Jodoh Pilihan Orang Tua

Jodoh Pilihan Orang Tua
pulang


__ADS_3

Setelah selesai di lepas selang infusnya, kini Anita dan Kania sedang menunggu Andre untuk menjemputnya.


" ma, kak Andre lama ya !" kata Anita


" iya, tapi sabar dulu ya ! sebentar lagi Andre pasti akan datang !" jawab Kania


Benar saja apa yang di katakan Kania. Baru saja mulut kania tertutup, Andre sudah datang menghampiri keduanya.


" panjang umur, baru aja di omongin udah nongol aja !" kata Kania


" ngomongin aku ? " tanya Andre


" iya !" jawab Kania


" tapi bukan yang jelek jelek kan ma !?" kata Andre


Anita menyaksikan perdebatan diantara anak dan mamanya pun hanya bisa tersenyum, ia tidak bisa berkata kata. Ia sangatlah bahagia, bukan hanya ia bisa pulang ke rumah hari ini tapi juga perubahan sikap Andre yang ia tunjukkan berhasil membuat Anita makin kagum dan jatuh cinta dengan Andre juga situasi ini membuatnya rindu akan suasana rumah.


" sudahlah, ayo pulang ! kasihan Anita, ia masih harus istirahat !" kata Kania mengajak Andre untuk segera pulang


" iya, iya mama !" jawab Andre sambil meraih kursi roda yang ada di dekat sofa


" sini aku bantu !" kata Andre meraih tubuh Anita

__ADS_1


" tidak perlu kak, Nita bisa kok !" jawab Anita lembut sembari tersenyum pada Andre


Anita memang ingin turun sendiri dari ranjang yang ia duduki kini, ia mencoba kekuatan kakinya yang masih terasa agak kaku untuk di gerakkan.


Saat turun dari tempatnya duduk kini Anita memang berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya, dan ia berhasil untuk bisa berdiri. Tapi di saat ia mulai melangkahkan kakinya, ia merasa tidak bisa menahan tubuhnya sendiri hingga ia hampir saja terjatuh, untung dengan sigapnya Andre menangkap tubuh Anita.


" terima kasih kak ! " kata Anita


" iya, duduklah !" kata Andre sambil mendekatkan kursi roda tepat ke belakan kaki Anita, supaya Anita bisa langsung duduk di kursi roda tersebut.


Andre mendorong kursi roda yang tengah di duduki Anita keluar dari rumah sakit menuju ke parkiran dan di ikuti Kania, dan tidak lupa mereka juga di ikuti seorang suster untuk mengantar kepulangan Anita.


Sesampainya di parkiran, Andre langsung membuka pintu depan mobilnya dan menggendong Anita masuk lalu mendudukkannya. Sedangkan Kania langsung masuk di belakang kursi Anita, di susul Andre yang kini akan memegang kendali mobilnya.


" oh iya, kita mau mampit dulu gak ?" tanya Andre


" kalau mama sih terserah kalian saja ! mama ngikut !" jawab Kania


" kalau kamu gimana sayang ?" tanya Andre pada Anita


" kalau aku, mendingan langsung pulang aja kak ! aku masih ngerasa lemes, aku mau istirahat aja !" jawab Anita


" kalau begitu kita pulang saja langsung ! apa ada yang kamu inginkan sayang ? aku bisa memesannya via online !" tanya Andre pada Anita

__ADS_1


" aku gak mau apa apa kak ! tapi aku mau buah pear hijau aja !" jawab Anita


" oke, aku akan pesankan !" jawab Andre lalu mengambil ponselnya dari dalam saku celana yang ia kenakan


" jangan main hp kalau lagi nyetir, bahaya !" kata Kania mengingatkan Andre


" iya ma, ini juga mau menepi dulu sebentar !" jawab Andre sambil membelokkan mobilnya ke pinggir jalan


Setelah selesai memesan buah permintaan istrinya itu, Andre kembali melajukan mobinya.


Setelah hampir tiga jam perjalanan, kini akhirnya mobil yang di kendarai Andre itu telah sampai di pekarangan rumahnya.


Dilihatnya Anita dan Kania kini tengah sama sama tertidur pulas, mungkin mereka kecapean dan jenuh karena di perjalanan mereka terjebak macet.


Perlahan Andre membuka pintu mobilnya dan berjalan menuju pintu mobil di dekat Kania, di pegangnya tangan Kania dengan lembut dan berbisik di telingan mamanya " ma, udah sampai ! mama bangunlah !" kata Andre


Perlahan Kania mulai bangun dan tersadar dari mimpinya. Ia melihat ke kanan dan ke kiri juga ke depan ternyata sudah sampai di rumah. Kania pun langsung turun dari mobil.


Sedangkan Anita masih terlelap, Andre tidak ingin membangunkan Anita yang sedang nyenyak nyenyaknya tidur. Andre menggendong tubuh Anita memasuki rumah dan langsung membawa Anita ke kamarnya yang ada di lantai dua untuk membaringkan Anita yang masih tertidur nyenyak.


" selamat datang di kamar kita sayang !" kata Andre pelan seraya mengecupi wajah istrinya yang sangat ia rindukan itu.


Setelah membaringkan Anita di kasur, Andre langsung pergi ke kamar mandi untuk bersih bersih dan mengganti pakaiannya lalu beranjak keluar dari kamar ke ruang makan, karena ia merasa lapar.

__ADS_1


__ADS_2