Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
Terus menghindar


__ADS_3

Tapi Anita tidak mendengarkan Andre, ia terus masuk kedalam kamar dan menguncinya rapat rapat.


Anita menahan tangisnya sedari tadi. itulah alasan Anita tidak mau menatap wajah suaminya. jika ingat tentang kotak berwarna coklat yang ada di gudang dan kejadian tadi siang di rumah sakit membuatnya sedih dan sakit hati. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa penyakitnya kian hari kian parah membuat perasaannya makin tidak karuan.


Anita bingung harus berbuat seperti apa, ia hanya bisa menangis mengingat nasibnya yang harus seperti ini. Air mata mengalir membasahi pipinya, ia terus menangis hingga merasa lelah dan membuatnya tertidur.


Adzan Shubuh telah berkumandang, Anita bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah selesai shalat, Anita melakukan aktifitasnya seperti biasa. Anita membuatkan nasi goreng untuk Andre, dan Anita menyimpan sebagian nasi goreng yang dibuatnya kedalam kotak makan yang akan ia bawa ke rumah sakit sebagai bekal. Anita masih tidak ingin langsung bertatap muka dengan Andre.


Setelah selesai Anita langsung pergi ke kamarnya untuk mengambil kunci mobil dan langsung pergi ke rumah sakit seperti biasa. Anita mengirimkan pesan pada Andre


**********


kak, aku udah siapin sarapan di meja makan. maaf aku gak bisa temenin kamu sarapan, aku ada urusan jadi harus biru buru berangkat


***********


pesan Anita pada Andre


***********


iya, terima kasih sayang !


***********


balas Andre


Andre mulai keluar dari kamarnya menuruni anak tangga berjalan menuju meja makan. Andre melihat sarapan sudah tersedia di meja makan perlahan mulai melahap sarapan yang sudah di siapkan istrinya. Andre merasa ada yang kurang, selama ini Andre selalu makan ditemani oleh Anita.


" kamu kenapa Nita, aku merasa kamu sudah berubah. aku tidak mengenali dirimu lagi kini, aku jadi sepwrti orang asing bagimu. sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dariku ?" Gumam Andre pelan.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan, Andre berjalan keluar rumah menuju mobinya untuk berangkat ke rumah sakit seperti biasa. Setelah tiba di rumah sakit, Andre langsung pergi menuju ruangannya.


Tidak terasa kini waktu sudah siang, Andre berniat untuk mengajak Anita makan siang tapi Andre melihat Anita sudah tidak ada di ruangannya. Andre mencoba menghubungi Anita tapi Anita tidak mengangkat panggilan telfonnya.


" mungkin dia sedang sibuk !" kata Andre sambil memasukkan hp nya kedalam saku jas putih yang di pakainya.


Akhirnya Andre pergi ke ruangannya kembali, ia memesan satu porsi makanan untuknya. tak lama kemudian datang seorang pegawai kantin kedalam ruangannya.


" permisi dok ! ini pesanannya !" kata pegawai kantin


" iya, terima kasih ya ! ini uangnya !" jawab Andre sambil memberikan selembar uang pada pegawai kantin itu.


" terima kasih dok ! saya permisi dulu !" kata pegawai tadi sambil berjalan keluar dari ruangan Andre


Andre langsung menyantap makan siangnya sampai habis. Tak terasa waktu istirahat telah habis dan Andre harus meneruskan tugasnya hingga selesai.


Jam kerja sudah habis tapi Andre belum beranjak dari ruangannya. Andre melangkah menuju jendela, disana terlihat jelas parkiran dan pemandangan kota yang padat. sesekali Andre menundukkan kepalanya berfikir perubahan sikap Anita terhadapnya beberapa hari ini.


" Anita ?" ucap Andre geram


Setelah melihat Anita pergi dengan Haris, Andre memutuskan untuk segera pulang ke rumah.


biarlah, sampai rumah nanti akan aku tegur kamu ! gumam Andre dalam hatinya


Andre melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Maklumlah, disaat perasaannya kesal diliputi amarah seperti ini Andre selalu lupa akan keselamatannya sendiri. Tak lama kemudian Andre tiba di rumahnya, ia memarkirkan mobilnya di garasi dan segera masuk kedalam rumah.


Hari ini memang jadwal Anita harus bekerja hingga larut malam. Anita tidak ingin suaminya menunggu dan mencemaskannya, maka itu Anita langsung mengirim pesan pada Andre


**********


kak, hari ini jadwalku penuh. jadi aku akan pulang larut sekali. kamu istirahat duluan saja, mungkin aku akan pulang pagi.

__ADS_1


***********


pesan Anita pada Andre


Setelah beberapa jam, Anita mengecek kembali hpnya. dilihatnya tidak ada jawaban dari Andre sama sekali.


Anita menyangka mungkin Andre sudah tidur, makanya Andre tidak membalas pesan darinya.


Kini waktu menunjukkan pukul 03 pagi Anita baru saja sampai di rumah. Anita langsung bergegas pergi menuju kamarnya dan istirahat.


jam 06.30 Anita masih tertidur pulas di kamarnya. Andre sudah bersiap untuk berangkat ke rumah sakit seperti biasa, ia melangkah menuju meja makan tapi dilihatnya tidak ada makanan sedikitpun di atas meja.


Andre peegi mencari Anita kemana mana tapi tidak menemukannya. Tapi ketika Andre hendak pergi mengambil kunci mobil melihat kamar Anita sedikit terbuka


" Anita !" panggil Andre


tidak terdwngar jawaban dari dalam kamar. Andre merasa penasaran langsung membuka pintu kamar Anita dan dilihat iatrinya itu sedang tertidur sangat pulas. Andre yang tidak mau mengganggu Anita yang sedang istirahat pun langsung menutup kembali pintu kamar Anita.


aku kira kamu lupa pulang dan melayani suamimu karena mantan pacar kamu dulu. tapi ternyata kamu tidur karena terlalu lelah. gumam Andre pelan sambil menutup pintu kamar Anita denfan hati hati.


.


.


.


.


.


hai readersku, jangan lupa dukung terua karyaku ya...

__ADS_1


tinggalin jejak kalian dan kritik juga sarannya ya, biar author lebih semangat lagi up nya..


__ADS_2