
Hari ini mereka sudah mulai masuk sekolah.
Setelah mereka sudah bersiap, mereka pun pergi menaiki mobil Keenan.
"Rumahnya sudah di kunci?" Tanya keenan ketika bella baru saja memasuki mobil.
"Udah" jawab bella yang sembari mengacungkan kunci rumah.
Mereka berdua kemudian jalan, hingga sesaat di perjalanan.
"Keenan.."
"Hmmm"
"Apa sekolah tau kalau kita sudah menikah?" tanya bella malu.
Bella sedikit cemas dari tadi dia memikirkan statusnya dengan Keenan yang saat ini sudah menikah dia takut kalau sekolah sampai tahu.
"Gak, kan kemarin juga liat hanya keluarga kita aja yang tau"
"Benar?" ucap bella sedikit ketakutan.
"Iyaa.. kenapa memangnya?" ucap keenan yang dijawab dengan gelengan kepala oleh bella.
Sebenarnya keenan juga tau bella akan berpikiran itu. Karena hal seperti ini gak lazim dialami oleh seorang pelajar seperti mereka yang masih SMA.
Keenan pun sama dia tak tenang memikirkan hal itu, sampai tak terasa mereka sudah sampai di sekolah.
Bella meminta turun di depan gerbang sekolah, karena takut dicurigai katanya kalau barengan sama keenan.
Setelah memarkirkan mobil, keenan segera beranjak menuju kelas.
Sampai di kelas,
"Wihh kemana aja nan baru masuk?" tanya salah satu teman keenan yang kebetulan sedang berada diluar kelas.
"Kemarin pulkan.." jawab keenan asal.
"Wihh enak yaa"
Keenan meninggalkan mereka, kemudian masuk ke dalam kelas untuk menemui sahabatnya.
Ketika sudah sampai di dalam kelas, semua orang memperhatikan keenan.
Keenan melihat bella yang sudah berada di dalam kelas dan di kerubungi kedua sahabatnya.
"Hoii sana lu berdua, yang punya tempat dateng nih" ucap keenan mengagetkan mereka.
"Ehh kamprett" kaget zakki.
"Ohh iyaa silahkan.." ucap jovi penuh arti.
"Bagus yaa, lu kemana aja hahh? Sok soan ngilang" celetuk zakki.
"Minggir dulu.." Keenan menarik zakki agar menyingkir.
Keenan pun duduk,
__ADS_1
Sesaat zakki bertanya soal keenan yang baru masuk lagi, tiba tiba guru sudah datang, dan zakki pun duduk di kursinya dengan jovi.
Pelajaran hari itu adalah matematika yang sangat keenan benci sedari dulu. Keenan malah mengalihkannya dengan menoleh ke kiri sembari menopang kepala dengan tangannya, "Dia fokus bener mendengar penjelasannya" batin keenan yang memandang bella.
Bella meliriknya sebentar lalu kembali melihat ke depan. Keenan tersenyum dalam hati melihat pipi bella yang memerah.
"Otak gue yang baru sadar sekarang apa mata gue yang gak sehat? Bella memang cantik dan manis, apalagi sekarang dengan rona merah dipipinya, rambutnya diikat lagi, gue suka" batin keenan yang memandang bella.
Kring.. kring.. kring..
Bell istirahat berbunyi,
Plak..
"Sakit bego.." keenan menoleh siapa yang menampar kepalanya, ternyata zakki.
"Ayo istirahat.." ajak zakki
"Iyaa iyaa, gak pake ngegeplak juga bego" ucap keenan.
"Karena lu pergi gak bilang² gak ngasih kabar ke kita, hari ini lu yang teraktir, yaa gak jov?" ucap zakki diangguki jovi.
Akhirnya mereka bertiga makan di tempat dimana mereka sering berkumpul, ngobrol seperti biasanya, membahas hal² yang tidak begitu penting, tetapi mereka tertawa bersama.
Selesai makan, keenan ditawari rokok oleh zakki dan tiba² dia teringat kejadian kemarin ketika bella membuang semua rokoknya dan ucapannya yang tidak suka dengan rokok, yang membuat keenan berpikir kembali untuk menerika tawaran rokok dari zakki.
"Nih.. kesukaan lu"
"Libur dulu gue.." ucap keenan datar.
"Yaelah lebay amat, udah nih ambil.." ucap zakki yang memberikan rokok pada keenan.
"Udahlah gausah mikir, nih ambil.." zakki melemparkan satu batang rokok kearah keenan.
Keenan pun mengambilnya, "Lahh sebatang mah gak akan ketahuan ini sama bella" batin keenan. Yang langsung menyalakan rokoknya.
Keenan duduk bersandar sambil bermain hp, tidak sengaja membuka instagram dan melihat akun bella. Keenan tersenyum lalu melihat kedua sahabatnya yang sedang bercanda. Begitu kegirangan.
Hingga dia jadi teringat masa² dulu, awal kenal dengan zakki dan jovi. Persahabatan mereka waktu itu cuman Keenan dan zakki saja, tak lama kemudian ada seorang lagi yang keenan kenal sebagai jovial.
Mereka bertiga memiliki hobi yang sama, yaitu bermain game. Rela mengumpulkan uang jajan untuk pergi bersama ke warnet.
Mereka selalu memainkan game yang sama dan bermain bersama, keenan mendapat arti sebuah kebahagiaan dan kesedihan dalam permainan bersama zakki dan jovi.
Tapi mulai sekarang, keenan memikirkan semuanya akan sulit karena posisi dan statusnya yang sudah tak lagi sama seperti dulu.
"Hehh, kalau ada masalah cerita ke kita.." ucap zakki membuat keenan menoleh.
Keenan malah melihat notif masuk chat di hp, dan langsung membukanya mengabaikan ucapan zakki.
BELLA# keenan.. nanti pulang sekolah sekalian belanja ya?
Keenan tidak langsung membalasnya, niatnya nanti dia ngomong langsung sama bella.
Kemudian keenan lanjut berpikir "Apa gue jujur aja ke mereka berdua? Ahh pusing!" batin keenan, dan keenan memutuskan tuk tidak menjawab pertanyaan sahabatnya.
Waktu pun berjalan cepat sampai bel pulang berbunyi.
__ADS_1
Bella keluar terlebih dahulu karena diajak vira.
"Oh yaa nanti sore kumpul yaa, tempat biasa" ajak zakki antusias.
Keenan menimang nimang jawabannya.
"Kayaknya gak bisa kalau nanti, gue ada acara dirumah, sorry yaa.."
Raut wajah zakki yang tadinya semangat langsung berubah.
"Malam?" lanjut zakki
"Kayaknya acaranya sampai malem ki" Keenan semoat menyesal karena berbohong. Tapi hanya itu cara terbaiknya.
Hening,
"Ohh yaudah deh kapan² aja nan, kalo gitu kita duluan yaa, ayo jov" zakki meninggalkan keenan diikuti jovi.
Keenan tahu persis zakki, dia kecewa sama keenan karena gak bisa ikut kumpul.
Keenan segera beranjak menuju tempat parkir, mengambil mobil lalu melaju keluar sekolah.
Bella sudah menunggu di dekat pintu gerbang, setelah sampai bella langsung naik.
"Gimana?" tanya bella.
"Iyaa ayoo" jawab keenan yang sudah tau pasti soal belanja.
Di perjalanan.
"Tadi istirahat kemana?" Tanya keenan karena tadi dia tidak melihat bella di kantin.
Bella menoleh, "Ke perpus sama vira".
"Ohh yaudah"
Perjalanan menuju supermarket lumayan begitu macet tapi akhirnya mereka sampai.
Soal berbelanja bella yang memimpin, keenan hanya mengikutinya dari belakang sambil membawa troli aneka belanjaan.
"Oke, ini yang terakhir" ucap bella mengambil beberapa barang.
"Bener?" tanya keenan diangguki bella.
"Ternyata belanja itu capek juga yak, hadeuh lega rasanya, akhirnya berakhir juga" batin keenan.
Deg.. deg.. deg..
Bella mengusap dahi keenan menggunakan tisu, begitu sangat perhatian.
"Keenan capek yaa.." tuturnya.
Keenan merebut tisu yang bella pegang "Anjirr lama² bisa meleleh hati gue padahal cuma hal spele kaya gini" batin keenan.
"Emmhh cuman gerah aja" ucap keenan menepis rasa gugupnya. Bella mengangguk, lalu mereka menuju kasir.
Secara tak sengaja kejadian bella mengusapkan tisu ke dahi keenan dilihat oleh seseorang yang saat itu tengah berbelanja dengan mamanya, yaitu...
__ADS_1
***aduh maaf ya guys baru update lagi, soalnya kemapain author terpapar covid jadi yaa males ngapa ngapain kalo lagi sakit tuh, tapi alhamdulillah sekarang sudah negatif kembali, masihhh mau lanjut kan ceritanyaaa hehe.
mulai besok, update tiap hari lagi yaa. stay tune di jam 10.00 pagi untuk episode baru***.