Kamu Adalah Kenangan

Kamu Adalah Kenangan
Bagian 24 : Class Meeting


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana aku selesai ujian untuk semester ganjil ya mungkin karna andin, nilai ku lebih baik dari sebelumnya. entah kenapa aku jadi ingin selalu di dekatnya. merasa nyaman, ia pengertian dalam menanggapi ku. di tambah wajah tirus serta kulit putihnya membuat ku gemas dan tenang melihatnya.


Ingin rasanya setiap hari aku memandangnya. wajah lugu yang di tampakkan, suara lembut, rambut hitam yang terurai, ukuran badan yang lebih rendah dari padaku membuat aku ingin memeluknya.


Serta kelakuannya yang membuatku tidak ingin jauh dari dia. Mungkin inikah yang di sebut cinta? tapi aku ingat perkataan ku kepada teman-temanku kalau aku tidak akan pernah mencintainya, dan memacarinya.


Ini hanyalah strategi untuk mendekatkan dia. dan untuk mendapatkan tiket nonton bola. ya tapi aku sedikit sebal si karena kemarin dia seperti itu. tapi kalau aku menjauh seperti ini tidak nyaman membuatku.


Akan ku coba mengerti dia. dan mencoba untuk memberi pengertian kepada dia agar perlahan-lahan dia dapat menerima.


Dari luar pintu datanglah pengurus osis. Memberitahukan informasi mengenai lomba antar kelas untuk mengakhiri semester ini. bisa juga di sebut class meeting.


"Teman-teman kami dari pengurus osis akan menyampaikan beberapa hal bahwa akan di adakan lomba futsal antar kelas."


Mendengar hal itu aku dan teman-temanku sangat bahagia. menurutku ini sebagai kesempatan untuk memperlihatkan kelebihan ku kepada andin. beberapa teman kelasku menyahuti.


"Wah pas sekali untung kelas kita banyak jagoan-jagoan. pasti kelas kita akan menang!!" saut salah satu siswa.

__ADS_1


Ini saatnya aku perlihatkan kelebihan ku pada andin, aku ingin dia menilai bahwa aku laki-laki yang bisa di andalkan dan di banggakan.


dengan percaya dirinya aku menjawab.


"Oke, catet nama gue dan tim gue!" ungkap ku.


Pengurus osis pun mengiyakan perkataan aku.


Setelah pengurus osis pergi dari kelasku. aku mencoba untuk berbicara dengan andin. ya walaupun aku sedikit sebal si.


"Din gue akan perlihatkan kelebihan gue depan lo!"


"Kebiasaan nih nanti beneran ga denger tuh kuping"


"Hmm iya"


dengan wajah kalem itu dia melihatku. tenang sekali melihat wajahnya. lembut seakan seperti kain sutra hehehehe.

__ADS_1


"Jadi besok tanding futsal lo harus lihat gue ya."


"Ga!"


"Dih ko engga?"


"Ya aku engga mau! mending aku di kelas."


Aku tidak paham kenapa dia menolak ku seperti itu. baru kali ini ada perempuan yang menolak tawaran ku.


Setiap perempuan pasti ingin sekali melihatku di lapangan. benar-benar aneh. apa aku sangat menyebalkan dan seburuk itu dimata andin? ini membuatku makin penasaran dengannya.


"eghhhhh bener-bener deh lo susah banget!" jawab ku dengan wajah sebal.


Dan ternyata Rey tetap mengejar Andin ya,,,, eits apakah dia ngejar cuma buat taruhan itu???? Dari pada penasaran yuk lanjut part berikutnya.....


Selamat membaca readersku tercintaaaaaa enjoyyyyyyyyyyy.........

__ADS_1



#jadisaksiperjalanankisahreyandin


__ADS_2