Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
Kebohongan Anita


__ADS_3

Saat Anita membuka pintu ruangan Andre, Anita terkejut melihat Andre sedang duduk berhadapan dengan Anggita sambil memakan makanan yang ia bawa tadi.


" kak Andre.." kata Anita terhenti saat ia melihat Andre dan Anita makan bersama


" eh, maaf mengganggu !" tambah Anita lalu berbalik badan dan pergi kembali ke ruangannya.


Anita berlari menuju lift dan masuk kembali ke ruangannya.


kenapa harus begini ? kenapa kak Andre makan berdua dengan mantan pacarmu itu kak ? apakah kalian masih memendam rasa yang dulu ada dengannya ? ya Allah, kenapa semua harus begini ? tanya Anita dalam hatinya merasa sedih


Tak terasa air mata mengalir membasahi pipi Anita. Anita pun segera menghapus air matanya itu, karena tidak ingin ada orang yang melihatnya.


" pak, nanti kalau Dr. Andre atau Dr. Anggita mencari saya, bilang saja saya sedang keluar ada urusan penting !" kata Anita


" tapi kenapa dok ?" tanya pegawai yang ada di luar ruangan


" tidak apa apa, saya hanya mau konsen dengan pasien saya. biarlah urusan yang lain nanti saya selesaikan usai jam kerja !" Anita menjelaskan alasannya


" baik dok !" jawab pegawai tadi

__ADS_1


Anita langsung masuk ke ruangannya dengan perasaan sedih.


Benar saja, Andre mengejar Anita untuk menjelaskan apa yang di lihatnya itu tidak seperti yang ia fikirkan.


" maaf, saya mau bertemu dengan Dr. Anita !" kata Andre terburu buru


" tapi maaf dok, Dr. Anita masih belum kembali dari tadi. Katanya tadi beliau akan pergi keluar, ada urusan penting yang harus di selesaikannya !" jawab pegawai


" kapan kembalinya ?" tanya Andre penasaran


" tidak tahu pak ! Dr. Anita tidak menjelaskan berapa lama beliau pergi !" jawabnya


" baik dok !" jawab pegawai tadi


Andre pergi kembali ke ruangannya kembali, dan pegawai tadi masuk ke ruangan Anita memberi tahu kalau Andre datang mencarinya.


sebenarnya kau tidak perlu mencariku kak ! biarkan saja semuanya terjadi. aku cukup tahu diri kok, aku ini siapa dan kamu siapa. kamu memang pantas mendapatkan Dr. Anggita, bukan aku ! gumam Anita dalam hatinya.


Tak terasa waktu terus berjalan hingga jam kerja usai. Anita tidak langsung pulang, ia harus menemui Dr. Dini terlebih dahulu untuk memeriksa kondisinya saat ini.

__ADS_1


" permisi dok !" kata Anita memasuki ruangan Dr. Dini


" iya, silahkan duduk !" jawab Dr. Dini


" begini dok, saya mau dokter memeriksa keadaan saya sekarang. jujur saja belakangan ini saya sering sekali merasakan kondisi saya lemah, sehingga tak jarang saya tidak bisa berjalan saat seperti itu !" keluh Anita


" baiklah, saya periksa sekarang ! silahkan berbaring dulu !" kata Dr. Dini


" baik dok !" jawab Anita menurut


Anita langsung membaringkan tubuhnya di ranjang yang tersedia di ruangan Dr. Dini


" maaf dok, sepertinya penyakit anda makin bertambah parah ! tapi kita harus tetap berfikir positif, tetap berdo'a dan terus berusaha. dan semoga usaha kita bisa membuahkan hasil yang baik !" kata De. Dini


" iya dok, sebenarnya saya sudah putus asa dan hampir menyerah dengan kondisi saya sekarang ini. tapi saya harus tetap bisa membantu orang yang membutuhkan saya. hanya hal itu yang selalu menjadi motifasi saya untuk bertahan sampai saat ini. lagi pula sudah menjadi tekad saya untuk terus menolong orang yang membutuhkan pertolongan, walau harus bertaruh nyawa sekalipun !" jawab Anita


" teruslah berfikir positif, supaya menjadi energi dan kekuatan bagi kita untuk bisa sembuh !" kata Dr. Dini


" iya dok ! saya harus semangat !" kata Anita.

__ADS_1


__ADS_2