Kamu Adalah Kenangan

Kamu Adalah Kenangan
Bagian 19 : Menolak Perayaan


__ADS_3

Kelas......


Hari ini kosong tidak ada guru karena habis pembagian nilai. Untuk pembagian raport minggu depan. Aku melihat andin yang sedang membaca buku novel. Aku ingin tanyakan kepadanya apakah dia mau ikut nanti malam. Aku berharap dia mau.


"Din,,," aku memanggil


dia melihatku saat aku memanggilnya.


"Sama-sama" jawab andin.


Aku belum mengatakan apa-apa dia sudah menjawab sama-sama. Benar-benar perempuan aneh.


"Gue belum bilang apa-apa udah bilang sama-sama aja"


"Iya aku tau, kamu mau bilang makasi kan?" tanya andin dengan percaya dirinya.


"Iya si, tapi ada hal lain yang mau gue omongin" aku benar-benar takut mengatakan ini, kenapa hatiku dag dig ya saat di dekatnya


"Apa?" tanya andin


"Tapi gue ngomongnya bingung mau mulai dari mana. Takut nanti lo ga mau lagi"


"Mau ngomong apa si?"


"Jadi, anuh ituuuu"

__ADS_1


"Anuh itu apa? langsung aja ngomong jangan basa basi!"


"Iyaiyaiya gue mau ngajak lo kerumah gw"


dengan wajah terkejut andin menjawab.


"Hah?"


"Ih jangan salah paham dulu, sebagai tanda terima kasih ke lo. Makanya gue ngajak lo buat perayaan karena naiknya peringkat gue" jawab ku mencoba untuk menjelaskan agar andin tidak mengira yang tidak-tidak.


Andin terdiam dia mencoba berpikir.


"Siapa aja yang dateng ke perayaan kamu?" dia bertanya kepada ku.


"Ya biasa lah teman-teman gue. rama, randy, reno, sama rizky. Tapi kalo lo mau ngajak salsa juga gapapa. Biar ada cewenya gitu" aku mencoba menjelaskan.


Aku benar-benar kecewa saat Andin mengatakan itu.


"Loh ko gitu?" tanya ku yang tidak bisa menerima perkataannya.


"Aku mau pergi sama bunda"


"ya oke deh kalo gitu"


Aku tidak bisa memaksakan Andin untuk datang ke perayaan ku. Apalagi dia akan pergi bersama bundanya. Pasti dosa menolak perintah orang tua.

__ADS_1


Aku mencoba memahami dia. Ya walaupun aku merasa kecewa si. Dan Sudah ku tebak pasti seperti ini. Hmmmm memang susah dekat dengan perempuan seperti andin tuh.


Tiba-tiba rama memanggilku.


"Reyyyyyyy" panggil rama.


"Iya kenapa ma?" ku jawab.


"Sini!" ajak Rama kepada ku


Aku menghampiri rama ke belakang


"Gimana? Mau ga dia?"


aku menghela nafas dan memberitahu rama


"Hmmm engga"


"Sudah gue tebak. Udah lah kita-kita aja"


"Oke deh"


Hmmm ko Andin menolak ajakan Rey ya? Menurut kalian kenapa Andin menolak ajakan Rey? Dari pada penasaran yuk lanjut part berikutnya. Selama membaca readersku tercintaaaaaa....... Enjoyyyy....


__ADS_1


#jadisaksiperjalanankisahreyandin


__ADS_2