
keesokan harinya Anita akan mengajak Haris dan Hani untuk makan di luar, tepatnya di restoran yang ada di seberang rumah sakit tempatnya bekerja.
" Hani, nanti saat jam istirahat tiba kita makan di restoran yang ada di seberang ya ! kamu harus temani aku !" kata Anita
" emangnya harus banget dok ?" tanya Hani
" iya harus dong ! aku mau kenalin kamu sama laki laki yang aku ceritain kemarin itu loh !" jawab Anita
" harus nanti siang ? apa tidak terlalu cepat dok ?" tanya Hani
" justru lebih cepat lebih bagus Han ! makanya nanti kamu harus ikut aku ya !" kata Anita
" iya dok !" jawab Hani
setelah berbicara tentang rencana makan siangnya dengan Hani, Anita pun langsung memberi kabar pada Haris lewat pesan singkat.
**********
Ris, aku udah ajak Hani buat makan siang nanti di restoran yang ada di sebrang. Kamu datengnya jangan sampai telat ya !
**********
pesan Anita pada Haris
**********
iya ! siap !
**********
jawab Haris
**********
tapi kamu harus janji sama aku ! jangan buat Hani kecewa, apalagi di duakan kayak aku dulu !
**********
balas Anita
**********
iya, aku janji ! lagian sekarang aku sudah tobat kok ! gaj bakalan deh aku selingkuh lagi. gara gara selingkuh aku keholangan kamu, dan aku gak mau hal itu terjadi lagi !
**********
jawab Haris
**********
baguslah kalau kamu sudah sadar !
__ADS_1
**********
balas Anita
**********
aku janji gak bakalan bikin kamu malu udah comlangin aku sama Hani. dan mudah mudahan kita berjodoh ya !
**********
jawab Haris
**********
aamiin
**********
balas Anita
jam istirahat puntelah tiba, seperti rencana Anita sebelumnya akan mengajak Haris dan Hani untuk makan di restoran yang ada di sebrang rumah sakit.
" Hani, ayo makan siang ! biar aku yang traktir !" ajak Anita
" baiklah dok ! terima kasih sebelumnya !" kata Hani tersenyum gembira
" ayo ! jangan buang buang waktu !" ajak Anita lagi
Anita pun pergi bersama Hani. Sebelumnya Anita sudah memberi kabar pada Haris agar segera menyusul ke restoran yang ada di sebrang rumah sakit. Tak lama kemudian Anita dan Hani pun sudah tiba di tempat, di susul oleh Haris.
" tidak, lagi pula kami juga baru sampai di sini !" jawab Anita
Hani hanya menatap Haris yang baru saja datang.
" loh, kok ada Dr. Haris juga disini ?" tanya Hani penasaran
" iya, memang sengaja aku mengundangnya kemarin. Haris adalah orang yang aku bicarakan denganmu kemarin !" jawab Anita senyum
" oooh, jadi Dr. Haris yang di maksud ?" tanya Hani merasa tak percaya
" iya Hani, memang Anita sengaja mengatur semuanya !" jawab Haris
" sudah sudah ! jangan banyak ngobrol dulu, lebih baik pesan makanan kalian sekarang ! aku mau kedepan dulu sebentar !" kata Anita
" iya, silahkan !" kata Hani
Anita pun pergi ke meja kasir, untuk memesan makanan yang diinginkannya. Anita tidak berniat untuk makan bersama Hani dan juga Haris, Anita tidak mau mengganggu mereka berdua. Anita akan membiarkan mereka makan berdua dan ia akan segera kembali ke rumah sakit karena masih banyak yang harus ia kerjakan, dan ia membawa makanan pesanannya pergi menuju rumah sakit.
**********
Ris, maaf aku harus kembali ke rumah sakit sekarang. ada beberapa pasienku yang harus aku tangani. kamu terusin aja sama Hani dan aku juga sudah membayar pesanan kalian. jadi kalian tinggal makan saja !
__ADS_1
**********
pesan Anita pada Hani
**********
iya, terima kasih banyak ya Nit. maaf aku merepotkanmu !
**********
balas Haris
**********
tidak perlu minta maaf ! jujur saja aku senanf kalau kalian bersama.
**********
balas Anita
Haris pun melanjutkan makan siangnya dengan Hani hanya berdua. Haris sudah dapat membaca kalau kejadiannya akan seperti ini ! tapi Haris juga merasa gembira karena makan siangnya hanya berdua dengan Hani.
" oh iya suster Hani, maaf ya kita jadi berdua seperti ini. aku jadi merasa tidak enak !" kata Haris
" tidak apa apa ! oh iya, katanya dokter sedang mencari calon istri ya ?" tanya Hani
" kalau di luar rumah sakit panggil saja aku Haris, jangan panggil dokter ! ya memang benar yang di katakan Anita, aku memang sedang mencari calon istri !" jawab Haris
" kalau saya tidak boleh panggil dokter berarti dokterjuga harus panggil saya Hani saja !" kata Hani
" oh iya, apa tidak akan ada yang marah kalau kita makan berdua ?" tanya Haris basa basi pedahal ia juga sudah tahu dari Anita kalau Hani adalah seorang gadis yang single.
" ah, tidak akan ada yang marah kok ! saya masih single !" jawab Hani
" masih single ? aku tidak percaya itu, gadis secantik dan semanismu masih single" kata Haris
" saya memang masih single dok !" jawab Hani
" sama dong! aku juga single ! aku masih belum punya kekasih !" kat Haris
" iya, sama !" kata Hani tersenyum
Dalam hati, Hani sudah mulai merasa mengagumi Haris sebagai seorang lelaki tampan dan mapan. rupa rupanya benih nebih cinta mulai tumbuh di hati Haris dan Hani.
Akhirnya Hani dan Haris pun sudah selesai makan dan mereka berdua langsung mergegas pulang kembali ke rumah sakit untuk menyelesaikan tugas mereka.
" kau ini ! membuatku dan Hani hanya berdua makan !" kata Haris agak kesal pada Anita
" aku sengaja ! mana mungkin aku harus menyaksikan kalian berdua PDKT, seperti lalat saja !" jawab Anita gembira
" tapi tidak harus dengan rencana dadakan kayak tadi dong !" kata Haris
__ADS_1
" tapi kamu senang kan ?" tanya Anita tersenyum gembira
" iya juga sih ! tapi nanti kita akan makan