JODOHKU PLAYBOY

JODOHKU PLAYBOY
PART 19


__ADS_3

Ilham, adalah teman dekat Risky. Beberapa kali  aku melihatnya tengah bersama Risky, tapi dari awal aku kenal Risky, tak pernah sekalipun dia berbicara padaku. Karena memang kami tidak saling kenal, dan ini? tiba-tiba dia mengirimiku pesan.


@ZaKhanza


Apa, Ham? kamu mau ngomong apa?


Jantungku tiba-tiba berpacu dengan sangat cepat dan rasa kantuk yang sedari tadi mendera, hilanglah sudah.


@IlhamSaja


Kalau kamu memang benar-benar serius dengan Risky, kamu harus benar-benar menjaga hati dan meyakinkannya


Aku mengernyitkan dahi,  apa maksudnya? bukannya selama ini aku selalu menjaga hati untuk Risky?


@ZaKhanza


Apa maksudmu, Ham?


Ilham mengetik, cukup lama dia mengetik dan itu membuat jantungku semakin dag-dig-dug, tiba-tiba, ting!


@IlhamSaja


Risky sudah menceritakan segala hal tentang dirimu kepada orangtuanya, bahkan sudah menunjukkan fotomu juga. Dan bapaknya, sudah bersedia menerimamu. Bapaknya Risky berniat untuk memintamu pada orangtuamu, melamarmu untuk Risky. Kalau kamu tak percaya, tanyakan saja Risky. Sebenarnya Risky ingin menyampaikannya padamu, tapi dia malu. Takut jawabanmu mengecewakannya mungkin, jadi kuharap, kamu juga bisa serius menjalin hubungan dengannya


Mataku terbelalak, Ya Tuhan? benarkah ini? apakah aku tidak sedang salah baca? cukup lama aku memelototi isi pesan itu, berkali-kali juga menepuk-nepuk pipiku, takut ini hanya mimpi.


@ZaKhanza


Kamu serius, Ham? aku harus gimana, nih? aku bingung


Jujur, aku amat sangat bingung menanggapi hal ini. Jangankan berbicara soal lamaran, aku berpacaran saja harus sembunyi-sembunyi dari orang tuaku karena takut.


@IlhamSaja


Kamu harus menjaga hatimu untuk Risky, harus menjalani hubungan ini dengan serius. Bahkan, Risky juga sempat bingung, ketika kamu memutuskan untuk kuliah di luar kota setelah lulus nanti. Katanya, kamu nggak usah kuliah nggak papa, biarkan Risky yang bekerja, kamu cukup menemani ibunya di rumah. Kamu tahu, kan, kalau Risky anak tunggal?


Aku menghela nafas panjang, sangat bingung harus bagaimana. Aku tak ada pemikiran apapun tentang hal itu, untuk menuju hal yang serius seperti lamaran itu. Dan soal kuliah itu? itu adalah impianku, bagaimana?


@ZaKhanza


Kenapa dia melarangku kuliah di luar kota?


@IlhamSaja


Dia tidak melarangmu, dia hanya khawatir padamu. Tentu saja, dia tak mau kamu jauh darinya. Bahkan, bapaknya berkali-kali menanyakanmu pada Risky, kapan Risky akan membawamu kerumahnya? biar segera dilamar


Aku menggigit bibir, harus kujawab apa? aku amat senang dengan kabar yang Ilham bawa ini, tapi disisi lain, aku bingung harus menjawab apa? aku tak bisa memberi kepastian secepat ini.


@ZaKhanza


Sebenarnya aku teramat bingung harus menanggapi bagaimana, Ham. Jujur, ini pertama kalinya dalam hidupku, dihadapkan dengan hal seserius ini bahkan di usiaku yang ke 17 tahun? Dan soal kuliah, itu sudah keputusan ayahku, ayahku lah yang memegang kendali atas diriku. Aku sangat senang mendengar kabar darimu ini, tapi mohon maaf aku belum bisa memberi kepastian secepatnya. Orang tuaku saja tidak tahu, kalau aku sedang punya hubungan dengan seseorang


@IlhamSaja


Kamu tak perlu buru-buru, Za. Seperti yang kukatakan tadi, kamu cukup jaga hatimu dan serius menjalani hubungan dengan Risky, kamu tahu apa yang dikatakan Risky ketika menceritakan hal ini padaku?


@ZaKhanza


Apa, Ham?


@IlhamSaja


Dia bilang, bahwa dia benar-benar beruntung menemukanmu. Dia bilang juga, kalau dia tak mau melepasmu, sayang, soalnya kamu orangnya nurut banget sama Risky. Belum pernah dia menemukan perempuan sepetimu. Karena itulah, sejak dia mengenalmu, dia sudah bertekad untuk berhenti mempermainkan perempuan dan fokus menjagamu


Air mataku berlinang, tak kusangka di balik semua ini, ada rasa manis yang menungguku. Rasa manis ketika aku menanggung resiko, menjalin hubungan dengan seorang playboy. Berkali-kali aku membaca chat tersebut, tak kuasa meluapkan rasa haru dan bahagia.


@ZaKhanza


Benarkah yang kamu bilang itu, Ham? kamu nggak sedang mengada-ngada, kan


@IlhamSaja


Buat apa aku mengada-ngada untuk hal seserius ini, Za? bahkan Risky pun berkali-kali bilang, mungkin inilah barokahnya dia menjadi ketua umum olimpiade, bisa bertemu dengan orang sepertimu. Orang yang sanggup merubahnya


Aku benar-benar tak kuasa menahan haru. Aku amat sanga bahagia, ingin rasanya aku melompat hingga mencapai bintang, tapi sayang, aku hanya sanggup berlinang air mata bahagia.


@ZaKhanza


Aku bingung, Ham, harus bagaimana, aku amat bahagia


@IlhamSaja


Kamu jangan bingung dan terburu-buru, Za. Kamu cukup jaga hati, biarkan urusan ini kembali pada Risky, bagaimana cara dia mengumpulkan niat dan tekad untuk serius melamarmu


Aku tersenyum, membenarkan apa yang Ilham sampaikan


@ZaKhanza


Makasih, ya, Ham. Kamu membuatku bahagia pagi ini


@IlhamSaja


Haha, sama-sama, Za. ini kulakukan karena aku amat peduli dengan kalian, aku tak mau jika kalian harus terpisah karena apapun


@ZaKhanza


Iya, Ham, makasih banget


@IlhamSaja


Kamu mau menanyakan hal ini sama Risky?


Aku menautkan alis, mencoba berpikir, apakah saran dari Ilham adalah keputusan yang tepat


@ZaKhanza

__ADS_1


Nggak, Ham. Biarkan ini mengalir begitu saja, aku akan menjaga hatiku untuk Risky, sembari menantikan keputusan Risky


@IlhamSaja


Okelah, tak apa. Ngomong-ngomong, aku kagum, loh, sama kalian


@ZaKhanza


Kagum kenapa?


@IlhamSaja


Kalian benar-benar kompak menjaga komitmen untuk tidak menyebarkan hubungan kalian, ya, meski teman-teman dekat Risky ada saja yang tahu termasuk aku, hehe. Tapi aku benar-benar salut, terutama juga sama kamu, Za. Kamu benar-benar bisa membuat Risky berpikir untuk mengakhiri masa pencariannya


@ZaKhanza


Kamu berlebihan, Ham. Padahal aku ya, nggak ngapa-ngapain, hahaha


@IlhamSaja


Hahah, Kamu ini, Za, udah, ya, itu saja yang mau aku bicarakan sama Kamu. Semoga kalian langgeng


@ZaKhanza


Makasih, Ham. Semoga doa yang baik juga berbalik padamu


Akhirnya kuletakkan ponselku. Aku menghela nafas panjang, Ya Tuhan, semua ini terlihat seperti mimpi saja. Tapi ini sungguh-sungguh kenyataan. Risky, lagi-lagi kamu memberi kejutan untukku.


________________________________


Sedari tadi aku sudah berbalas chatting dengan Risky, kita bercerita tentang banyak hal. Dan aku sudah banyak-sedikit-tahu segala hal tentangnya, keluarga dan teman-temannya.  aku juga sudah mulai merasa nyaman, meski terkadang diliputi rasa was-was, takut ada lagi yang mengusik kedamaian kami.


@Riskyy


Za, Kamu sudah banyak tahu tentangku, ya?


@ZaKhanza


Um ... Lumayan, sih, belum tahu semua


@IlhamSaja


Aku mau cerita, nih, bingung sebenarnya


@ZaKhanza


Cerita apa?


Jantungku kembali berdetak lebih cepat, apa yang akan dia ceritakan?


@Riskyy


Kamu komunikasi, nggak, sama Fania?


@ZaKhanza


@Riskyy


Dia nggak sering nanyain aku?


Aku menggigit bibir, mencoba menimbang-nimbang, haruskah aku katakan yang sesungguhnya?


@ZaKhanza


Kalau boleh jujur, sih, dia sering banget nanyain kamu


@Riskyy


Oh, iya? dia nanyain apa aja?


Aku mengernyitkan dahi, seantusias itu kah Risky jika menyangkut Fania?


@ZaKhanza


Yang paling sering, sih, nanyain kamu masih chattingan sama aku apa nggak


@Riskyy


Terus, kamu jawab apa?


@ZaKhanza


Ya aku jujur, masih tetap chattingan setiap hari pagi, siang, sore


A


ku mulai kesal dan tentu saja ada segurat rasa cemburu di dalam dada


@Riskyy


Dia menjawab apa?


@ZaKhanza


Kamu, kok, kepo banget, Ky?


@Riskyy


Udah, kamu jawab dulu, bentar lagi aku cerita


Aku memutar bola mata, tapi tentu saja aku tak sanggup menolak permintaan Risky


@ZaKhanza


Dia jawab, iya-iya aja, nggak lebih

__ADS_1


@Riskyy


Oh gitu


@ZaKhanza


Apa yang mau kamu ceritain?


Aku menghela nafas panjang, menguatkan hati jika harus menerima kenyataan pahit lagi setelah ini. Risky masih mengetik, kemudian, ting!


@Riskyy


Sebenarnya, Fania ini adalah incaranku setelah aku di tolak oleh Alfi. Aku mengincar dan mendekatinya. Tapi dia acuh padaku, kemudian aku nggak mau lanjutin


Aku menahan napas membacanya, Ya Tuhan, jadi begitu? kemudian masuk lagi chat dari Risky, ting!


@Riskyy


Aku mulai melihat kamu, Za, mulai belajar menghargai besarnya perasaanmu, dan akhirnya memilih bersamamu. Aku milih kamu juga karena kamu nggak manja kayak mereka


@ZaKhanza


Mereka siapa?


@Riskyy


Ya mereka pokoknya, jangan sebut nama, takut ghibah, wkwk


Aku tertawa, dia mencoba membesarkan hatiku dan tak menyakitiku, aku amat suka.


@ZaKhanza


Gitu aja ceritanya?


@Riskyy


Nggak, ada lagi. Terus, semenjak aku sama kamu, Fania datang lagi. Dan bukannya aku merasa ge-er atau apa, dia seperti berusaha mencari perhatianku. Sebenarnya, aku enggan menanggapi, tapi aku takut menyakiti hatinya


Aku menghela nafas panjang, menguatkan hati bahwa Risky tak sepenuhnya kembali ke jalan yang lurus


@ZaKhanza


Terus?


@Riskyy


Aku mau minta pendapatmu, sebagai perempuanku, apa yang harus aku lakukan? jujur, sebenarnya aku amat risih


Cukup lama aku berpikir. Sebenarnya bisa saja aku mengatakan untuk menjauhinya, tapi aku tak bisa seegois itu. Aku perempuan, aku tahu bagaimana rasanya tak dihiraukan. Lagipula, jika memang Risky benar-benar untukku, dia akan kembali padaku


@ZaKhanza


Aku melihat ini sebagai sudut pandang diriku, ya, Ky, bukan sebagai perempuanmu. Lebih baik, kamu tetap jalin komunikasi dengan dia, komunikasi biasa aja, selayaknya teman. Aku nggak akan pernah larang kamu berteman sama siapapun selama itu tidak mengganggu hubungan kita


Aku berpikir lagi, kemudian lanjut mengetik pesan


@ZaKhanza


Kamu harus tanggung jawab, intinya, kalau Kamu berani membaperi dia, kamu harus berani menanggung resiko. Tapi ingat, harus ada batasnya. Karena aku percaya, kalau memang kamu milikku, kamu akan kembali padaku


Cukup lega aku mengatakan hal itu, setidaknya, tak ada hal yang ditutup-tutupi diantara kita, kejujuran dan kepercayaan adalah intinya


@Riskyy


Kamu benar banget, Za, aku harus tanggung jawab, meski sebenarnya aku tak suka


@ZaKhanza


Kamu, kok, nggak suka, sih, aku suruh ngeladenin cewek secantik Fania?


@Riskyy


Kan, aku sudah ada kamu? ngapain melihat kanan kiri lagi?


Aku tersenyum lagi mendengarnya, terasa pipiku mulai menghangat dan pasti sudah terlihat merah seperti tomat.


@ZaKhanza


Beneran, ya, nggak liat macem-macem lagi?


@Riskyy


Beneran, Khanzaku


_______________________________


Pagi ini aku asyik berbalas komentar di aplikasi sosial media berwarna biru itu dengan teman-teman SMP ku, mereka amat merindukanku karena memang hanya aku yang belum bertemu mereka semenjak kelulusan SMP. Karena aku menetap di pesantren, wajar saja jika aku jarang keluar. Bahkan, selama liburan ini pun, Aku tidak kemana-mana.


Saat asyik menscroll beranda, tiba-tiba aku menemukan unggahan status milik Risky. Aku mengernyitkan dahi, ini status kapan? kulihat ternyata ini status kemarin malam, cukup terkejut aku melihat status itu, dan tentu saja menciptakan segurat cemburu di dada.


Terlihat pada status itu, sebuah hasil screenshoot nofitikasi boomlike dari seorang perempuan. Risky menuliskan caption pada foto tersebut "Jempolnya iseng, ya, Mbak?" .


Nafasku tertahan, kemudian kulihat dia juga menandai perempuan itu, siapa dia? akhirnya jiwa stalkingku menggebu-gebu meski harus diliputi hati yang amat pilu


_________________________________


tbc.


*Jangan lupa vote dan komentarnya ya


Dukung author dengan bintang-bintang kalian


Salam,


Khanza di dunia nyata.

__ADS_1


__ADS_2