
Setelah membaringkan Anita di kasur, Andre langsung pergi ke kamar mandi untuk bersih bersih dan mengganti pakaiannya lalu beranjak keluar dari kamar ke ruang makan, karena ia merasa lapar.
Ayu, Kania dan Agung sudah menunggu di meja makan untuk makan bersama.
Mereka makan tanpa bersuara, hanya suara piring yang berbenturan dengan sendok yang terdengar dari ruangan itu sampai Andre memulai berbicara memecah keheningan yang ada saat itu.
" ma, pa ! sebenarnya ada yang ingin Andre sampaikan tentang Anita ! Andre sudah tidak sanggup lagi rasanya memendam rahasia ini, Andre takut kalau terjadi apa apa dengan Anita !" kata Andre mulai buka suara
" rahasia apa ?" tanya Agung dan Ayu berbarengan
" iya, rahasia apa yang ingin kamu bicarakan ?" tanya Kania penasaran
" maaf sebelumnya Andre gak terus terang, tapi semua itu karena Anita yang memaksa Andre untuk merahasiakannya dari kalian semua !
Sebenarnya..." sebelum Andre meneruskan pembicaraannya, Anita lebih dulu memanggil Andre
" kak Andre !" kata Anita yang berdiri di depan pintu kamar
" Anita !" lirih Andre langsung menoleh ke belakang saat mendengar suara yang tak asing lagi di telinga memanggil namanya
" iya sayang, tunggu sebentar aku kesana !" kata Andre beranjak dari tempat duduknya lalu mengahampiri Anita
" kamu lapar ? biar aku antar makananmu ke kamar, kamu makan dikamar saja !" kata Andre sambil memegangi tubuh Anita
" Nita mau makan di meja makan saja kak ! Nita gak mau makan di kamar !" jawab Anita
__ADS_1
" ya sudah, biar aku gendong ya !" kata Andre
" jangan kak, bantu aku saja untuk berjalan ! " jawab Anita
" baiklah, ayo !" kata Andre sambil memegangi kedua pundak Anita dari samping kiri mengikuti langkah Anita
Perlahan Anita melangkah dan menuruni satu persatu anak tangga hingga sampailah di meja makan.
" kalian sudah beres makan ya ?" tanya Anita
" iya, maaf tadi kami makan duluan ! karena kami tidak mau mengganggu istirahatmu sayang !" jawab Ayu
" iya, maaf ya !" tambah Kania
" iya, sekarang Nita makan dulu ya biar keadaan Nita cepat pulih !" kata Agung
" iya pa !" jawab Anita lalu mengambil nasi dan lauknya
" biar aku suapin sini !" kata Andre mengambil sendok yang sedang di pegang Anita
" tapi kak ! malu ih, di lihatin mama sama papa !" jawab Anita malu
" tidak perlu malu sayang, Andre kan suami kamu ! lagi pula kami mau ke ruang tamu untuk ngobrol !" jawab Kania
" iya, kami tinggal dulu ya !" kata Ayu beranjak pergi ke ruang tamu bersama Agung dan Kania
__ADS_1
Kania sangat senang melihat kedekatan Andre dan Anita, tapi masih ada yang mengganjal dihati Kania. Ia masih teringat dengan ucapan Andre tadi.
" apa kalian tahu apa yang ingin di ucapkan Andre tadi ?" tanya Kania pada Ayu dan Agung
" kami tidak tahu, kami juga penasaran iya kan pa ?" sahut Ayu
" iya !" jawab Agung
" kira kira apa ya ? sepertinya itu hal yang sangat penting !" kata Kania
" iya, sebaiknya kita tunggu Andre saja nanti !" jawab Ayu
" iya " jawab Kania
Akhirnya mereka bertiga sepakat untuk menanyakannya nanti pada Andre. Sedangkan di meja makan Andre masih menyuapi Anita makan.
" sedikit lagi !" kata Andre
" tapi Nita sudah kenyang kak !" jawab Anita
" cuman dua sendok lagi sayang !" kata Andre
" Nita sudah kenyang kak ! kalau di paksakan nanti Nita muntah yang ada !" jawab Anita sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya
Andre tak bisa memaksa Anita untuk menghabiskan makanannya, memang benar jika di paksakan maka tak menutup kemungkinan kalau Anita akan memuntahkan semua makanan itu karena kekenyangan. maka itu Andre mengalah dari Anita. Setelah selesai makan, Andre memberikan beberapa butir obat kepada Anita untuk meminumnya.
__ADS_1