" hai sayang ! jam berapa ini ?" tanya Andre
" ini sudah jam 5 kak ! bangun yuk !" ajak Anita
" iya " jawab Andre sambil menggeliat sambil mengucek matanya
" aku mandi di kamar bawah, sekalian langsung bikin sarapan !" kata Anita
" iya !" jawab Andre
" kak, sarapannya sudah siap !" teriak Anita
" iya, sebentar !" jawab Andre
tak lama kemudian Andre turun dari kamarnya dan segera menuju meja makan untuk sarapan sambil membawa jas putih dan tas yang selalu dibawanya saat bekerja.
" waaaah, enak nih !" kata Andre
" ah, kak Andre bisa aja !" jawab Anita sambil menuangkan nasi goreng special yang dibuat olehnya
" baunya sudah enak, apalagi rasanya ! emmm, pasti yummy !" kata Andre
" sudah jangan banyak bicara, ayo sarapan dan kita harus segera pergi ke rumah sakit !" kata Anita
" ya, baiklah !" jawab Andre
Setelah selesai sarapan Andre dan Anita pun segera beraiap pergi ke rumah sakit.
" ayo kak !" ajak Anita
__ADS_1
" ayo !" jawab Andre
mereka pun pergi ke rumah sakit bersama. Hari ini Anita tidak membawa mobil sendiri, tapi berangkat bersama Andre.
" nanti pulang bareng lagi ya !" kata Andre
" iya kak ! memangnya kak Andre tidak lembur hari ini ???" tanya Anita
" tidak, kebetulan hari ini tidak ada jadwal lembur !" jawab Andre
" baiklah, kita pulang bersama !" kata Anita
sesampainya di rumah sakit Anita dan Andre pun segera masuk ke ruangannya masing masing, tapi di jalan ia bertemu dengan perawat dan yang lainnya.
" eh, Dr. Anita sudah masuk lagi !" kata Mona
" iya tuh, kita sapa beliau yuk !" ajak Hani
tanpa berlama lama Hani dan Mona pun datang menghampiri Anita dan menyapanya.
" selamat pagi Dr. Anita !" sapa Hani dan Mona kompak
" hai, selamat pagi perawatku yang cantik cantik !" jawab Anita
" terima kasih !" kata Mona tersenyum manis
" oh iya dok ! harusnya kan dokter masih cuti ?" tanya Hani
" iya, tapi bosan rasanya kalau di rumah sendirian terus. jadi jenuh ! dari pada gak ngapa ngapain kan mending masuk lagi, biar ada kesibukan !" jawab Anita
" iya juga sih dok ! di rumah sendirian kan bete abis !" timbal Mona
" iya, makanya saya masuk hari ini !" jawab Anita senang
" semangat ya dok !" Mona dan Hani kompak
" iya, kalian juga semangat ya !" jawab Anita
Setelah ngobrol sedikit dengan Hani dan Mona, Anita pun kini pergi menuju ruangannya seperti biasa.
Rupanya menyibukkan diri dengan pekerjaan itu lebih baik dari pada ongkang kaki duduk di kursi dan hanya berdiam diri di rumah pikir Anita.
Seharian penuh Anita dan Andre di rumah sakit hingga tak terasa waktu mereka bekerja sudah selesai, dan mereka pulang bersama kembali sesuai dengan yang mereka rencanakan tadi pagi.
__ADS_1