JODOHKU PLAYBOY

JODOHKU PLAYBOY
PART 21


__ADS_3

Aku klik akun yang bernama @RisRisa itu, akun yang ditandai Risky dalam postingannya. Aku melihatnya dengan seksama, mulai dari postingan terkini, komentar-komentarnya juga. Jiwa stalkerku pun mulai menggebu-gebu.


Kuperhatikan setiap komentar dalam postingan Risa ini, selalu terselip komentar Risky. Jam pengiriman komentar pun, baru-baru ini. Jadi, mulai kapan mereka saling kenal? siapa Risa ini? Aku simpan postingan Risky tadi, akan kutanyakan pada Risky di waktu yang tepat.


Aku mengehela nafas panjang, aku memaklumi, mungkin Risky masih belum 'sembuh' total dari sifat playboynya, tapi setidakya jika dia sudah memiliki tambatan hati, harusnya bisa menjaga. Lagi-lagi aku menerima kenyataan pahit, dikala kebahagiaan mulai menyapa.


Ada segurat rasa cemburu? tentu saja. Rasanya menyesakkan, dan sakit memang. Apalagi, Risa ini terlihat lebih hits ketimbang aku yang biasa-biasa saja. Aku jadi pesimis, dengan apa yang dikatakan Ilham, haruskah aku bertanya pada Risky? tidak, tidak. Tahan, semua ada masanya.


*****


"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha ilallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahilhamdu,"


Alhamdulillah, suara takbir sudah menggema di seantero dunia, hari ini adalah malam 1 Syawal. Malam kemenangan yang di nanti semua muslim, setelah satu bulan penuh berperang melawan hawa nafsu. Malam yang insyaAllah penuh kebahagiaan, dimana semua muslim tak ragu menampakkan senyuman.


Aku dan ibu tengah sibuk menata kue-kue dalam toples yang akan disajikan pada para tamu yang berkunjung. Mulai dari kue-kue kering yang manis dan asin, kue-kue semi basah seperti dodol dan tape ketan. Juga tak lupa beberapa minuman kemasan yang disukai anak-anak.


Aku sudah sibuk mulai ba'da dhuhur, membantu ibu memasak opor ayam, ayam goreng, oseng jeroan, ketupat dan juga lontong. Juga sibuk menata dan membersihkan rumah, karena itu, aku tak sempat berbalas kabar dengan siapapun termasuk Risky. Ku pikir dia akan sibuk juga, tak apalah.


Hari ini juga hari ulang tahun Risky, aku sengaja akan mengucapkannya pada malam takbiran, agar lebih berkesan. Meski jadi yang terakhir mengucapkan, tak apalah, semoga dengan ini juga, aku menjadi yang terakhir untuknya, berharap boleh, kan?


Setelah sekian lama berkutat dengan berbagai persiapan idul fitri, ingin rasanya aku merebah kan tubuhku meski hanya sebentar saja. Aku menuju kamar untuk mengambil ponsel, dan memilih tiduran di sofa. Aku membuka ponsel dan menyalakan data seluler, tak lama, ramai bunyi notifikasi yang masuk, dan tiba-tiba ada spam foto yang dikirim oleh Risky


Aku mengernyitkan dahi, dia mengirimiku foto apa? akhirnya kubuka, begitu kulihat, tak terasa senyumku mengembang begitu saja dan pipiku menghangat. Terlihat Risky mengirimiku foto dirinya tengah mengenakan hadiah sorban dariku, dipadukan dengan baju koko berwarna biru langit dan sarung hitam.


Aku amat bahagia, bahkan air mataku hampir saja meleleh, namun harus segera kutahan takut ibu mencurigaiku. Risky mengirimi sepuluh fotonya dengan ekspresi dan gaya yag berbeda-beda. Ah, tampan sekali dia. Wajahnya masih terlihat basah karena basuhan air wudu. Senyumnya sangat lebar hingga menampakkan lesung pipit favoritku.


@ZaKhanza


Huaaaa! apa ini? kamu spam aku!!


Aku terlalu bingung harus membalas bagaimana, sungguh jemariku sudah bergetar tak karuan melihat pemandangan yang masih terpampang jelas di ponselku


@Riskyy


Ini yang kamu minta, kan, Za? aku kasih yang banyak


@ZaKhanza


Banyak bangettt! Makasih Riskyku


Aku tetap tak berhenti tersenyum dan masih asyik memandang foto-foto itu. Arrghhh! aku sungguh suka


@Riskyy


Beneran suka banget?


@ZaKhanza


Iya, suka pake banget


Aku beranjak dari sofa dan berlari menuju kamar. Begitu memasuki kamar, aku langsung melompat ke tempat tidur dan berguling-guling disana. Ya Tuhan, Risky manis sekali


@Riskyy


Aku juga suka banget sama sorban ini, Za. Lembut seperti yang ngasih


Lagi-lagi pipiku menghangat dan sudah dapat dipastikan warnanya bersemu merah. Duh, Risky, kamu pintar sekali mengaduk-aduk hatiku


@ZaKhanza


Lebay kamu, ah. Aku seneng kalau kamu ikut seneng, Ky


@Riskyy


Kamu pasti sekarang lagi senyum-senyum, ya? coba foto dong, aku pengen liat


Mataku terbelalak, belum pernah aku berkirim foto dengan Risky secara langsung seperti ini. Apalagi saat ini penampilanku sedang berantakan.


@ZaKhanza


Aku lagi berantakan, Ky, habis bantu-bantu ibu


@Riskyy


Udah, nggak papa. Aku cuma pengen liat senyummu aja, cepat gih!


Aku sudah tak tahan, ingin rasanya aku melompat keluar dan menari-nari di jalan. Sungguh, Risky telah mengaduk-aduk hatiku. Buru-buru kukenakan jilbabku, dan mengambil foto sebaik mungkin.


"Duh, kok jelek banget, ya?"


Hapus, foto lagi


"Duh, mataku kok miring sebelah,"


Hapus, foto lagi


"Yaelah, mataku belekan lagi,"


Hapus, foto lagi


Dan akhirnya foto terakhir menjadi foto terbaikku dan segera ku kirim pada Risky. Tak lama


@Riskyy


Nah, gini dong, udah kayak saling senyum-senyuman, ya


@ZaKhanza


Duh, aku malu, Ky


@Riskyy


Udahlah, nggak usah malu. Aku suka kamu apa adanya

__ADS_1


Lagi-lagi Aku tersenyum, hingga pipiku terasa amat sakit


@ZaKhanza


Ky, selamat ulang tahun, ya? semoga di usiamu saat ini, apa yang kamu inginkan segera menjadi kenyataan, menjadi semakin dewasa, menjadi kebanggaan orang tua, maaf aku emang sengaja mengucapkan selamat paling akhir, aku berharap menjadi akhir bagimu


Aku menutup wajahku, sudah tak karuan rasanya hingga ingin ku benar-benar melompat. Pertama kali dalam hidupku, mengirimi pesan seperti itu pada seorang lelaki. Aku tak sanggup menanti jawabannya, jantungku berdetak amat kencang, hingga, ting!


@Riskyy


Wah, terima kasih banyak, Khanzakuuu! Aamiin, ya, semoga doamu diijabah oleh Allah. Kamu sudah memperhatikanku sejauh ini, bersabar dengan segala sikapku, menjadi salah satu alasanku untuk berubah. Maka, akan selalu kupanjatkan pada Allah agar kamu jadi yang terakhir untukku


Aku terbelalak, air mataku akhirnya luruh juga, inilah air mata kebahagiaan yang selalu kunantikan. Berharap cintaku akhirnya berbalas, dan kini terbukti. Buah dari kesabaran dan ketelatenanku menghadapi Risky, membuatnya luluh padaku.


Cukup lama aku mendiamkan chat dari Risky, karena aku masih sibuk mengontrol emosi bahagia ini. Air mataku tetap tak mau berhenti, meski sudah berulang kali kuhapus. Oh Risky, Aku bahagia bisa memilikimu.


@ZaKhanza


Ky, kamu tahu? aku amat bahagia mendengar jawabanmu. Aku berharap itu bukan bualan saja


@Riskyy


Tidak, Khanza. Aku sudah berubah karenamu, aku akan tetap jadi milikmu


@ZaKhanza


Ky, aku nangis


Jujur, memang air mataku tak kunjung reda, bahkan semakin deras.


@Riskyy


Loh, kok, nangis? kenapa


@ZaKhanza


Aku terlalu bahagiaaaa


@Riskyy


Ya ampun, Khanza. Duh, kamu jangan nangis, iya, aku disini, kok, kamu ini memang terlalu baik, ya. Aku nggak boleh nyakitin kamu


Aku tersenyum lagi untuk kesekian kalinya, Risky kini benar-benar jadi milikku. YaTuhan, aku bahagia sekali.


@ZaKhanza


Ky, makasih, ya, kamu udah buat aku bahagia


@Riskyy


Za, sudah tugasku untuk membuatmu bahagia, kamu jangan nangis lagi, ya?


@ZaKhanza


He'em


@Riskyy


Kamu suka foto yang mana, Za?


Chat Risky tiba-tiba masuk ponselku, aku mengernyitkan dahi. Kemudin melihat foto-fotoya tadi, dan akhirnya pilihanku jatuh ada satu foto, kukirim foto itu padanya


@ZaKhanza


Yang ini, Ky


@Riskyy


Kenapa kamu suka foto itu?


Foto yang kupilih adalah foto selfi dirinya dengan gaya mencium sorban dan sorot mata yang foku pada kamera. Terlihat misterius, tapi tak mengurangi rasa manis pada sorot matanya. Aku suka, amat suka pada sorot mata itu.


@ZaKhanza


Aku suka karena kamu terlihat misterius, tapi matamu seperti sedang fokus memandangku. Dan lagi ... kamu mencium sorbannya, hehehe


@Riskyy


Iya, loh. Emang sorbannya masih wangi, makanya Aku cium-cium, kok bisa, sih, Za?


Aku mengernyitkan dahi, kok bisa?


@ZaKhanza


Serius masih wangi?


@Riskyy


Iya, aku nggak bohong


Aku tertawa, entah ini apa artinya, tapi yang jelas, ini seperti sebuah ikatan


@ZaKhanza


Jangan diciumi terus, deh. Nanti hilang baunya, hahaha


@Riskyy


Kok gitu sih, Za?


Akhirnya, malam itu aku terus berbalas pesan dengan Risky, menghabiskan malam penuh canda dan tawa.  Aku bahagia, benar-benar amat bahagia


______________________________

__ADS_1


Idul Fitri telah tiba, mulai sebelum shubuh, takbir terus berkumandang dimana-mana. Suasana di pagi hari, amat cerah namun begitu sejuk. Banyak masyarakat yang mulai berdatangan menuju masjid untuk melaksanakan sholat.


Karena rumahku terletak di dataran tinggi, sudah pasti embun turut menghiasi sepanjang jalan. Saat berbicara pun, nafas bisa mengeluarkan asap. Benar-benar suasana yang menyenangkan. Aku dan keluargaku juga warga desa, berjalan beriringan, tak lupa, lisan kami tak henti-hentinya melafalkan takbir.


Sesampainya di masjid, kita memenuhi shaf paling depan terlebih dahulu, kemudian disusul kebelakang. Diantara kami ada yang langsung duduk untuk mengikuti pembacaan takbir, ada yang masih melaksakan sholat tahiyyatul masjid. Suasana benar-benar khidmat dan damai.


Idul fitri kali ini, benar-benar berbeda untukku. Seperti yang kukatakan sebelumnya, kehadiran Risky membuatku kembali hidup. Andaikan saat ini kita bisa bertemu dan bersilaturahmi, tentu akan sangat membahagiakan. Tap, semua itu masih menjadi doa untukku. Semoga, aku dan Risky sampai pada tahap itu.


_________________________________


Malam ini, aku masuk kamar lebih awal. Setelah sepanjang hari berkeliling kerumah sanak saudara bersama keluarga, badanku terasa lelah sekali. Aku memutuskan untuk tidur dan bermimpi indah.


Sudah beberapa hari ini, aku memang tak begitu intens berkomunikasi dengan Risky. Aku memaklumi, selama idul fitri ini, banyak sekali kesibukan dengan keluarga, maka aku tak pernah menuntut Risky agar selalu berkabar denganku.


Saat mataku mulai terpejam, tiba-tiba ponselku berbunyi


"Duh, aku lupa matikan data seluler," keluhku


Aku berniat mematikan data saja tanpa membaca chat, tapi begitu kulihat siapa pengirimnya, niatku kuurungkan


@Riskyy


Za, kamu udah tidur?


Tiba-tiba mataku mendadak terbuka lebar, rasa kantuk yang sedari tadi bergelayut, terbang begitu saja. Buru-buru kubalas agar Risky tak menunggu terlalu lama


@ZaKhanza


Belum, kok, Ky. Kamu apa kabar?


Cukup lega akhirnya Risky menghubungiku. Jujur, aku amat merindukannya


@Riskyy


Alhamdulillah, baik. Khanzaku bagaimana?


@ZaKhanza


Aku baik jugaaa


@Riskyy


Kamu pasti kangen sama aku, ya?


Aku mengernyitkan dahi, dan tersenyum begitu saja


@ZaKhanza


Sok tahu, deh


Aku terkekeh, mana mungkin aku langsung jujur jika aku rindu. Aku amat malu.


@Riskyy


Yeee .... mengelak, nih. Malu, ya?


@ZaKhanza


Risky, apaan, sih! udah deh


Pipiku sudah seperti kepiting rebus saja, hangat dan memerah mungkin? aku benar-benar malu jika Risky sudah bicara begitu


@Riskyy


Hahaha. Za, jujur nih, ya. Aku mau curhat sama kamu


@ZaKhanza


Curhat apa?


@Riskyy


Tapi kamu nggak boleh marah dulu, ya? janji harus mendengarkan penjelasanku


@ZaKhanza


Iya, aku janji


@Riskyy


Beneran janji? aku mau solusi dari kamu


Aku mengernyitkan dahi, apa yang mau dibicarakan oleh Risky? sebera penting, hingga harus meminta solusi dariku?


@ZaKhanza


Iya, aku kasih, kok. Apa sih?


@Riskyy


Aku akan mengirimu sesuatu, setelah itu aku cerita


Jantungku berdetak lebih kencang, apa lagi yang akan ku ketahui setelah ini? aku mencoba mengatur nafas agar tidak terkejut, tiba-tiba bunyi notifikasi. Ku buka, dan mataku seketika terbelalak, amat terkejut dengan apa yang dikirim oleh Risky


"I-ini ... " lirihku tertahan


_________________________________


tbc.


*Jangan lupa vote dan komentarnya ya


Dukung author dengan bintang-bintang kalian

__ADS_1


Salam,


Khanza di bumi.


__ADS_2