
waktu menunjukkan jam 14.20 Anita memutuskan untuk pulang ke rumah, tapi saat di jalan Anita teringat untuk membeli kado pernikahan untuk Malika. Akhirnya sebelum pulang ke rumah Anita mampir terlebih dahulu ke mall untuk membeli kado untuk Malika. Anita menelfon Andre kalau ia akan pulang terlambat.
kring kring
" hallo !" kata Andre mengangkat panggilan telfon
" hallo. kak ! maaf ya aku bakalan pulang telat, soalnya aku mau cari dulu kado untuk Malika !" kata Anita meminta izin pada suaminya
" iya, boleh ! sama siapa ?" tanya Andre
" aku sendirian kak !" jawab anita
" emangnya gak ada temen temen kamu tadi ?" tanya Andre
" enggak ! cuman aku aja ! eh, udah dulu ya kak aku lagi dj jalan nih tanggung, sebentar lagi nyampe di mall. kak Andre mau sekalian dibeliin apa ? biar sekalian !" kata Anita
" gak usah di beliin apa apa ! kamu hati hati ya nanti kalau pulang ! jangan lupa minum obatnya !" kata Andre mengingatkan Anita untuk meminum obatnya
" iya kak ! aku tutup dulu telfonnya ya !" kata Anita sambil menutup telfonnya dan melanjutkan perjalanannya kembali.
" obat ? aku lupa tidak membawa obatku ! benar benar ceroboh kau ini Anita !" kata Anita sambil menepuk kening dan mengutuki diri nya sendiri.
Anita tidak terlalu memikirkan masalah obat yang seharusnya sudah ia minum sejak tadi. Anita hanya focus pada fikirannya untuk membelikan kado pernikahan untuk Malika.
Anita melihat sebuah tas yang membuatnya tertarik hingga terfikir di benaknya untuk membelikan kado sebuah tas untuk Malika sahabatnya sejak dulu.
Setelah membeli kado untuk Malika, Anita lewat di depan sebuah restoran yang biasa di datangi oleh Andre. Anita berniat untuk membelikan makanan kesukaan suaminya dari restoran yang sering di datangi oleh suaminya sendiri.
Setelah selesai Anita bergegas masuk ke dalam mobilnya untuk segera pulang ke rumah, karena ia tahu suaminya pasti sudah pulang !
" duh, kepalaku ! kenapa harus sekarang sih !" kata Anita yang memegangi kepalanya karena merasakan sakit yang teramat.
untunglah, mall itu tak terlalu jauh dari rumah Anita dan Andre. Hanya butuh waktu 16 menit saja untuk Anita pulang ke rumahnya, jadi sebisa mungkin Anita menahan rasa sakitnya hingga ia tiba di rumah.
benar saja saat Anita tiba di garasi ternyata mobil Andre memang sudah terparkir di dalam garasi.
__ADS_1
Anita keluar dari mobilnya dengan membawa dua papper bag dan satu paket makanan.
Rasa sakit itu sudah tidak dapat tertahankan lagi oleh Anita hingga ia harus duduk dulu sebentar di teras depan sambil meminum air mineral yang dibelinya tadi.
Awalnya Anita mengira rasa sakitnya akan segera berkurang, tapi ternyata dugaan Anita salah. makin lama sakitnya makin tak tertahankan lagi.
Dengan langkah gemetar terseret seret Anita mulai mengetuk pintu rumahnya.
tok tok tok
" iya, sebentar !" kata Andre sambil berjalan menuju pintu.
" baru pulang ? masuklah !" kata Andre pada Anita
saat hendak membelakangi Anita, Andre melihat wajah istrinya sudah sangat pucat dengan tubuh yang gemetar.
" kamu kenapa ?" tanya Andre mendekat pada Anita
" gak apa apa, cuman sakit sedikit !" kata Anita gemetar
Perlahan Andre membuka pintu kamar Anita dan membaringkan Anita di kasurnya.
" kak, boleh minta air ?" pinta Anita
" iya, sebentar aku ambilkan dulu !" kata Andre pergi meninggalkan Anita sendiri di kamar
Setelah mengambil air, Andre melihat obat milik Anita yang ada di atas nakas yang ada di kamar Anita.
" obat ini !" gumam Andre pelan
" sayang, obat ini bukankah harusnya sudah habis ? tapi kenapa masih ada beberapa lagi ?" tanya Andre
" iya kak, kadang kalau aku sibuk aku lupa harus minum obat ! bahkan hari ini aku lupa untuk meminumnya ! makanya aku seperti ini !" jawab Anita
" bisa bisanya kamu sampai lupa meminum obat, untuk kesembuhanmu sendiri !" kata Andre agak marah
__ADS_1
" iya, aku minta maaf kak !" kata Anita merasa bersalah
" sudahlah, cepat minum obatnya ! dan jangan lupa lagi ! itu pun kalau kamu masih sayang sama diri kamu sendiri !" kata Andre ketus
" iya kak !" jawab Anita
" istirahatlah ! jangan banyak beraktifitas dulu !"
" iya kak ! oh iya, tadi aku beliin makanan dari restoran yang sering kak Andre datengin itu !" kata Anita
" iya, terima kasih ! apa kamu sudah makan ?" tanya Andre
" sudah kak ! tadi aku makan di rumah Malika !" jawab Anita
" baguslah kalau sudah ! kalau begitu aku makan dulu !" kata Andre
" iya kak !"
.
.
.
.
.
.
.
ayo dong readers ku, jangan lupa like & komen ya...
biar author lebih semangat lagi up nya...
__ADS_1
ikutin terus kelanjutan cerita cinta mereka berdua ya...