
Satu bulan setelah tugas bahasa Indonesia dari ibu Dewi tersebut membuat Haris memberanikan diri untuk mulai mendekati Anita.
Awalnya Haris bingung harus dengan cara apa ia mendekati Anita, tapi ada satu cara yang terlintas difikirannya bahwa ia akan mendekati Anita secara tidak langsung.
Akhirnya Haris meminta no handphone Anita pada Malika, dengan alasan ada tugas yang akan ia tanyakan.
**********
Hai Anita..
ini aku, Haris.
Maaf sebelumnya aku lancang minta no hp kamu ke Malika tanpa izin dulu sama kamu.
***********
tulis Haris dalam pesannya
**********
hai juga Ris !
iya gak apa apa kok !
ngomong" ada perlu apa ya ??
**********
jawab Anita
**********
ada sesuatu yang mau aku ungkapkan...
tapi aku takut kamu bakal marah nantinya !
**********
balas Haris
**********
sesuatu apa ?
bilang aja gak usah takut gitu ! aku gak bakalan marah kok, santai aja !
**********
balas Anita dengan penasaran sempat terlintas dibenaknya 'jangan jangan Haris mau bilang kalo dia naksir sama aku ! tapi kayaknya bayanganku terlalu jauh dan terlalu GeEr deh'
**********
sebenarnya selama ini aku selalu perhatiin kamu,tanpa sepengetahuan kamu..
maaf ya..
**********
jawab Haris
**********
ooooh, iya gak apa apa kok Ris ! tenang aja !
**********
__ADS_1
balas Anita
keesokan harinya mereka bertemu di sekolah seperti biasa, mereka salaing menyapa dan menatap satu sama lain sambil saling melempar senyuman tipis namun penuh arti.
" maaf ya !" kata Haris
"iya, santai aja !" jawab Anita
Diam diam mereka selalu mengirim pesan satu sama lain hingga akhirnya Haris memberanikan diri untuk mengutarakan perasaannya walaupun tidak secara langsung, hanya lewat sebuah pesan singkat
**********
hai Nita !
**********
tulis Haris mulai mengirim pesan
**********
hai juga Ris ! ada apa ?
**********
balas Anita
**********
sebenarnya aku kagum sama kamu, aku suka sama kamu, aku sayang sama kamu !
**********
ungkap Haris
**********
tapi kenapa ? apa istimewanya aku ?
toh masih banyak perempuan lain yang cantik dan lebih baik, kenapa kamu harus pilih aku ?
**********
balas Anita
**********
iya, aku suka dan sayang sama kamu !
aku cinta sama kamu apa adanya, bukan karena ada apanya..
saat aku bersama sama kamu aku merasa nyaman, buat hati aku rasanya teduh dan tenang banget..
**********
balas Haris
**********
terima kasih ! tapi aku rasa aku tidak seistimewa itu, aku merasa biasa biasa aja !
**********
balas Anita
**********
__ADS_1
jadi gimana, apa kamu mau jadi pacar aku ??
**********
tanya Haris
**********
maaf Ris, aku gak bisa jawab sekarang ! aku butuh waktu !
**********
balas Anita mengulur waktu karena ia tak ingin Haris berpandangan kalau Anita cewek gampangan karena menerima cinta Haris dengan mudah dan langsung.
hingga satu minggu setelah Haris mengungkapkan perasaanya pada Anita, Anita pun menjawabnya.
**********
gimana Nita ?
**********
tanya Haris
**********
ya...
**********
balas Anita
**********
??
**********
balas Haris tak mengerti
**********
iya, aku mau jadi teman dekat dan teman specialmu !
**********
balas Anita
**********
beneran ??
asli nih ??
**********
tanya Haris tak percaya
Haris pun tertawa dengan girangnya hingga ia melompat lompat diatas kasur saking senangnya kalau Anita menerima cintanya.
kini Haris dan Anita merasa hatinya melayang layang dan berbunga bunga karena status baru mereka sudah PACARAN.
Anita memberi tahu Malika kalau ia sudah berpacaran dengan Haris, dan Malika pun ikut bergembira dan mengucapkan 'Selamat' kepada Anita dan Haris.
Hubungan antara Haris dan Anita sejauh ini berjalan baik baik saja, romantis. Anita sering diantar jemput oleh Haris setiap hari semenjak mereka mwmutuskan untuk pacaran.
__ADS_1
Hingga suatu hari ketika ujian semester genap merwka duduk berdekatan, tepatnya Haris berada di depan dan Anita di bangku kedua dibelakang Haris. mereka kadang saling bertukar jawaban jika dirasa soal yang dikerjakan sulit untuk dikerjakan.
Hubungan mereka berlanjut hingga pembagian raport bahkan hingga awal tahun pelajaran dimulai masih baik baik saja seperti biasanya, hingga pada satu waktu diselenggarakan acara perlombaan se kabupaten Bogor yang bertempat di sekolahnya dimulai.