
selesai menghabiskan sarapan, kami bertiga melanjutkan dengan kegiatan bersih bersih kontrakan, kami bertiga membagi tugas masing-masing secara adil, di saat weekend seperti ini kebanyakan anak anak yang bekerja sebagai buruh pabrik di gunakan untuk membersihkan kontrakan mereka masing masing, bahkan ada yang masih tidur karena baru pulang kerja dari sifat 3, musik bergenre dangdut koplo mengalun merdu di samping kontrakanku, menambah semangat bagi orang yang sedang melakukan kegiatan bersih bersih.
begitu pun dengan Fani dengan tingkah konyolnya dia sesekali bergoyang ala biduan Pantura disela kegiatan menyapunya, sedangkan si somplak satu lagi menimpalinya dengan bergaya menjadi MC nya, sungguh kehidupan anak anak rantau begitu mengesankan, aku bersyukur mendapatkan teman rantau seperti mereka yang selalu bisa menjadi hiburan untukku, Bahkan belum ada sebulan disini sepertinya luka di hatiku sudah mulai kering, walaupun terkadang masih merasa sakit jika mengingat nya.
"Syah...abis ini kita ngapain yah? mau jalan jalan belum punya duit aku, masih dalam tahap pengiritan." tanya Fani padaku.
" iya nih, ngapain yah enaknya... masa liburan ngurung diri di kontrakan doank, yang lain pada jalan jalan kayanya." timpal Mia.
" gimana kalo kita cari tempat wisata yang murah meriah aja? sapa tau ada tempat kaya gitu di Jakarta." kami mulai mencari tempat tempat wisata termurah di Jakarta.
" wah... ada tempat wisata yang ramah sama kantong kita, namanya kotu kota tua, coba lihat deh? kayanya lumayan seru kalo kita kesana." aku pun menunjukan hasil pencarianku kepada mereka.
" wah bagus juga nih, murah meriah lagi, gak bakalan bikin kantong kita langsung jebol, transportasinya juga gampang, tinggal naik kereta aja kan. cuss lah kita kesana GPL gak pake lama. dari pada kita jenuh seharian di kontrakan doang." seru Mila dengan semangat.
" Emang kmu gak jalan Ama cowok kamu mil? kan kamu punya cowok, masa gak ngajakin jalan sih ? tanya Fani padanya.
" dia lagi latihan futsal sama temen-temennya, katanya mau ada lomba futsal antar karyawan pabrik." jawab Mila sedikit bete.
"yaudah kita siap siap sebelum kesiangan, gak enak kan kalo udah panas cuacanya." ucap ku pada mereka." kami pun mulai bersiap dengan outfit masing masing.
__ADS_1
VISUAL AISYAH PUTRI
VISUAL MILA ANINDYA
VISUAL FANI NUR AMALIA
" kami bertiga pun menunggu kereta yang akan kami naiki menuju kotu, disela sela kami menunggu kereta datang kami asik dengan ponsel masing masing, ku lihat ada satu pesan masuk dari si TUKANG GOMBAL, dia mengirimkan sebuah pesan gambar.
..." happy weekend cantik....semoga harimu menyenangkan🤗" begitulah caption foto tersebut. disaat aku sedang menikmati wajah ganteng si tukang gombal, aku di kagetkan suara kedua temanku....
" he'em nih, diem diem dah punya pacar aja, mana ganteng banget lagi, kaya orang ala ala Korea gitu," timpal Fani padanya, aku cuma meringis di julidin temen temen ku.
"ko namanya tukang gombal Syah?" tanya Mila makin kepo. aku mengernyitkan dahiku bingung mau jawab apa sama mereka.
"Syah aku tuh lagi tanya sama kamu, bukannya di jawab malah planga plongo kaya gitu." desaknya padaku.
" dia......itu....." kuhela nafas ku, aku harus menyiapkan mentalku untuk mendengar bulyan mereka padaku." dia itu pakpol yang sering chat aku sama kata katanya yang sok romantis." ucapku lantang pada mereka, mereka pun cengo di buatnya.
__ADS_1
" seriusan kamu Syah?? jadi tuh orang beneran ganteng Syah? mantep banget kamu Syah punya gebetan kaya dia." ucap Mila.
" jangan jangan dia yang tadi pagi ngirimin makanan ke kamu yh? kalo iya wah aku jugau lah nyari cowok kaya gitu di FB, sapa tau bisa Nemu yang kaya gitu." ucap Fani dengan konyolnya, aku pun cuma mengangguk saja.
" iya dia yang ngirimin makanan tadi pagi, aku pikir dia cuma becanda mau ngirim makanan, taunya beneran." jawabku dengan mengendikkan bahuku.
"kobisa dia ngirimin makanan ke kamu, emang kamu sering chattingan ma doi ya?" cecar Mila, di angguki juga oleh Fani.
" tadi pagi pas kalian masih pas tidur dia vc sama aku, eh dianya nawarin sarapan,yaudah aku terima aja, kirain bohongan, eh taunya beneran."jawabku pada mereka.
"cih...kemeren aja bilangnya takut kalo visualnya gak sesuai Ama profilnya, sekarang aja diembat juga." julidnya padaku, aku pun hanya meringis saja tak berniat menimpalinya.
"iya tuh, giliran udah liat visual aslinya aja jadi kejang kejang kan kamu Syah ? Gimana rasanya kemakan Ama omongn sendiri. waktu itu aja marah marah Ama kita, pas kita ngasih kontak kmu Ama dia." ucap mereka semakin julid padaku.
"yaudah sih kan aku kemaren cuma jaga jaga aja, takut kontak ku disalahgunakan aja Ama dia, dah gak usah marah marah terus ntar cepet tua kamu yang ada." jawabku dengan senyuman.
setengah jam kami menunggu akhirnya kereta pun datang, kami langsung masuk kedalam dan mencari tempat duduk, tak ada setengah jam kami sampai di tempat tujuan.
pertama kalinya kami kesini, membuat kami sedikit norak, kami pun langsung mengambil beberapa foto di upload di akun sosmed kami masing-masing.
..." bahagia itu sederhana". caption ku dalam unggah foto di salah satu akun medsos....
__ADS_1
dalam sekejap banyak sekali yang menyukai unggahan foto ku Bahkan komentar pun berdatangan, terutama teman teman dari kampung ku, ada satu komentar yang membuatku tertarik siapa lagi kalo bukan komentar dari pakpol tukang gombal yang gantengnya maksimal.hihihi akhirnya aku mengakuinya kalo dia ganteng.
..." bahagia itu sederhana, dengan melihat senyummu saja aku sudah bahagia, hati hati jangan terlalu banyak senyum karena senyum menular untuk orang yang melihatnya, nanti banyak orang di kira gila karena senyum senyum sendirian melihat kamu tersenyum." begitulah komentarnya membuat ku tersipu di tengah keramaian....