Jodoh Yang Tak Di Nantikan

Jodoh Yang Tak Di Nantikan
33. buka puasa


__ADS_3

# dua Minggu kemudian


sudah dua Minggu pasca kejadian naas yang menimpa keluarga suaminya. Aisyah kini disibukkan dengan status barunya menjadi ibu sambung dan seorang istri.


dia bahkan sudah berhenti dari kerjanya hanya untuk menemani putra sambungnya. saat dinyatakan sadar pasca operasi yang dijalaninya, iky dipindahkan ke ruang perawatan. kondisi iky sekarang sudah jauh lebih baik meskipun masih belum boleh banyak bergerak.


" sekarang iky tidur yah, bunda temani iky disini." ucap Aisyah dengan lembut seraya membenarkan selimut yang di pakai anak sambungnya.


" ceklekkkk..." Aisyah menoleh saat ikbal muncul dari arah luar setelah bertemu dengan dokter yang menangani anaknya.


" sudah tidur dia...???."


" hemmm, sudah mas, lagian ini sudah cukup malam, dia harus cepat istirahat." jawab Aisyah.


"bagaiman kata dokter?.


ikbal tersenyum mendapatkan pertanyaan itu dari istrinya, dia tau saat ini istrinya penasaran dengan apa yang di katakan dokter padanya.


" kok senyum sih!" aisyah memukul lengan ikbal." aku nanya serius loh". ikbal tergelak setalah mendapatkan pukulan dari istri.


" dia baik-baik saja ayy. bahkan besok sudah boleh pulang." Aisyah langsung menghembuskan nafas lega.


saat ini mereka sedang duduk di sofa yang ada di dalam kamar rawat anaknya. ikbal menggenggam tangan istrinya begitu erat membuat dahi Aisyah mengernyit. seperti istri pada umumnya, Aisyah tahu kalau suaminya sedang menyembunyikan sesuatu.


" ada apa??? aku sekarang ini istri mu loh. jangan di pendam sendirian kalo punya masalah." ucap Aisyah seolah tahu suaminya sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

__ADS_1


" tidak ada apa-apa." jawaban ikbal tidak selaras dengan mimik mukanya.


" tidur lah, besok kita harus siap-siap membawa anak kita pulang.??" ikbal langsung menoleh saat istri mengucapkan itu. Aisyah semakin di buat bingung oleh sikap aneh suaminya.


" ada apa sih? kamu aneh tau gak mas." ketus Aisyah. sudah tidak tahan dengan sikap suaminya yang seperti sedang menyembunyikan sesuatu.


melihat istrinya sedang mode ngambek, dia hanya menghela nafas dalam-dalam. ikbal malu untuk memberitahukan aisyah masalah kegundahannya. apa yang akan difikirkan istrinya jika dia ingin meminta haknya sebagai suami di saat seperti ini.


" mas kamu kenapa sih? jangan bikin aku marah yah? di tanya bilang gak ada apa-apa, tapi mukanya bilang ada apa-apa." sarkas Aisyah. dia biasa melihat jelas suaminya sedang memikirkan sesuatu.


" Syah...boleh yah? mas pengen..." dahi Aisyah mengernyit, kemudian dia paham dengan maksud suaminya.


" disini???." ikbal langsung mengangguk cepat, membuat aisyah terkekeh lirih. seperti anak kecil yang akan di belikan mainan raut muka ikbal berubah cerah saat istri mulai paham apa yang di inginkan suaminya.


" yakin? ada iky loh?." tanyanya lagi memastikan keinginan suaminya.


melihat wajah istrinya yang sudah terlihat memerah, ikbal langsung mengerti bahwa istrinya mengijinkan dia mengambil haknya malam ini. mata mereka saling berpandangan. ikbal mulai membuka kerudung istrinya. saat ikbal akan mencium bibir Aisyah , istrinya menahan wajah ikbal lau menggeleng.


" matikan lampunya dulu, ganti pakai lampu tidur aja, aku takut iky terbangun mas" ikbal tersenyum lalu bangkit dan mematikan lampu utama dengan lampu tidur.


saat ini dia sudah ada di hadapan istrinya, ikbal tau istri sangat gugup. apalagi ini adalah yang pertama bagi Aisyah. meskipun mereka pernah khilaf dulu, tapi ikbal dan Aisyah masih bisa mengontrol nafsunya.


" cup, cup, cup". di ciumannya seluruh bagian wajah istrinya dengan singkat. saat sampai di bagian bibir, ikbal menciumnya dengan lembut dan dalam. tangan ikbal yang kekar tidak di biarkan menganggur begitu saja. dia mulai meraba apa yang ada di setiap lekuk tubuh istrinya. tak butuh waktu lama dia sudah menaikkan gamis yang istrinya pakai untuk mempermudah dirinya melakukan petualangannya malam ini.


suara gaib Aisyah terdengar begitu lirih di telinga ikbal. padahal ia sudah berusaha untuk tidak mengeluarkan suara-suara gaibnya karena takut membangunkan anak sambungnya.

__ADS_1


disentuhnya setiap bagian tubuh istrinya. dua gunung kembar aisyah pun tak luput menjadi sasaran suaminya saat ini. Kanan dan kiri sudah ikbal jelajahi secara bergantian. jejak jejak cinta ikbal sudah bertebaran di setiap bagian tubuh istrinya. Aisyah benar-benar sudah di buat melayang saat ini.


" mas...." bisik Aisyah di telinga ikbal. dia seperti memohon untuk tidak mempermaikannya lagi. ikbal yang tau istrinya sudah tidak tahan pun segara melepas kain terakhir yang membungkus miliknya


dirabanya sarang milik istri yang akan ia masuki. Ikbal kembali mempermainkan istrinya dengan permainan tangannya di bawah sana. tubuh Aisyah bak cacing kepanasan meliuk-liuk dengan indah di bawah kungkungan suaminya.


dan tak berselang lama Aisyah pun langsung pada puncaknya. ikbal begitu menikmati wajah istrinya saat melakukan pelepasan. dia bangga bisa membuat istri yang ia nikahi secara siri merasa puas hanya dengan permainan tangannya.


ikbal mulai melucuti semua pakaiannya yang melekat di tubuhnya . Kini saatnya pada petualangan inti mereka. Aisyah yang sudah sangat siap menerima banyak cinta dari ikbal pun sudah pasrah di bawah kungkungan suaminya. melihat ukuran milik ikbal membuat nyali Aisyah sedikit menciut. di tambah perut kotak-kotak ikbal yang keras tak lepas dari pandangannya.


Aisyah sedikit memekik kesakitan saat milik suaminya mulai memasuki dirinya, hingga membuat ikbal sedikit tak tega. namun untuk berhenti ikbal sudah tidak mungkin, nafsunya sudah menutupi akal sehatnya.


kalo ini ikbal benar-benar sudah memasuki tubuh istrinya begitu dalam. cairan bening seketika meleleh di setiap sudut matanya.


..." ibu ini sangat sakittttt, ucap Aisyah dalam hati....


hentakan demi hentakan ikbal lakukan saat Aisyah sudah mulai nyaman dengan miliknya di bawah sana. miliknya seperti di cengkeram kuat, rasanya ini sangat gila pikirnya. lengguhan-lengguhan lirih terdengar jelas di telinganya hingga membuat dirinya semakin tak terkendali.


" masssss.." ikbal yang tau istrinya akan melakukan pelepasan keduanya langsung menghujam tubuh istrinya semakin kencang, hingga dia menekan pinggul istrinya begitu dalam dan langsung menyemburkan lahar hangatnya pada rahim istrinya.


deru nafas keduanya masih terdengar jelas disisa-sisa pelepasan mereka. ikbal lega.... setelah puasa sekian tahun lamanya, akhirnya dia bisa buka puasa juga.


" berat mas." dia langsung bangkit dari tubuh wanitanya. ya...sekarang dia sudah menjadi wanitanya, saat dia sudah menyerahkan mahkotanya pada ikbal.


ikbal bangga, dia menjadi yang pertama bagi Aisyah sekaligus lelaki pertama yang hampir merenggut mahkotanya saat mereka belum halal.

__ADS_1


"aku mau ke toilet mas, rasanya gak nyaman, kaya ada yang mengganjal di bawah sana." ikbal terkekeh mendengar ucapan istrinya.


" ayok..." ikbal langsung menggendong istrinya masuk kekamar mandi.


__ADS_2