Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
Maafkan mama sayang..


__ADS_3

tanpa berlama lama Kania langsung bergegas masuk menemui Anita. Ia begitu bersedih ketika melihat Anita terbaring koma, hatinya begitu iba hingga tidak bisa membendung air matanya yang sedari tadi ia tahan.


" sayang, maafkan mama. maafkan Andre juga ! mama tahu, Andre memang salah tidak mau mendengar penjelasanmu terlebih dulu. Kalau saja Andre mau mendengar penjelasan darimu, mungkin ini semua tidak akan terjadi padamu.


Maafkan mama sayang...


Kalau saja dulu mama tahu jadinya akan seperti ini, mama tidak akan pernah menjodohkan kamu sama Andre anak mama. Mama minta maaf sayang ! mama minta maaf !" kata Kania sambil terisak dan sesekali menyeka air matanya.


" sayang, cepatlah bangun ! mama mohon ! jangan buat mama merasa bersalah terus menerus, mama mohon bangun sayang !" tambah Kania


Sesekali Kania mengelus kepala Anita sambil terisak dan meneteskan ait matanya. Tapi Kania tidak bisa berlama lama mengunjungi Anita, karena Ayu dan Agung sebagai orang tua Anita pun ingin segera bertemu dengan Anita.


" mama keluar dulu sayang, cepatlah sembuh ! mama sangat menyayangi dan merindukanmu !" kata Kania sambil mengecup kening Anita lalu pergi keluar dari ruangan.


" kalian masuklah !" kata Kania

__ADS_1


Agung dan Ayu langsung bergegas masuk kedalam ruang rawat Anita. begitu hancurnya hati Ayu saat melihat Anita anaknya terbaring seperti ini, dengan beberapa luka di wajahnya yang telah di balut dengan perban.


" pah Anita pah !" kata Ayu sambil menangis


" iya ma, papa tahu ! kita do'akan saja, supaya Anita bisa cepat sadar dari koma nya !" jawab Agung


" Anita, ini mama dan papa datang sayang ! bangunlah ! mama sangat merindukanmu ! cepatlah sadar sayang !" kata Ayu sambil terisak


" iya sayang, ini papa Nita ! bangunlah ! kamu harus bangun, kamu harus sembuh nak ! papa yakin, kamu bisa ! " kata Agung tak terasa air matanya mengalir


" kalau kalian mau pulang, pulang saja ! biarkan saya yang menemani Anita disini !" kata Kania


" tidak, lebih baik saya saja disini !" kata Ayu juga ingin menemani Anita


" tidak, kalian pulanglah ! biar saya disini, bagai manapun juga semua ini terjadi karena Andre anak saya ! saya bener benar minta maaf ! karena Andre anak kalian Anita menjadi seperti ini !" kata Kania mengungkapkan permohonan maafnya

__ADS_1


" tidak perlu minta maaf, ini semua sudah suratan takdir ! yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah berdo'a untuk kesembuhan Anita !" jawab Agung dengan bijaksana nya.


" kalau begitu kami pulang dulu, biarlah besok giliran kami yang menemani Anita disini ! dan terima kasih sudah mau repot repot menemani Anita disini !" kata Agung


" iya, sama sama !" jawab Kania


Agung dan Ayu pun pergi. Agung terpaksa membiarkan Kania menemani Anita di rumah sakit karena melihat kondisi Ayu yang tidak memungkinkan. Kalaupun di paksakan itu akan membuat Ayu sakit, jadi Agung memutuskan untuk pulang ke rumah untuk beristirahat.


Setelah kepulangan Agung dan Ayu, Kania masuk kembali kedalam ruang perawatan Anita.


" nak, mama temaninkamu disini ya ! kamu cepatlah sadar, mama sangat merindukanmu ! cepatlah pulih !" kata Kania sambil mengelus punggung tangan Anita


" mama minta maaf sayang ! mama tahu apa yang kamu rasakan, mama tahu bagaimana sakitnya hati kamu ! mama minta maaf..


Kalaupun nanti kamu sadar dan meminta berpisah dari Andre, mama tidak akan melarangnya. mama tidak mau membuat kamu menderita, mama tidak mau kamu tersiksa hidup dengan Andre. mama tahu, selama ini kamu hidup tersiksa, kamu tidak bahagia ! mama minta maaf karena telah membuat perjodohan kalian dulu !" kata Kania masih memegangi tangan Anita

__ADS_1


Walaupun Anita masih belum sadar, tapi Anita merespon kata demi kata yang Kania katakan padanya. Air mata menetes dari sudut mata Anita, hal ini membuat Kania terkejut karena sedari tadi di ajak berbicara namun baru kali ini Anita merespon kata katanya.


__ADS_2