Jodoh Yang Tak Di Nantikan

Jodoh Yang Tak Di Nantikan
13. kehidupan baru


__ADS_3

hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, dimana ikbal dan Mayra akan menjadi suami istri yang sah di mata hukum dan negara. setalah akad nanti , rencananya dia akan memboyong serta istri dan anaknya ke Kalimantan tempat dia bertugas.


tak ada pesta yang sudah alm mamahnya rencanakan , hanya sebuah akad nikah secara sederhana saja yang akan terjadi hari ini. resepsi yang sudah alm mamahnya rencanakan harus terpaksa mereka batalkan. mengingat mereka masih dalam keadaan berkabung. hari dan tanggal acara akad nikah yang sudah mereka persiapkan pun harus terpaksa mereka majukan.


di dalam kamar Aisyah sudah di dandani oleh seorang MUA. wanita cantik ini mengenakan pakaian pengantin syar'i yang sudah alm. mamahnya pesan dulu untuk acara akad nanti .


tak ketinggalan pula si kecil risky dan farhan sudah sangat tampan menurut versinya mereka. terlihat jelas wajah risky sangat cerah hari ini saat duduk di atas kursi roda. dia begitu antusias menyambut acara ini.


pukul 10 pagi semua orang sudah berkumpul di dalam ruangan yang sudah mereka sulap menjadi tempat untuk melangsungkan akan ulang ikbal dan Aisyah. ikbal sudah bersiap menjabat tangan bapak yang sudah duduk di di samping penghulu.


setelah kata sah menggema di ruangan, Aisyah di apit oleh kedua sahabat keluar dari kamar menuju tempat akad. ikbal yang tau pengantinnya datang mendekat, langsung bangkit dan mengulurkan tangannya untuk membantu aisyah duduk di sampingnya.


terdengar jelas sorakan dari Farhan dan risky saat aisyah mencium tangan suaminya. membuat para tamu yang hadir gemas dengan tingkah mereka berdua. ibu meneteskan air matanya saat melihat putrinya yang sudah ia rawat sejak bayi telah menjadi istri dari ikbal sah secara hukum dan negara ini.


tak ketinggalan pula dua sahabatnya, mereka juga sampai terharu dengan acara akad nikah Aisyah. merek yang dipertemukan di tempat perantauan satu pekerjaan dan satu tempat tinggal menjadikan mereka sahabat rasa keluarga. kini sahabat mereka telah sah menjadi istri dari seorang Kapolres. mereka bahagia melihat Aisyah saat ini. tapi mereka juga sedih akan berjauhan jarak dan waktu dengan sahabatnya setalah mereka diboyong ikbal ke Kalimantan.


acara yang sangat sederhana namun sangat sakral telah mereka jalani hari ini, banyak doa serta ucapan selamat dari para tamu undangan yang hadir. Heru sahabat ikbal juga hadir saat ini. dia sengaja ijin cuti hari ini demi melihat sahabat sekaligus atasan untuk melihat pernikahan sahabatnya.


pagi hari pun tiba, ikbal akan memboyong anak serta istrinya ke Kalimantan tempat bertugasnya saat ini. sebekumnya ikbal juga sudah berkonsultasi kepada dokter yang menangani anak nya. untuk memastikan keadaan iky baik-baik saja saat d bawa naik pesawat nanti..


keluarga kecil Bagas, ibu bapak serta sahabat Aisyah ikut serta mengantar mereka ke bandara. mereka akan berpisah cukup lama kali ini. di bandara sebelum jam keberangkatan tiba berbincang sebentar. risky dan farhan yang sudah seperti anak kembar saling berpelukan. semua orang yang melihat itu menjadi terharu. dua anak lelaki yang sudah seperti anak kembar akan hidup berpisah dalam kurun waktu lumayan lama


saat panggilan penerbangan mereka di umumkan, ikbal langsung mendorong kursi roda iky di ikuti Aisyah di sampingnya. pelukan sayang perpisahan sudah Meraka dapat kan dari semua orang yang terkasihnya.

__ADS_1


" pah...apa kita akan kembali ke Jakarta nanti?". ikbal menoleh ke anaknya saat iky mengajukan pertanyaan padanya.


" tentu sayang, kita akan pulang nanti saat ada waktu untuk berlibur." jawabnya.


Aisyah yang duduk disamping Anak sambungnya tersenyum. dia tau iky takut jika tidak bertemu Farhan lagi. padahal mereka bisa saling mengunjungi jika waktu liburan nanti.


" jangan terlalu banyak berfikir, nanti kepala iky sakit. disana iky juga akan dapat teman-teman baru yang baik seperti di Jakarta." ucap aisyah..


sebagai ibu sambung, Aisyah sangat tau apa yang di khawatirkan anaknya, dia akan selalu mendampingi anaknya agar dia merasa nyaman. iky adalah anak yang sulit bergaul. dia seperti ayahnya, sangat cuek pada orang-orang yang tidak dekat dengannya. tapi akan bersikap hangat pada orang yang di sayangnya.


" Ummm....kalau begitu bagaimana sekolahku disana?." ikbal dan Aisyah saling berpandangan, dia tau anaknya ini tidak suka dengan home schooling. namun untuk sekolah umum itu belum memungkinkan bagi iky. mungkin ajaran sekolah tahun depan ikbal baru bisa melepas iky untuk sekolah umum.


" home schooling dulu yah? GK apa-apa yang penting tidak ketinggalan pelajarannya yah?."


iky hanya menghela nafas dalam, dia harus bersabar untuk sekolah umum lagi.


sebelum anaknya kembali mengajukan banyak pertanyaan lagi, dia menyuruh anaknya untuk tidur. dia tidak ingin melihat iky sedih. setiap pertanyaan yang dia ajukan akan membuatnya sedih ketik jawabannya tidak sesuai harapannya.


pukul 12.00 siang mereka sudah tiba di Palangkaraya. saat mereka mereka keluar dari pintu bandara, ajudan ikbal sudah menunggunya disana.


" Ndan...Bu..."ikbal dan Aisyah hanya mengangguk saja. sementara iky tersenyum saat disapa ajudan ayahnya.


Merakan akan di antar kerumah baru ikbal. rumah dua lantai yang sengaja ikbal beli untuk tempat tinggal ikbal dan keluarga kecilnya.

__ADS_1


selama ini ikbal tinggal di rumah dinas sebelum menikah dengan aisyah, sekarang Meraka sudah berkumpul. ikbal tidak mungkin membawa mereka kerumah dinasnya yang kecil. ikbal takut membuat iky tidak nyaman tinggal di tengah-tengah keramaian para anggota polisi.


mobil meraka sampai di halaman rumah baru ikbal. rumah minimalis berlantai dua. dengan halaman yang lumayan luas, serta sebuah taman di bagian belakang. merek semua turun untuk masuk kerumah barunya. di sana sudah ada Heru yang menyambut keluarga kecil ikbal. ajudan iky membantu komandannya menurunkan barang-barang dari dalam mobil.


" selamat datang di Kalimantan boy..., om harap betah yah disini." iky hanya tersenyum saat disapa teman ayahnya.


" ini sudah semua berkas rumahnya. tinggal loe balik nama saja. " ucap Heru pada ikbal saat menyerahkan sebuah map.


ikbal membeli rumah ini lewat bantuan Heru. dia yang sudah membatu mencarikan rumah baru untuk sahabatnya, yang kebetulan ada saudara dari istri Heru yang akan menjual rumah mereka.


" oke.... thanks buat semuanya."


" ya sudah kalo gitu gue sama ilham balik lagi ke kantor, biar kalian juga istirahat. urusan makan sudah di siapkan semua di meja makan." ucapnya lagi sebelum pamit pulang.


Heru dan ajudannya ikbal akan kembali ke kantor, tugasnya untuk menjemput komandan mereka sudah selesai.


saat ini ikbal sedang duduk di teras belakang rumah barunya setelah menidurkan iky. Aisyah datang dengan membawa secangkir kopi untuk suaminya. ikbal langsung menarik tangan istrinya duduk ke pangkuannya saat kopi itu sudah ia letakkan di atas meja.


" ada apa???." tanya Aisyah saat ikbal mendekapnya erat di pangkuannya.


" terimakasih sudah mau terus berada disiai mas saat mas sedang rapuh." Aisyah langsung tergelak kencang mendengar ucapan Ikbal, dan itu membuat Ikbal gemas.


" sudah kewajibanku bukan ? untuk selalu ada di samping suami. surgaku sekarang bukan di orang tuaku, melainkan ada di kamu saat kamu melafalkan akad di depan bapakku. dan... tanggungjawab jawab mereka sekarang berpindah pada mu." papar Aisyah, Ikbal langsung mencium gemas wajah istrinya saat ini. siang menjelang sore ini mereka menghabiskan waktunya dengan bersenda gurau di teras belakang rumah baru mereka.

__ADS_1


ikbal berharap kedepannya rumah tangga mereka akan di berkahi kebahagiaan. entah ujian apa lagi yang akan mereka hadapi kedepannya. yang jelas ikbal sudah lega karena saat ini hidupnya sudah sempurna. bisa berkumpul dengan anak serta istrinya dalam satu atap tanpa harus berjauhan lagi.


__ADS_2