
Di kediaman greysha,
Sepulang dari sekolah greysha hendak langsung masuk kamar, namun dia kaget ternyata disana sudah ada seorang pria yang duduk di sofa menunggu.
"Hahhhh ngapain kamu disini? keluar!!!" ucap greysha seketika itu.
"Sebentar grey, udahlah akuu bisa jelasin semuanya.." balas pria itu memohon.
"Aku sudah gamau lagi ngeliat muka kamu yaa, sekarang juga pergii! atau aku lapor polisi!" bentak greysha.
Laki laki itu langsung mencengkram tangan grey yang hendak menelpon seseorang. "Grey tenang dulu beri kesempatan aku untuk bicara, plisss kali ini aja.."
...
"Aku mau bertanggung jawab atas semua yang udah pernah aku lakuin ke kamu.. maapin aku yang kemarin sempat menghindar.." memohon lelaki itu.
"Enak yaa kamu gas setelah apa yang kamu lakuin ke aku kamu pergi begitu aja, kamu gak tau apa aku nahan semua penderitaan itu sendirian.." tangis greysha.
"Dan sekarang disaat aku sudah mau melupakan semuanya tiba tiba kamu datang, jahat kamu gas!" lanjut grey pada bagas.
Bagas ternyata pacar greysha yang di jakarta, dia tiba tiba saja datang ke kediaman greysha yang sekarang.
"Iyaa maapin aku grey, kemarin aku belum siap menerima semua apa yang telah terjadi, tapi sekarang aku siap aku sudah memperhitungkan semuanya...." ucap bagas.
"Udah aku gugurin gass, aku gabisa aku gaakan bisa jadi seorang ibu di usiaku yang masih muda ini.. apa kata ayakhu nanti gas.." ucap greysha dalam tangisannya.
Bagas kaget setelah mendengar ucapan greysha tersebut yang membuat dirinya diam tanpa kata..
"Tega banget kamu, kamu jahat banget setan tau gak kamu itu!" ucap bagas tiba tiba menjadi marah.
"Aku gaakan setega itu kalo kamu ada disampingku!" teriak greysha.
"Setega itu kamu menggugurkan seorang anak yang gak bersalah grey, anj**g banget kamu!" umpat bagas yang langsung pergi keluar.
"Iyaaa aku emang anj**g aku emang babi aku emang bego! puas kamu!!" teriak grey, yang kini menangis sekencang kencangnya setelah kepergian bagas.
×××
Sesampainya dirumah keenan,
Keenan langsung mengganti baju nya bersamaan bella pun sama.
"Yaaang cafè kayaknya bulan depan udah jadi lohh" ucap keenan pada bella.
"Alhamdulillah, progresnya cepet banget ihh.." antusias bella mendengar ucapan keenan.
"Iyaaa yang kyknya ayah bayar lebih deh ke tukang nya jadi cepet.."
"Kalo gitu harus siap siap dong peralatan dan furniture lainnya harus segera di pesen"
"Iyaaa aku udah charter semuanya kok tinggal di pesen aja yaang, tapi aku mau konsultasi dulu ke ayah dehh"
"Iyaa harus ituu, ayahkan lebih berpengalaman juga"
"Iyaa kyknya besok sepulang ujian kita kerumah bunda yaa"
"Iyaaa iyaaa, aku jadi gak sabar pengen liat cafè nya jadi.."
"Aku juga samaa lohh.."
Tiba tiba di tengah obrolan mereka, hp keenan berbunyi.
#Keenan Halloo?
#Greysha Keenannn huhh huuuu huuu
#Keenan Lahhh kenapa greyyy?
#Greysha Tolonginnn akuu....
__ADS_1
#Keenan Kamu kenapa? kamu dimana sekarang?
#Greysha huuu huuu huuuu, dirumah..
#Keenan Yaudah tenang dulu yaa, coba share lokasi aku kesana sekarang.
Greysha pun menutup telpon nya dan kemudian mengirim lokasi pada hp keenan.
"Yang si grey tiba tiba nangis minta tolong" panik keenan
"Hahhh? kenapa diaa?" tanya bella.
"Gatauu dia nangis terus minta tolong, ini dia udah share lokasinya" ucap keenan masih panik.
"Gapapa aku kesana?" lanjut tanya keenan.
"Yaudahhh cepet buruan takutnya dia di rampok atau di culik.." ujar bella.
"Yaudah kamu tunggu disini yaa, nanti kalo ada apa apa aku telpon kamu" ucap keenan langsung siap siap pergi.
"Iyaaa, kamu kalo ada apa apa langsung telpon aku yahhh" ucap bella.
Keenan pun mencium bella dan langsung pergi menuju tempat greysha,
Setibanya disana, keenan langsung menelpon greysha.
#Keenan Greyy aku udah di depan inii
#Greysha Masuk ajaa nann tolong...
Keenan langsung menutup telponya dan segera masuk kedalam rumah greysha,
Keenan mencari cari dan memanggil manghil greysha namun tidak ada sahutan, dan seketika dia mendengar suara tangisan didalam sebuah kamar yang pintunya terbuka lebar.
Keenan langsung berlari kearah sana dan disana sudah ada greysha yang tertunduk sembari menangis sesegukan. tangannya memegang hanphone.
"Greyy kamu kenapa?" tanya keenan yang kini sudah disamping greysha.
Keenan yang panik karna grey memeluknya hanya bisa diam, seketika tangannya reflek mengusap punggung grey untuk menenangkan.
Setelah lama mereka berpelukan tibanya grey bersuara. "Keenannn aku jahat.." cuman kata itu yang disampaikan grey di pelukannya keenan.
"Jahat kenapa? ayoo cerita aku senantiasa dengerin kok, sekarang tenangin dulu aja.." ucap keenan.
Hingga pelukan mereka pun terlepas, dan mereka saling menatap satu sama lain.
"Kamu kenapa grey udah dong jangan nangis.." ucap keenan yang menyeka air matanya grey.
Keenan selalu tidak tega ketika melihat seorang wanita menangis didepan matanya, mau siapapun itu orangnya keenan selalu tak tega.
"Aku jahat keenan..." ucap greysha yang sembari menyeka air matanya.
"Iyaa jahat kenapa? aku kan gatau"
"Aku jahat.."
"Aku jahat udah ngebunuh orang yang gak bersalah.."
"Hahhhhh?" panik keenan yang kemudian membulatkan kedua matanya.
"Kamu ngebunuh siapaaaa?!" tanya keenan dalam kepanikannya.
...
"Aku... menggugurkan anak yanga da di dalam perutku.." krmbali tangisan greysha tak terbendung.
Keenan tak menjawab dia hanya melihat greysha yang menunjukan penuh keputus asaan..
"Keenan aku jahat.."
__ADS_1
"Akuu jahat.."
Kata itu yang terus diucapkan grey dihadapan keenan.
"Aku mau mati aja, buat apa aku hidup.." tiba tiba ucap greysha.
"Hehhh suttt jangan ngomong begitu, tenangin dulu sekarang.." ucap keenan mengelus kepala grey.
Greysha terus menangis dan di tenangkan oleh keenan, keenan mengambil air di dapur rumah greysha dan memberikannya pada grey.
"Udahh sekarang minum duluu, terus cerita pelan pelan.." ucap keenan.
Grey pun meleguk minuman yang ada di gelas pemberian keenan.
"Jadi.. tadi mantanku tiba tiba sudah ada disini.. aku kaget kenapa dia ada disini, padahal selama aki di jakarta setelah kejadian itu dia pergi entah kemana, hingga aku menelan semua rasa sakit itu sendirian, hingga aku bingung stress aku gatau apa yang mesti aku lakukan, dan satu satunya cara yaa ituu.. dan setelah menggugurkannya aku kemudian meminta untuk pulang dan melanjutkan sekolah disini pada ayah.. dan bahkan sampe sekarang ayah gatau kalau aku sudah menggugurkan anak bayi.. keenan sumpah aku jahat banget aku bener bener jahat huuuu.." grey kemudian memeluk keenan kembali setelah menceritakan semuanya.
"Akuuu ngerti kok kalau ada di posisi kamu grey.. terus dia kemana sekarang? laki laki itu dimana dia sekarang?" tanya keenan.
"Dia tapi pergi setelah dia maki maki aku karna aku menggugurkan bayi itu.."
"Dia pergi begitu saja?"
"Iyaaa...."
"Brengskk!"
Kesal keenan, namun kini dia bingung dan canggung juga karna greysha tak mau melepaskan pelukannya.
Keenan pun sedikit melepaskan pelukan itu..
"Ehh maap keenan.." ucap grey langsung melepaskan pelukannya.
"Ehh iyaa gapapa.." jawab keenan.
"Keenan pliss aku mohon jangan kasih tau siapa siapa yaa.." memohon greysha..
"Iyaa greyy aku bakalan keep kok.."
Tak lama setelah greysha menceritakan kembali sepenuhnya pada keenan, keenan pun hendak berpamitan pada greysha.
"Kalo gitu gue pamit yaa grey.." ucap keenan kemudian berdiri dari duduk nya.
"Euhhhh keenan nginep aja disini.." pinta greysha.
Hahhhh ngineppp gila kali nih anak -batin keenan kaget.
"Gabisa grey besok kan ujian, kamu yang tenang aja yaa nanti kalo ada apa apa kamu bisa hubungi aku" ucap keenan.
"Hmmm keenann..." ucap grey sebelum kepergian keenan.
"Iyaaa?" kini mereka saling menatap satu sama lain beroandangan seperkian detik hingga...
Ketika grey menutupkan matanya dan mendekat pada keenan..
Keenan langsung menghentikan tindakan greysha itu..
"Gabisa grey maap.." ucap keenan lembut.
"Ehhh maap..." malu greysha yang melihat senyuman tulus keenan.
"Kalo gitu aku pamit yaa.." keenan pun pergi.
"Byee..." grey melambaikan tangannya melihat kepergian keenan.
×
×
×
__ADS_1
Maap baru update lagi, dari kemarin kerjaan gak beres beres sekali lagi maap yaaa🙏🙏🙏
salll.