Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
yang terbaik


__ADS_3

setelah mendapatkan telgon pagi itu Anita dan Andre berangkat menggunakan mobilnya masing masing.


Awalnya Andre tidak menyetujui, tapi Andre akhirnya sadar toh itu semua resiko yang harus ia terima ketika sang istri juga menjadi seorang dokter.


Tapi Andre masih terus berusaha membujuk Anita supaya ia mau berhenti bekerja, walaupun ia sadar Anita itu tipe wanita yang teguh pada pendiriannya.


Setelah hampir satu jam lamanya mengendarai mobil, akhirnya Andre dan Anita kini telah sampai di rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, Andre dan Anita bergegas pergi menuju ke ruangannnya masing masing.


kring kring kring


ponsel Anita berdering saat ia baru saja sampai di ruangannya. Dilihatnya ternyata Andre yang menelfon


baru saja berpisah udah nelfon aja ! tapi ada apa ya ??


batin Anita bertanya tanya


" hallo kak !" kata Anita mengangkat panggilan telfon dari suaminya


" hallo sayang ! nanti makan siang bareng ya, aku tunggu di ruanganku !" kata Andre

__ADS_1


" iya kak ! kalau gak ada halangan ya !" jawab Anita


" iya, aku tunggu ya !" kata Andre


" iya, aku tutup dulu telfonnya ya !" jawab Anita


" iya sayang !" kata Andre lalu menutup sambungan telfonnya


Seperti biasa Andre dan Anita melaksanakan tugas sehari harinya sebagai seorang dokter. Sampai tiba waktunya istirahat Anita bergegas langsung pergi mendatangi ruangan Andre.


tok tok tok


" hai ! yuk berangkat sekarang saja !" ajak Andre bersemangat lalu berdiri mendekat pada Anita


" ayo !" jawab Anita menggandeng tangan Andre keluar dari ruangannya


Andre mengajak Anita keluar dari area rumah sakit, ia membawanya ke sebuah restaurant. Setibanya di restaurant, Andre dan Anita langsung melangkahkan kakinya menuju sebuah ruangan privat karena Andre ingin membicarakan hal yang penting menurutnya.


" kak, kok kita ke ruangan ini ?" tanya Anita penasaran

__ADS_1


" aku sengaja, karena aku mau membicarakan sesuatu denganmu !" jawab Andre dengan santainya


" tentang apa kak ?" tanya Anita bertambah penasaran


" gini, aku mau kamu tetap resign dari dunia kedokteran !" jawab Andre


" tapi kak, aku gak bisa ! maaf, aku gak bisa ! lagi pula kalau di rumah terus aku bakalan bosan ! maaf aku gak bisa penuhi keinginan kak Andre !" kata Anita menundukkan kepalanya karena merasa takut Andre akan marah


" kamu masih bisa bekerja. selama ini kan kamu suka buat design pakaian, jadi aku sudah memutuskan untuk membuka sebuah toko pakaian dan kamu yang akan mengelolanya. Jadi kamu tidak perlu kembali menjadi dokter !" jawab Andre panjang lebar


" baiklah, kalau itu yang terbaik menurut kak Andre aku nurut ! tapi beri aku waktu kak, gak mungkin juga aku langsung resign hari ini juga, aku minta waktu dua minggu saja !" kata Anita


" baik, aku tunggu !" jawab Andre


Sebenarnya Anita tidak mau berhenti menjadi dokter. Karena menjadi seorang dokter itu sudah menjadi cita citanya sejak dulu, tapi di lain sisi juga ia tidak mau membantah permintaan Andre karena ia tahu kalau apa yang Andre lakukan padanya itu untuk kebaikan kesehatannya juga.


Setelah keduanya berhenti berucap, pesanan mereka pun datang. Anita dan Andre pun langsung menyantap makanannya masing masing tanpa bersuara. Setelah selesai makan, keduanya kembali ke rumah sakit untuk melanjutkan tugasnya masing masing hingga selesai.


Andre pulang lebih dulu, karena memang hari ini tidak ada jadwal tambahan. Sedangkan Anita harus menggantikan salah satu temannya untuk bertugas.

__ADS_1


__ADS_2