
" aku berjanji akan merawatmu hingga sembuh, dan aku akan temani kamu hingga akhir nafasku berhembus !" kata Andre sambil mengelus rambut Anita yang kian hari tambah tipis.
" mungkin ini alasanmu tidak pernah mau membuka kerudungmu ketika ada orang yang melihatmu ! maafkan aku !" lanjut Andre
Setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit Anita pun akhirnya diperbolehkan untuk pulang.
" mau tidur dimana ?" tanya Andre
"dikamarku aja !" jawab anita
"nanti aku temani !" kata Andre
" tak perlu ! aku sendiri saja, sudah biasa ini !" jawab Anita
" sudahlah !" kata Andre
Ketika malam datang Andre menemani Anita tidur di kamar Anita di lantai bawah. Hati Andre perlahan mulai luluh dan mulai bisa menerima perjodohannya dengan Anita.
" makan dulu ya !" kata Andre
" iya !" jawab Anita
Andre pun pergi ke dapur membuatkan bubur untuk Anita, hingga ia pun menyuapi Anita ketika makan.
"aku suapin ya !" kata Andre sambil menyuapi Anita
" baiknya kamu berhenti aja kerjanya !" saran Andre
" tapi tidak bisa kak !" jawab Anita
"tapi dengan kondisimu seperti ini bisa membahayakan nyawamu ! jadi buatlah surat pengunduran diri secepatnya !" kata Andre
" tidak bisa ! sudah menjadi tekadku sedari dulu, aku ingin mengobati otang yang sakit ! itu yang memotivasiku untuk menjadi seorang dokter !" jawab Anita
__ADS_1
"dasar keras kepala !" kata Andre
" iya, memang aku keras kepala ! setidaknya sebelum umurku habis aku bisa membantu orang lain !" kata Anita
" terserahlah !" jawab Andre kesal.
beberapa hari kemudian Anita memutuskan untuk mulai kerja kembali, Anita dan Andre kini menjadi lebih dekat . Yah walaupun kadang Andre masih acuh dan dingin, tapi setidaknya hubungan mereka ada sedikit perkembangan.
" Tumben barengan ! bergandengan tangan pula !" kata Mawar kesal
" hus, jaga bicaramu !" tegur Hani
" kan biasanya gak pernah barengan, apalagi gandengan tangan kayak gitu !" kata Mawar
" kamu cemburu ya ? " tanya Mona
"siapa juga yang cemburu ! biasa aja kali !" kata Mawar kesal sambil melangkah pergi
"pasti dia cemburu ! dia kan selama ini naksir sama Dr. Andre !" kata Hani
"sudahlah ! ayo kerja lagi !" ajak Hani
Andre mengantar Anita ke ruangannya, dan ia langsung pergi menuju ruangannya sendiri. Semua berjalan seperti biasa, hingga waktunya pulang.
" udah beres kak ?" tanya Anita
" udah ! yu pulang !" jawab Andre
Anita dan Andre pun pulang kerumah bersama. Setibanya di rumah mereka masuk kamar mereka masing masing untuk bersih bersih dan kemudian bertemu kembali di meja makan.
" masak apa sayang ?" tanya Andre menggoda
" SAYANG ?" tanya Anita
__ADS_1
" iya ! SAYANGNYA AKU !" jawab Andre
" sudahlah ! jangan mulai menggodaku dengan kata SAYANGmu itu ! nih aku masak udang asam manis !" kata Anita
" wiiiih mantap nih ! ini sih makanan paforitku !" kata Andre sambil mencium bau masakan Anita
" dimakan dong !" kata Anita
" kamu gak makan ini juga ?" tanya Andre
" nggak ! aku makan sayuran aja ! lagian aku alergi sama udang !" jawab Anita
" oooh gitu ya ! kalau begitu aku harus habisin ini sendiri dong ?" kata Andre
"iya, habisin aja !" jawab Anita
ketika sedang makan tiba tiba Anita memegang kepalanya, rasa sakit itu datang kembali.
"kenapa ? sakit lagi ?" tanya Andre
" iya kak !" jawab Anita meringis
" aku ambilin obatnya dulu !" kata Andre
" nih, cepat minum !" tambah Andre sambil memberikan obat
" terima kasih kak ! maaf kalau aku selalu merepotkanmu !" kata Anita
" tak apa ! biar aku antar ke kamar ya !" kata Andre
Anita pin berjalan di papah oleh Andre menuju kamarnya dan langsung berbaring di kasurnya.
" kemana ?" tanya Anita
__ADS_1
" aku beresin dulu meja makan ! nanti aku kembali !" jawab Andre lalu pergi meninggalkan Anita.