JODOHKU PLAYBOY

JODOHKU PLAYBOY
PART 18


__ADS_3

@ZaKhanza


Hahaha, emang Si Risky kenapa, Fan?


Aku berusaha mencairkan suasana, ini semua kulakukan agar hatiku tak terlalu terkejut jika mengetahui sebuah kenyataan pahit tentang Risky


@FanFania


Dia itu banyak yang suka, loh


@ZaKhanza


Oh, ya? bagaimana kamu tahu?


Aku memancing Fania agar terus menceritakan hal tentang Risky


@FanFania


Nana, kamu tahu Nana, kan? di Grup Generasi Millenial ada anaknya. Dia suka sama Risky


Nah, sudah kuduga sebelumya, pasti ada yang tak beres tentang Nana ini, inilah alasan dia seperti tidak menyukai hubunganku dengan Risky.


Huft ... Aku menghela nafas panjang. Haruskah aku bersaing dengan Nana? sungguh aku tak suka berurusan dengan dia. Di sekolah, dia terkenal agak 'liar' bahkan komplotannya sering membuat ulah di acara yang sering kugelar.


@ZaKhanza


Oh, begitu, ya


A


ku mulai enggan berbalas chat dengan Fania, karena pasti ujung-ujungnya membahas tentang Risky. Kenapa dia selalu menanyakan Risky? belum sempat juga kutanyakan pada Risky. Mungkin nanti, jika hubunganku dengan Risky sudah mulai semakin dekat.


@FanFania


Iya, aku juga sering chattingan dengan Risky, kalau kamu bagaimana?


Aku memutar bola mataku, mulai kesal dengan ulah Fania, akhirnya kuabaikan dan kutinggalkan saja dia.


________________________________


Aku menatap langit sore dengan perasaan tak karuan. Haruskan kulanjutkan hubungan ini? Jujur, aku sangat bimbang. Aku mencintai Risky, tapi disisi lain Risky sering menyakiti hatiku.


Meski beberapa hari ini, aku semakin intens berhubungan dengannya, tapi banyak sekali gangguan yang kuterima. Terutama dari grup chat generasi millenial tersebut. Suasana semakin panas, sejak kemunculan Fania, Alfi dan Nana.


Kemudian, kuraih ponselku dan kubuka ruang grup chat itu, Aku pun meninggalkan grup dan menghapusnya. Aku menghela nafas panjang, semoga kedepannya hubunganku dan Risky semakin membaik.


Tiba-tiba ponselku berdering, ada notifikasi yang masuk, ting!


@Zizah


Selamat sore, Mbak Cantik


Zizah, kupikir dia sudah melupakanku.


@ZaKhanza


Selamat sore, Dek


@Zizah


Apa kabar, Mbak?


@ZaKhanza


Alhamdulillah baik, Dek, kamu bagaimana?


@Zizah


Sehat, kok, Mbak


Aku cukup membacanya, bingung harus membalas apa


@Zizah


Oh iya, Selamat, ya, Mbak, atas hubungannya sama Mas Risky. Wah ... nggak nyangka, ya, sama-sama ketua olimpiade akhirnya pacaran


Aku terbelalak, dari mana dia tahu semua ini?


@ZaKhanza


Kamu tahu dari siapa, Dek?


@Zizah


Dari Mas Irwan, Mbak Khanza jangan bohong, ya, aku tahu dari Mas Irwan sendiri


Aku menghela nafas kasar, inilah yang tak kusuka dari Irwan, padahal dia sudah berjanji tidak mengatakan pada siapapun.

__ADS_1


@ZaKhanza


Aku nggak pacaran, kok, Dek. Kami hanya dekat


@Zizah


Tapi ada hubungan spesial, kan, Mbak?


@ZaKhanza


Ya, begitulah. Kamu jangan bilang ke siapa-siapa lagi, ya, Dek. Sampaikan juga ke Irwan


Kini Aku mulai kesal,


@Zizah


Iya, Mbak. Um ... Sebenarnya aku juga mau cerita, loh


@ZaKhanza


Cerita apa?


@Zizah


Mas Irwan curhat padaku, sebenarnya dia sakit hati, mengetahui Mbak Khanza sudah punya hubungan dengan Mas Risky. Rencananya, liburan ini Mas Irwan mau mendekati Mbak, tapi ternyata udah kedahuluan Mas Risky


Aku tertegun membaca chat itu, aku sendiri sudah beberapa hari ini merasa amat bersalah pada Irwan. Terlebih, sejak Irwan mengetahui hubunganku, dia sama sekali tak menghubungiku.


Lalu? aku harus bagaimana? memutuskan Risky dan mendekati Irwan aku sungguh tak bisa. Aku tak ada rasa apapun pada Irwan. Karena memang hatiku sudah bertaut pada Risky.


@ZaKhanza


Aku harus bagaimana lagi, Dek? jika kenyataanya memang demikian


@Zizah


Sebenarnya Mbak Khanza dan Mas Irwan sangat cocok. Kalian sama-sama pintar, tampan dan cantik


@ZaKhanza


Tapi memang aku sungguh nggak bisa, Dek


@Zizah


Iya, Mbak. Aku sangat paham


@ZaKhanza


@Zizah


Begitulah, Mbak. Tapi Mas Irwan sudah ikhlas. Dia amat rela jika Mbak Khanza lebih bahagia dengan Mas Risky. Kemarin dia menceritakan semuanya padaku, dia akan belajar melupakan, Mbak


Aku menghela nafas, sungguh aku tak suka posisi yang seperti ini. Andai Irwan tidak datang, andai Irwan tidak bertemu denganku di Graha Pena waktu study tour, andai ... andai ... andai


@ZaKhanza


Zah, sampaikan salam maafku pada Irwan. Maaf aku tak bisa menerimanya, kuharap, dia segera menemukan bahagia selain padaku


@Zizah


Tidak, Mbak. Semua tak semudah itu. Karena kebahagiaan Mas Irwan, ada pada Mbak Khanza


Aku lelah, harus kujawab apapun, dia takkan paham apa yang kurasa. Maka, aku sudah menyampaikan maafku, aku akan tetap menjaga hati Irwan, untuk tidak menampakkan hubunganku dengan Risky


_________________________________


Selesai sholat tarawih, Aku bergegas menuju kamar dan meraih ponselku. Tadi aku sedang chatting dengan Risky, namun harus terhenti karena adzan Isya'. Aku membukanya, dan mataku berbinar saat membaca pesannya


@Riskyy


Za, Aku beruntung banget, deh, bisa bertemu denganmu


Memang, tak dapat dipungkiri jika aku pun merasakan hal yang sama. Merasa beruntung bisa mengenalnya, meski banyak menerima rasa sakit. Bahkan, akhir-akhir ini aku merasa ada perubahan dari Risky, dia semakin sering menghubungiku.


Lagi pula, selain berhubungan lewat chatting, dari mana lagi kita bisa menjalin komunikasi? kalau harus bertemu, tentu baik aku maupun Risky sama-sama keberatan. Karena kami masih berstatus santri, jadi tidak etis rasanya mengadakan pertemuan diluar sana.


@ZaKhanza


Kok bisa, Ky


@Riskyy


Seperti yang aku tulis dalam buku harianku, kamu merubah hatiku yang keras. Dulu aku sangat keras, bahkan kepada perempuan. Maksudku keras disini itu, aku banyak nggak pedulinya. Meski si perempuan itu pacarku kek, gebetanku kek, atau orang yang menyukaiku. Aku nggak begitu peduli


Aku tersenyum tipis, bahagia jika kehadiranku memberi perubahan padanya. Berlanjut, Risky mengirimiku pesan lagi


@Riskyy

__ADS_1


Tapi, sejak kenal kamu, semua terasa beda. Aku jadi kepikiran jika terus menyakitimu, bahkan saat aku mengetahui bahwa kamu menangis gara-gara foto itu, aku benar-benar khawatir loh, secara, kok bisa gitu, kita baru saja kenal, tapi perasaanmu bisa sedalam itu


@ZaKhanza


Aku memang seperti itu, Ky, kamu jangan heran. Aku tak pernah main-main dengan perasaan


@Riskyy


Za, kalau ada apa-apa atau kamu dengar sesuatu tentang aku, lebih baik kamu langsung bilang sama aku, ya


Aku tersenyum, ini artinya aku punya banyak kesempatan untuk semakin dekat dengan Risky.


@ZaKhanza


Oke, Ky. Siap


@Riskyy


Oh iya, Za. Sorban darimu, kok, wangi banget?


Astaga! dia mulai menyadarinya


@ZaKhanza


Masa, Ky?


@Riskyy


Iya, loh. Buku harianku juga wangi. Meski bau parfum perempuan, tapi aku suka


Aku menggigit bibir, ternyata dia benar-benar menyadarinya


@ZaKhanza


Iya, sih. Sebenarnya emang aku kasih parfum, biar berkesan gitu


@Riskyy


Awet banget, ya, baunya, padahal udah sebulan lebih. Kamu siram, ya?


@ZaKhanza


Ya, nggak, lah. Aku semprot-semprot aja emang udah kerasa bau parfumnya


@Riskyy


Ini aku lagi nyiumin sorbannya, suka banget, sih


Aku benar-benar malu, pipiku menghangat dan tak berhenti tersenyum. Ya Tuhan, Risky benar-benar ahli mengaduk-aduk perasaanku


@ZaKhanza


Ih, kok, gitu sih, Ky. Aku malu banget, tau!


@Riskyy


Ngapain kamu malu, Za? Aku milikmu saat ini


Iya, Aku selalu berharap begitu. Menjadikanmu hanya milikku dan tak ada yang mengganggu. Ah ... Aku benar-benar bahagia sekarang.


________________________________


Selepas melaksanakan sahur dan Sholat Shubuh, mataku sudah tidak dapat berkompromi. Terasa berat dan ingin menutup saja. Niat hati ingin sekali menikmati udara pagi sambil menanti terbit matahari, namun daya gravitasi di tempat tidurku jauh lebih kuat, akhirnya aku kalah, aku lebih memilih meringkuk dalam hangatnya selimut.


Saat mata sudah mulai terlelap, tiba-tiba Aku terkejut dengan suara ponselku. Ah ... Aku lupa mematikan data seluler. Kulihat, siapa yang menghubungiku. Nama akunnya @IlhamSaja, ini Ilham? tumben dia mengirimiku chat? padahal selama ini, kami tidak pernah chattingan, hanya berkomunikasi saat olimpiade waktu itu


@IlhamSaja


Za, kalau kamu memang serius dengan Risky, ingatlah pesanku


Pesan? pesan apa? Ilham sama sekali tidak berpesan apa-apa. Tunggu! Ilham masih mengetik, dan tiba-tiba, ting! kubuka pesannya dan kubaca. Kemudian, mataku terbelalak, Ya Tuhan? benarkah ini? Aku membacanya berkali-kali untuk memahami isi pesan Ilham, dan isinya pun tetap sama.


@IlhamSaja


Za, sebenarnya ...


________________________________


tbc.


*Jangan lupa vote dan komentarnya ya


Dukung author dengan bintang-bintang yang kalian miliki


Salam,


Khanza di dunia nyata

__ADS_1


__ADS_2