
Kantin..........
Andin dan salsa pergi ke kantin untuk membeli makanan. Saat sedang makan aku, rama, randy, reno, dan rizky melewati mereka berdua. Andin menatapku dengan sinis. Banyak siswa perempuan yang terpana melihat kami.
"Eh liat deh, dia ganteng-ganteng ya. apalagi rey ketua club bola sekolah kita ganteng banget!!" saut salah satu siswa dengan tatapan terpana seperti melihat malaikat.
"Iya ganteng banget di tambah kalau dia lagi di lapangan. Gemes deh kepingin aku bersihin tuh keringatnya"
mendengar itu membuat andin jijik, hanya dia saja yang tidak suka denganku. Andin dan salsa pun cerita mengenai aku.
"Gimana din kamu ngadepin cowo kaya rey?" Salsa bertanya pada Andin.
"Aku pusing ngadepin cowo kaya dia sal, pemalas, so kegantengan, aku heran dia maunya apa si!" Jawab Andin dengan sebal.
saat andin sedang bercakap dengan salsa. Aku mulai dengan tingkah kejahilanku mencoba untuk menjahili siswa yang ada di kantin. Dan menyapa siswa culun yang sedang membawa buku saat ke kantin.
"Hey bro muka kaku banget, lo ke kantin aja bawa buku. Emang tuh buku hilang apa kalau ga di bawa hahaha"
aku dan teman-temanku tertawa saat menjahili siswa disini. Tiba-tiba bahuku di pukul dengan buku oleh seorang perempuan ternyata itu adalah andin.
"heh kamu kenapa jahil banget si!!" ucap Andin
"Aduh lo lagi lo lagi kenapa si!!!"
"Nih baca buku, pelajarin rumus di dalamnya. Bentar lagi ujian matematika!"
__ADS_1
Setelah mengatakan itu ia pergi. Dan berikan buku itu kepadaku.
@
Rumah Rey......
Aku membuka handphone dan melihat grup kelas, ku lihat tertera nomor andin. Profil fotonya yang menggemaskan saat memegang kucingnya. Saat itu juga aku menelpon dia aku benar-benar penasaran dengan perempuan sepolos dia.
"Hallo ini siapa?"
"Ini gue"
"Yayaya tersera lo deh, ini gue udah ngerjain beberapa soal, tapi ada bagian yang gue ga paham"
"yang mana yang belum paham?"
suara kelembutannya membuat aku tidak mau menutup telponnya. Kami pun telponan sampai larut malam membicarakan soal matematika.
@
__ADS_1
Waktu ujian matematika pun di mulai guru memberikan soal kepada kami, aku mulai mengerjakan.
Pelajaran IPS.......
Setalah selesai ujian matematika. Pelajaran berikutnya pun datang. Pelajaran ini sangat menakutkan bagi siswa dan siswi karena gurunya terkenal menyeramkan.
Membuat siswa dan siswi hormat dan tunduk dengannya. Hanya aku yang berani dengan dia. Aku sudah sering mencari masalah dengan guru ini wajar aku tidak takut dan terbiasa.
"Baik anak-anak sebelum tugas yang bapak berikan dikumpulkan, siapa yang tidak mengerjakan maju kedepan sebelum bapak periksa!"
dengan melihat cermin di depanku, ku lihat andin sedang panik mencari tugasnya. Padahal ini yang aku tunggu-tunggu membuat siswa terpintar menjadi masalah. Tetapi dengan wajah pucatnya aku tidak tega melakukan itu.
"Siapa yang tidak mengerjakan maju kedepan sekarang!!!"
saat andin mau berdiri dari kursinya, aku langsung memberikan tugasku dengan dia melalui bawah meja. Dan saat itu juga aku berdiri.
Guruku melihatku dengan tatapan menyeramkan.
"kamu lagi rey, kamu tidak kapok, dari kelas 1 cari masalah terus, turun ke bawah lari lapangan sepuluh kali sekarang juga!!!"
"iya pak" jawab ku dengan parah.
Wah ko Rey bisa ngelakuin itu demi andin, apakah Rey suka dengan Andin sampai-sampai harus melakukan itu hmmm dari pada penasaran yuk lanjut part berikutnya enjoyyyyyy..........
__ADS_1
#jadisaksiperjalanankisahreyandin