Karena Jodoh Dari Lahir

Karena Jodoh Dari Lahir
Selena datang


__ADS_3

Setelah beberapa hari Angel tidak keluar dari kamar nya. Makan pun di antar sama bik Niah, dan hanya bik Niah yang bisa masuk kedalam kamar nya.


Tapi hari ini, Angel keluar dari kamar. Mungkin ia juga merasa bosan hanya berada di kamar nya saja. Maka nya sekarang memutus kan untuk keluar kamar.


Saat melihat Angel keluar dari kamar, Gilang berusaha menghampiri istri nya. Walah pun Gilang sudah tahu apa hasil nya, ia tetap berusaha mendekati gadis yang bergelar sebagai istri nya.


"Ngel, aku minta maaf. Bisa kah kamu bersikap seperti biasa nya pada ku. Bisa kah kamu bersikap sebagai teman ku." kata Gilang.


Angel tidak menjawab apa yang Gilang kata kan. Hanya mata nya saja menatap tajam kepada Gilang.


"Tidak, aku tidak bisa menjadi teman mu." kata Angel dengan nada tinggi.


"Aku minta maaf Angel, apa pun yang kamu ingin kan akana aku turut kan. Asal kamu bisa memaaf kan aku." kata Gilang.


"Kembali kan harga diri ku di depan teman-teman ku. Dan jadi kan aku seperti semula, apa kamu bisa melaku kan hal itu." kata Angel.


Gilang terlihat bingung mau memjawab apa, karna permintaan Angel itu adalah permintaan yang mustahil bagi Gilang. Jika menggembali kan harga diri nya Angel, mungkin itu masih bisa di lakukan oleh Gilang. Tapi bagai mana dengan permintaan yang kedua. Permintaan yang mustahil untuk Gilang laku kan.


"Tidak bisa bukan, kamu tidak bisa melaku kan apa yang aku minta. Jadi jangan dekat-dekat sama aku." kata Angel.


"Angel, untuk yang pertama aku akan lakukan. Tapi untuk yang kedua, bagai mana aku bisa melaku kan nya. Itu hal yang mustahil bagi ku, aku tidak bisa melaku kan itu." kata Gilang.


"Sudah lah Gilang, aku tidak ingin kamu melaku kan apa pun untuk ku. Karna itu akan sia-sia saja." kata Gilang.


***


Walau bagai mana pun Angel menolak, Gilang tetap saja berusaha mendekat. Tapi, makin di dekat, Angel akan semakin jauh.


Sebulan sudah dari kejadian itu, tapi Angel tetap saja tidak berubah. Angel juga belum pernah masuk kuliah sejak kejadian itu.

__ADS_1


Saat mama dan papa nya tahu, ia bilang mau libur saja. Angel tidak mengata kan apa yang sebenar nya terjadi pada mama dan papa. Ia juga sering pergi kerumah keluarga nya sekarang.


Angel menunda kuliah nya, tanpa alasan yang jelas. Teman-teman nya juga merasa sangat bingung dan khawatir sama keadaan Angel sekarang.


Hanya saja, mereka tidak berani untuk datang kerumah. Apa lagi mereka tidak tahu, di mana alamat rumah Angel yang sekarang. Mau tanya sama Angel, Angel sama sekali tidak pernah membalas chat teman-teman nya. Alasan nya hanya satu, ia belum siap jika di tanya apa yang terjadi. Itu akan membuat hatu nya semakin sakit saja.


Mama dan papa nya tidak ingin banyak komentar, karna mereka tidak ingin menambah beban anak mereka lagi. Pernikahan itu saja sudah membuat anak mereka terbeban, mana mungkin mereka mahu menambah nya lagi.


****


Tadi siang, Angel juga kerumah mama nya bersama Agus. Iya akan keluar kemana ia mau, karna Gilang tidak membatasi Angel.


Saat ini, Gilang sedang duduk sendiri di ruang tamu. Gilang sendiri, di temani cemilan dan jus buah naga kesukaan nya.


Saat Gilang asik sengan santai nya, terdengar bunyi bel dari luar rumah. Bik Niah pun menghenti kan pekerjaan nya. Bik Niah ingin membuka kan pintu untuk tamu yanga ada di luar. Tapi sebelum itu, Gilang menghenti kan nya.


"Biar saya aja bik, bibik terus kan saja pekerjaan nya. Aku dengar Angel ingin makan sup tadi kan." kata Gilang sambil bangun dari duduk nya.


Gilang membuka pintu rumah, saat pintu terbuka, Gilang sangat kaget dengan siapa yang ada di depan nya.


"Sayang....." kata Selena sambil menghambur di pelukan Gilang.


Saat itu tepat sekali, Angel pulang dari rumah mama nya. Bahkan mobil nya sudah masuk di area rumah.


Gilang cepat-cepat melepas kan Selena yang memeluk nya. Karna ia melihat Angel sudah pulang.


Sedang kan Angel memegang dada nya. Masih sama, ada yang sakit disana. Tapi ia tidak mau mengakui ada nya rasa sakit di dada itu.


Aku harus turun dan bersikap biasa saja. Karna jika aku putar balik, maka Gilang akan bilang aku cemburu pada nya. Kata Angel dalam hati, sambil terus memegang dada nya.

__ADS_1


"Non gak papa non?" kata Agus.


"Eh, gak papa kok mas. Aku baik-baik saja, emang nya ada apa dengan ku." kata Angel berusaha seperti tidak terjadi apa pun di hati nya.


Sedang kan Selena sangat kaget dengan apa yang Gilang laku kan. Gilang sudah lama tidak bertemu dengan nya, ia baru bisa melacak dimana Gilang tinggal. Tapi saar ketemu, Gilang malah berlaku kasar pada Selena.


"Kamu kok kasar gitu sih sayang. Aku kan kagen sama kamu. Biar aja oma tahu kalau aku ada di sini. Aku gak penting lagi sama warisan mu itu." kata Selena.


"Selena, apa-apaan sih kamu." Gilang berusaha seperti tidak tahu.


Angel berjalan mendekati pintu rumah, Selena kaget sama orang yang baru datang itu. Ia merasa ada yang tidak beres sama Angel yang baru datang.


"Sayang, siapa sih ini. Kok main mau masuk saja rumah kamu." kata Selena pada Gilang. Saat Angel mau masuk kedalam rumah.


"Eh, kamu kok main masuk aja kedalam. Gak di ajar sopan santun ya." kata Selena pada Angel.


"Aku rasa tidak perlu sopan santun untuk masuk kedalam rumah ku sendiri." kata Angel.


"Rumah kamu?"


"Jangan mimpi deh kamu, ini itu rumah nya Gilang, pacar aku. Enak aja kamu bilang ini rumah kamu." kata Selena.


"Lena diam, ini rumah Angel juga. Karna Angel adalah istri aku." kata Gilang.


Selena kaget dengan apa yang Gilang kata kan. Ia tak menyangka jika Gilang akan bicara seperti itu pada nya.


"Kamu bercanda kan sayang, mana mungkin gadis ini menjadi istri mu." kata Selena tak percaya.


"Iya, dia istri ku Lena. Istri sah aku, nama nya Angel." kata Gilang sambil memeluk Angel.

__ADS_1


"Lepas, aku jijik sama kamu. Urus urusan mu sama wanita ini, dan jangan bikin ribut di sini." kata Angel melepas kan tangan Gilang yang ada di bahu nya.


"Lang, jangan bohong sama aku. Aku tidak ingin warisan kamu kok." kata Selena.


__ADS_2