Karena Jodoh Dari Lahir

Karena Jodoh Dari Lahir
Acara teman.


__ADS_3

Mela dan Barong membatu Ratih berjalan, setelah keluar dari mobil Gilang. Ratih tidak tahu di mana kah ia berada, hanya saja ia tidak bisa menolak. Dengan mata yang masih tertutup, Ratih terus mengikuti arah langkah kaki kedua sabahat nya.


Saat langkah kaki kedua teman nya berhenti. Sontak, langkah kaki Ratih juga terhrnti. Mata nya di buka oleh teman nya, saat itu ia baru melihat sekeliling nya.


Ternyata dia berada di taman, dan yang paling bikin hati nya kaget adalah, di sana ada mas Agus supir nya Angel dengan setangkai bunga mawar merah. Mas Agus sedang berlutut, layak nya pangeran sedang melamar putri.


"Ratih, mau kah kamu menikah dengan aku." kata Agus dengan lancar.


"Ini gak main-main kan, kalian gak ngerjain aku kan." kata Ratih seakan tak percaya.


Ia beluk menjawab apa yang Agus kata kan, ia menatap satu persatu teman nya. Meminta penjelasan dari teman nya. Apa yang sedang terjadi ini mimpi atau bukan.


"Kamu gak mau terima lamaran mas Agus, Ratih." kata Angel.


"Kalian gak lagi bercanda kan, aku tidak yakin ini benar-benar nyata." kata Ratih.


"Apa kamu mau aku cubit, atau aku tonjok aja sekalian biar kamu gak bilang ini mimpi." kata Barong.


"Gila kamu Rong, aku gak butuh itu semua." kata Ratih.


"Aku ulang sekali lagi Ratih, apa kamu mau menikah dengan ku." kata Agus.


Ratih dengan air mata yang tidak bisa ia bendung, dengan cepat menjawab iya.


"Iya, aku mau. Kalau bukan mimpi, aku mau." kata Ratih dengan bahagia.


Saat kata-kata iya keluar dari mulut Ratih, ayah dan ibu Ratih pun keluar dari balik pohon yang ada di taman itu. Dengan membawa sebentun cincin yang di letak kan di dalam kotak kaca yang lumayan besar.


"Selamat ulang tahun sayang." kata ibu Ratih.

__ADS_1


"Ibu, ayah. Kalian kok ada di sini juga ternyata." kata Ratih sangat kaget.


Ratih adalah anak dari keluarga sederhana, dia tidak terlahir dari keluarga kaya raya. Ibu nya hanya ibu rumah tangga, sedang kan ayah nya ada karyawan biasa di sebuah kantor.


Tanpa sepengetahuan Ratih, Angel dan keluarga nya datang untuk melamar Ratih. Karna Ratih dan Agus ternyata saling mencintai.


Saat Angel kata kan ada orang yang mengangumi Agus, Agus terlihat biasa saja. Tapi, setelah tahu siapa orang yang. Agus sangat antusias dan malu-malu.


Karna Agus dan Angel memang sangat dekat. Akhir nya, Agus mengata kan bahwa ia juga suka sama Ratih. Karna Agus dan Ratih sama-sama sudah saling suka, Angel berniat untuk menyatu kan Ratih dan Agus.


Ternyata, Agus sangat setuju dengan rencana lamaran saja langsung. Akhir nya, orang tua Angel menjadi wakit dari Agus. Karna memang Agus tidak punya orang tua lagi. Ia adalah anak yatim piatu yang besar di sebuah panti asuhan.


Lia dan Arka ternyata tidak keberatan untuk melamar Ratih. Mereka juga turut bahagia karna, Agus ternyata bisa menemu kan cinta nya.


Setelah lamaran itu di sambut dengan baik oleh ayah dan ibu Ratih. Hari ini, pas di hari ulang tahun Ratih. Angel dan kawan-kawan membuat rencana kejutan seperti ini.


Dan untung nya, semua berjalan sesuai rencana. Pernikahan Rafi dan hari ulang tahun Ratih ternyata sama hari nya. Jadi nya, ini lebih memudah kan mereka untuk membuat kejutan buat Ratih.


Di hari itu dua orang sahabat mereka bersatu, yang satu menikah dan yang satu nya lagi bertunangan. Hal yang sangat membahagia kan.


****


Dua acara ternyata sangat melelah kan untuk ibu hamil muda itu. Tanpa bicara apa pun, Angel langsung masuk kamar.


"Gak ganti baju dulu baru tidur nya Ngel." kata Gilang saat melihat Angel sudah terbaring saja di atas kasur.


"Nanti aja lah Lang, capek banget nih." kata Angel dengan mata yang masih terpejam.


"Aku kan udah bilang sama kamu, gak usah sampai selesai kita ikut acara tungan nya Ratih. Lagian kan, kita juga udah tahu detail nya pertungan itu kan." kata Gilang.

__ADS_1


Tidak ada jawaban dari Angel lagi. Ternyata istri nya sudah lelap saat gilang bicara. Gilang tidak bisa berkata-kata lagi. Hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja.


"Dasar kamu Ngel, kalau udah capek aja gak bisa di ajak ngobrol sama sekali." kata Gilang.


Gilang juga merebah kan tubuh nya di samping Angel yang sudah terlelap. Karna, ia juga merasa lelah. Hampir, seharian mereka berada di luar rumah. Karna dua acara teman mereka yang di adakan sekaliagus.


Hasil nya, Gilang juga terlelap dengan sendiri nya di samping sang istri yang sudah jauh berjalan di alam mimpi. Padahal kan hari masih sore, mereka sudah pada tidur saja.


****


Tiga bulan kemudian.


Hari ini, Agus dan Ratih akan mengada kan acara pernikahan nya. Yah, walau pun acara nya tidak lah mewah dan besar. Tapi, suasana nya terlihat di penuhi dengan kebahagaiaan.


Acara nya hanya di hadiri oleh tetangga terdekat dan semua keluarga saja. Mereka memang tidak terlalu berlebihan mengada kan acara nya. Mengingat Agus hanya lah sebatang kara, jadi nya mereka tidak mau membuat Agus merasa sedih dengan acara yang terlalu berlebihan.


Kedua keluarga Angel dan Gilang adalah wakil dari keluarga Agus. Sedang kan ibu hamil yang sudah menghinjak usia kehamilan yang sudah enam bulan itu, juga tak kalah heboh nya.


Tanpa bisa di cegah oleh Gilang dan keluarga yang lain nya. Angel sibuk membantu acara itu dengan kempauan sebisa nya.


Ketika acara selesai, ia pun harus pergi kerumah sakit. Karna kecapean di akibat kan sibuk-sibuk di acara nikahan Ratih dan Agus.


Ia membuat semua nya cemas akan keadaan nya. Yang tiba-tiba saja merasa lemah dan hampir saja pingsan karna kecapean. Dengang cepat Gilang harus membawa Angel kerumah sakit.


***


Untung nya, tidak ada yang perlu di cemas kan dengan kondisi Angel yang tiba-tiba saja drop. Dokter kata kan, ia hanya kelelahan saja. Dan tidak ada efek dari kelelahan itu untuk anak dalam kandungan nya itu.


😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈

__ADS_1


Maaf ya teman-teman, jika cerita nya harus loncat-loncat. Dan bikin kalian tidak puas dengan episode kali ini.


Aku harap kalian tidak kecewa ya, dan selalu memberi aku semangat. 😍😍


__ADS_2