Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
Temani aku makan


__ADS_3

Andre tidak menolak permintaan Anita, Andre langsung keluar dan pergi ke lamarnya di lantai atas.


tadinya Andre akan berbicara pada Anita tentang kejadian kemarin, tapi setelah melihat keadaan Anita seperti tadi ia mengurungkan niatnya.


biarlah untuk sementara ini aku tidak jadi membicarakannya, tapi esok atau lusa aku akan membicarakannya. Aku mau tahu apa alasanmu. gumam Andre dalam hatinya


Andre masuk kedalam kamarnya dan langsung membersihkan diri. Setelah selesai Andre langsung pergi menuju meja makan. Disana tidak terlihat Anita, Andre pun segera memanggilnya.


" Anita ! sayang, ayo makan !" ajak Andre


tapi Anita tidak menjawab sepatah kata pun. Andre berusaha mengetuk pintu kamar Anita, tapi tetap tidak ada jawaban sama sekali dari Anita. Andre merasa khawatir takut terjadi apa apa dengan Anita.


Sedangkan Anita kini sedang mandi, jadi tidak terdengar jika Andre memanggil nya dari tadi.


" Anita, kamu tidak apa apa kan ? buka pintunya !" kata Andre


tapi Anita tetap tidak menjawabnya.


" buka Anita !" kata Andre berteriak


" iya sebentar !" jawab Anita lalu membuka pintu kamarnya


" iya kak, ada apa ?" tanya Anita

__ADS_1


" kenapa tadi aku panggil kamu tidak jawab ?" Andre malah balik bertanya


" tadi aku sedang mandi ! jadi tidak terdengar ada yang memanggil !" jawab Anita


" temani aku makan !" kata Andre


" iya kak ! tapi aku pake baju dulu !" jawab Anita yang dari tadi memakai kimono handuk


" iya, jangan lama !" kata Andre


" iya kak !" jawab Anita


Anita pun segera memakai pakaiannya dan segera pergi menemui Andre di meja makan.


ya, kali ini Anita tidak memakai kerudung karena ia tidak sempat menggunakan pengering rambut jadi Anita membiarkan rambutnya terurai.


" iya, aku tidak sempat mengeringkan rambutku !" jawab Anita yang duduk di hadapan Andre


Anita tidak berselera makan, jadi ia hanya menemani Andre makan saja.


" kenapa hanya diam saja ?" tanya Andre dengan nada datar


" maksudnya ?" tanya Anita tidak mengerti

__ADS_1


" kenapa kamu tidak ikut makan ?" kata Andre yang malah balik bertanya


" aku sedang tidak berselera untuk makan !" jawab Anita yang dari tadi masih menundukkan kepalanya


" kenapa ? apa kau sudah makan sebelum aku pulang ?" tanya Andre


" tidak !" jawab anita singkat


Andre kini mulai merasa kesal pada Anita. pasalnya saat di ajak bicara sedari tadi ia tidak melihatnya sekalipun, Anita hanya lebih banyak menundukkan kepalanya.


" kenapa kamu selalu menundukkan kepalamu dan tidak mau melihatku ?" tanya Andre kesal


" tidak apa apa kak !" jawab Anita yang masih saja tertunduk


" lalu kenapa beberapa hari ini aku merasa kau menghindar dariku ?" tanya Andre yang makin kesal


" aku tidak menghindar darimu kak ! aku hanya sedang ingin sendiri saja !" jawab Anita


" kenapa ? apa karena mantan pacarmu yang kembali dekat denganmu hah ?" tanya Andre dengan nada tinggi


" tidak, aku tidak dekat lagi dengan Haris ! aku hanya sedang membantunya saja !" jawab Anita


Andre yamg merasa curiga pada Anita terus menghujani Anita dengan pertanyaan yang menyudutkan Anita.

__ADS_1


Anita tak dapat lagi membendung air matanya yang ingin ia tumpahlan sedari tadi, hanya saja Anita menahannya. Anita langsung berlari menuju kamarnya karena merasa tak kuat mendengar Andre melontarkan pertanyaan demi pertanyaan yang menyudutkannya.


Entah apa yang Andre fikirkan kini hingga ia membiarkan Anita pergi ke kamar sambil menangis seeperti sekarang. tapi yang jelas Andre tidak bisa menahan emosinya.


__ADS_2