Jodoh Yang Tak Di Nantikan

Jodoh Yang Tak Di Nantikan
17.pertemuan pertama.


__ADS_3

3 Minggu telah berlalu. setelah kejadian tentang masalah cokelat beberapa hari yang lalu Aisyah dan ikbal di sibukkan dengan kerjaan masing masing. ikbal berusaha menyelesaikan semua kerjaannya berhubung dia akan mengambil cuti lumayan panjang, sedang kan Aisyah harus mengejar target perusahaan karena pabrik akan tutup lumayan lama.


menjelang libur natal dan tahun baru kebanyakan karyawan seperti Aisyah memilih pulang kampung. liburan seperti ini adalah hal yang paling di nanti setiap karyawan pabrik, dia bisa pulang kampung dalam kurun waktu lumayan lama.


" Syah....kamu mau mudik gak? lumayan loh liburnya satu Minggu lebih. bisa buat kangen kangenan lama sama keluarga.""


Aisyah cukup bimbang, apa dia akan ikut mudik bersama teman-temannya atau menunggu mas ikbal pulang, karena sejak percakapan itu mereka tidak pernah menyinggungnya lagi.


" gak tau aku fan. liat ntar aja !"ucapku pada Fani."


" yakin gak mau pulang bareng? aku Ama Mila pulang malam ini." bujuk Mila padaku.


" he' em aku entar aja,kalo gak Minggu pagi aku Senen pulangnya, aku mau jalan jalan disini dulu, hehehe. " Mila memicingkan matanya padaku.


" aku kok rada curiga yah Ama jawaban kamu, gak lagi ngumpetin apa apa kan Ama kita?." cecar Mila padaku.


" hehehehe enggak kok, emang nyembunyiin apaan?. aku tuh dah janjian Ama temen satu team aku, mau jalan jalan disini mumpung jalanan lenggang pas hari libur, kalo gak jadi aku gak enak Ama orangnya." ucapku bohong padanya.


" ya Allah maafin aku dah bohongin temen temen ku, maafin aku mil....gak maksud bohongin kamu, hanya waktunya aja belum pas buat cerita semuanya ke kalian, aku harap kalian gak akan kecewa kalo suatu saat menceritakannya, batinku.


Aisyah terlihat tidak bersemangat, pasalnya ikbal tidak membicarakan lagi permasalahan itu, menanyakannya langsung padanya pun dia tidak berani, apa kata ikbal nanti? yang ada Aisyah terkesan seperti gadis agresif. disaat pikirannya sedang kacau, dering ponsel pun memecah lamunannya.


mungkinkah benar apa kata orang? jika cinta seseorang kuat pada kita, maka akan ada ikatan batin, Aisyah yang sedang memikirkan ikbal, dan sekarang orangnya langsung menghubunginya.


..."derttt....derttt...derttt..." Aisyah pun langsung mengangkat panggilan tersebut....


..." assalamualaikum cantiknya mas?". ucapannya....

__ADS_1


..." hemmmm.... waalaikumsalam salam?. jawabku dengan nada lesu....


..." kenapa lesu banget jawabnya sayang? ada apa?. tanyanya padaku....


..." gak ada apa apa !. jawabku ketus....


..." mas ... bentar lagi libur panjang...aku pengen mudik mas, anak anak semuanya mudik. Mila sama Fani juga mudik malem ini." ucapku padanya....


..." yaudah kamu juga mudik dong." ucapnya padaku....


..." yaudah aku juga mau mudik Ama yang lain , aku mau mudik malem ini juga." ucapku pada ikbal dengan nada ketus dan langsung mematikan ponselnya....


Aisyah sangat kecewa dengan ikbal, apa Ikbal melupakan janjinya beberapa Minggu lalu? apa ikbal hanya asal ucap kemarin? jika dia hanya ingin bermain main saja, kenapa mesti harus mengucapkan janji janji manis padanya.


" dasar semua lelaki sama aja, suka nyakitin perasaan perempuan, suka PHP in perempuan, suka bikin janji janji manis tapi saking manisnya jadi busuk, kayanya lelaki di dunia ini yang gak suka nyakitin perempuan cuma bapak ku aja deh, aku benci banget Ama kamu mas ikbal, batinku.


disaat Aisyah yang tengah kecewa, ikbal saat ini malah sedang tersenyum bahagia, dia berhasil mengerjai kekasihnya, ikbal tau Aisyah pasti saat ini sedang bersedih.


" hehehehe..... ya ampun kamu lucu banget sih ay... jadi gak sabar buat nanti malam, kamu pasti kaget aku ada di depan kamu nanti." gumam ikbal sambil membayangkan wajah Aisyah yang tengah marah tadi.


" siapa yang lucu yah ??? Iky yah ?..." ucap seorang anak lelaki pada ikbal.


" eh.... anak ayah udah bangun? sini nak ayah kangen banget Ama iky." ucap Ikbal pada anak lelaki tersebut, dia pun langsung duduk di pangkuan ikbal dan memeluknya erat seolah takut akan ditinggalkannya.


ya....ikbal saat ini sudah di Jakarta, ikbal sampai Jakarta tengah malam tadi saat semua orang masih tertidur, ikbal pun sudah membicarakan semuanya pada kedua orang tuanya tentang hubungannya dengan Aisyah, orang tua ikbal sangat senang mendengar itu semua, Meraka sempat khawatir dengan kondisi ikbal yang masih melajang sejak kematian istrinya, di tambah ada anak yang harus di rawatnya, Meraka khawatir jika umur mereka sudah dekat, bagaimana nasib anak dan cucunya kelak, tidak ada yang akan memberi perhatian lagi padanya, sedangkan Kakak dari ikbal sudah memiliki keluarga sendiri.


"ayah belum jawab pertanyaan iky tadi?" ucap anak itu menuntut jawaban dari ayahnya.

__ADS_1


" hemmmm...bukan siapa-siapa. hehehe" jawab ikbal pada anaknya.


" bal...kamu sudah bicarakan semuanya sama iky tentang rencana kamu ?" tanya orang tua ikbal ketika ikut gabung bersama anak dan cucunya.


"belum pah,,," belum selesai menjawab Iky sudah memotongnya.


" rencana apa? kok iky gak tau kita punya rencana? kita mau liburan tahun baru ya yah?" tanya iky dengan antusias.


" iya kita akan liburan tahun baru di puncak, besok kita berangkat." ucap ayah pada anaknya.


" ya sudah iky mau mandi dulu, iky juga mau ngabarin farhan juga buat ngajakin ke puncak, pasti seru." ucap iky pada ikbal sebelum berlari ke kamarnya.


" nanti sore ikbal menemui Aisyah pah, doain ikbal semoga berhasil yah, dan masalah iky insyaallah dia bisa menerima keberadaan Aisyah." " ucap Ikbal dengan tenang pada ayahnya.


" hemmm... baiklah, papah cuma bis mendoakan yang terbaik buat kamu." yang langsung di Aminni oleh ikbal.


sore pun tiba, Ikbal sudah siap dengan penampilannya, pakaian kasual yang melekat pada tubuhnya membuat terlihat seperti anak muda 20 tahunan, membuat nya semakin tampan dan berkharisma tik. sebelum dia ketempat Aisyah dia sudah memastikan terlebih dahulu keberadaannya melalui Mila


mobil Alphard berwarna putih mulai membelah jalanan ibu kota yang saat ini sedang ramai, terlihat banyak kendaraan roda empat dan dua seperti akan melakukan kegiatan mudik, sebagai polisi dia mematuhi peraturan lalulintas dijalan, saat lampu merah dia selalu melihat cermin mobil di depannya untuk memastikan penampilannya lagi. rasanya seperti ABG lagi pikir Ikbal, padahal dia sudah pernah mengucapkan kalimat akad pada anak gadis orang , dan sudah menghasilkan seorang anak laki laki yang tampan. tak sampai satu jam mobil sudah memasuki alamat yang pernah di berikan Aisyah dulu, saat dia mengirimkan makanan.


tak ada lima menit Ikbal sudah ada didepan kontrakan aisyah,dia bertanya pada beberapa orang untuk bisa sampai sini, sebelum mengetuk pintu kontrakan, ikbal mengatur nafasnya yang tiba-tiba seakan sesak, dan degup jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya, rasanya dia lebih memilih berhadapan dengan penjahat kelas kakap dari pada berada dalam situasi ini, gugupnya seperti anak remaja yang akan menyatakan perasaan pada gadis disukainya. suasana kontrakan saat ini begitu sepi mungkin para penghuninya sebagian sudah pada mudik.


"huft.......rileks bal, demi masa depan kamu sendiri." ucapannya pada diri sendiri.


" tok...tok...tok ..." ikbal mulai mengetuk pintu kontrakan Aisyah, namun sampai tiga kali tidak ada jawaban dari Aisyah, ikbal mulai gusar.


" apa gak ad orangnya yah? jangan jangan dia mudik lagi?" dengan wajah frustasi ikbal mengusap wajahnya dengan kasar dan menghela nafas berat.

__ADS_1


" ceklekkk..." tiba tiba saja pintu terbuka ketika Ikbal membelakanginya.


__ADS_2