
Setelah mendengar perkataan Haris dan Hani tadi membuat Andre terus termenung menyesali diri, kadang tak terasa air mata menetes di pipinya.
" kamu kenapa lagi ?" tanya Kania yang melihat Andre meneteskan air mata
" aku begitu bodoh ma, aku menyesal !" jawab Andre terisak
" sudahlah, tidak ada yang perlu di sesali toh semuanya juga sudah terjadi !" kata Kania
" iya, aku tahu itu !" jawab Andre sambil menyeka ait matanya
" yang kita harus lakukan sekarang adalah terus berdo'a dan berusaha agar Anita cepat ditemukan !" kata Kania
Walaupun Kania berkata dengan bijaksana dengan anaknya, tapi tetap saja ada rasa kecewa di hatinya. Ia tahu persis sakit hati yang di rasakan oleh Anita kini, karena ia pun dulu pernah mengalaminya.
" ma !" panggil Andre
" iya !" jawab Kania
" mama kenapa ?" tanya Andre yang melihat ibunya merasa bersedih
" tidak !" jawab Kania
" mama jangan bohong !" kata Andre
" tidak apa apa ! mama hanya mau tanya sama kamu ! apa kamu menyayangi Anita ?" tanya Kania
" kenapa mama tiba tiba bertanya seperti itu ?" Andre malah balik bertanya pada Kania
" jawab saja dengan jujur ! mama tidak akan marah padamu !" kata Kania
" aku menyayangi Anita ma ! memangnya kenapa ?" tanya Andre
" tidak apa apa ! mama hanya ingin memastikan !" jawab Kania
apa yang sebenarnya mama fikirkan ? sampai sampai bertanya seperti itu ! bahkan dulu aku pernah berterus terang padanya dan mama Ayu, tapi kenapa bertanya kembali ? gumam Andre dalam hatinya
Kania melangkahkan kakinya menuju jendela dan memandang pemandangan kota yang begitu ramai.
Kadang ia menghela nafas, terbesit penyesalan di fikirannya karena dulu telah menjodohkan Anita dengan Andre. Kania merasa bersalah, walaupun ia tidak menampakkan nya.
mama minta maaf Anita, karena mama kamu jadi seperti ini ! mama menyesal, mama menyesal telah menjodohkanmu dwngan anak mama ! Kalau saja mama tahu akan jadi seperti ini, mama tidak akan menjodohkan kamu dengan anak mama ! gumam Kania dalam lamunannya yang kadang air matanya menetes.
" mama menangis ?" kata Andre
__ADS_1
" tidak, mama tidak menangis !" jawab Kania sambil menyeka air matanya lalu berbalik badan dan duduk di kursi dipinggir Andre
" lalu kenapa aku melihat mama meneteskan air mata ?" tanya Andre
" mama hanya khawatir saja dengan Anita ! rasanya mama sangat rindu !" jawab Kania berbohong
Andre terdiam kembali, ia benar benar merindukan Anita. Ia sangatlah menyesal dengan perbuatan yang telah dilakukannya pada Anita.
Tak terasa hari sudah sangat larut, Andre tertidur begitupun dengan Kania yang tidur di sofa yang terletak di pojok kanan ruangan rawat Andre
*
Tak terasa, hari sudah pagi. Matahari menyinari ruang rawat Andre hingga membuat Andre bangun dari tidur dan perlahan membuka mata lalu menguceknya.
" kamu sudah bangun !" kata Kania
" iya ma ! " jawab Andre
Tepat pukul 07.35 datang seorang perawat memasuki ruangan rawat Andre sambil membawa nampan berisi sarapan untuk Andre.
" selamat pagi dok ! selamat pagi bu !" sapa perawat
" pagi !" jawab Kania dengan ramah
" terima kasih ya !" kata Kania
" iya, sama sama ! saya permisi dulu !" kata perawat itu pergi dari ruangan Andre
" kamu makan dulu Ndre !" kata Kania sambil membuka penutuo mangkuk berisi bubur yang di bawa oleh perawat tadi
" aku tidak mau makan ma !" jawab Andre
" makanlah, supaya kamu cepat pulih !" kata Kania
Dengan terpaksa Andre melahap bubur yang dibawa oleh perawat tadi.
" habiskan !" kata Kania
" iya ma !" jawab Andre
Terpaksa Andre menghabiskan buburnya, walaupun ia sebenarnya merasa mual karena makanan rumah sakit kan selalu hambar rasanya beda dengan masakan rumahan yang biasa ia makan.
Tepat pukul 10 Andre di periksa. Kabar baiknya keadaan Andre sudah membaik dari sebelumnya, jadi dokter sudah mengijinkannya untuk pulang ke rumah.
__ADS_1
Dengan segera Kania membereskan administrasi untuk mengurus kepulangan Andre dari rumah sakit.
Setelah selesai, Kania mulai membereskan pakaian Andre dan mengemasnya kedalam tas.
" ma !" panggil Andre
" iya !" jawab Kania
" mama marah sama Andre ?" tanya Kania
" tidak !" jawab Kania
" kalau mama tidak marah, kenapa sikap mama berbeda pada Andre ?" tanya Andre
" mama tidak marah ! hanya saja mama kecewa sama kamu !" jawab Kania
" Andre minta maaf ma ! Andre udah buat mama kecewa sama Andre. tapi Andre mohon sama mama, mama jangan begini sama Andre. Andre merasa jauh dengan mama kalau mama seperti ini !" kata Andre
Kania tidak menjawab perkataan Andre barusan, ia lebih konsentrasi dengan hp nya.
Sebenarnya Kania sedang sibuk menghubungi orang suruhannya untuk mencari Anita tanpa di ketahui siapapun termasuk Andre dan orang tua Anita.
.
.
.
.
.
.
hai hai hai readers ku...😊
maaf ya, kemarin Author gak bisa up karena ada sedikit gangguan...
tapi untuk kedepannya Author akan usahain supaya bisa up setiap hari, yah walaupun hanya satu kali saja😊
oh iya, jangan lupa terus dukung Author ya, supaya Author semangat lagi up nya..
danterima kasih buat yang udah dukung author😊
__ADS_1