Keenan & Bella (Nikah SMA)

Keenan & Bella (Nikah SMA)
Episode 45 (Drama Di Kamar Mandi)


__ADS_3

"Yukk mau pergi sekarang?" Ucap bella yamg sudah siap untuk pergi.


"Bentar ini tanggung.." jawab keenan sembari mengotak atik di meja komputer nya.


"Yaudahh, ehh tadi obatnya udah diminum?" Tanya kembali bella.


"Udahh.."


Bella pun menunggu keenan diruang tengah sembari memainkan ponselnya.


Tiba tiba notifikasi instagram bella berbunyi, tampaknya ada chat dari salah satu akun instagram.


#KulinerMakanPedas : sist barangnya udah saya kirim ke alamat yang tertulis di bio yah


#Bella : okee, ini sesuai paket yaa promosi di instastory 24 jam.


#KulinerMakanPedas : okee sist ditunggu yaa, ini sekalian tanda kirim rekening ya sist


#Bella : Sip udah masuk.


Tak lama kemudian keenan datang melihat bella yang sedang senyum senyum sendiri, "Ayoo ada apa senyum²" tanya keenan yang melihat bella.


"Ini yang endorse kemarin itu udah mau kirim barang nya" senyum bella.


"Yeayy bagus dong"


"Iyaa, yuu berangkat sekarang?" Ucap bella lalu mengajak.


Tanpa menjawab keenan menganggukan kepalanya, mereka berdua pun langsung pergi untuk berbelanja.


Tibanya di salah satu mall mereka langsung masuk setelah memarkirkan mobil di basement, keenan yang mendorong troli sedangkan bella yang memilah milih barang apa saja yang akan dibeli.


"Yang aku ambil sereal ini yaa bagus buat olahraga hehe" tunjuk keenan yang langsung mengambil salah satu sereal.


"Iyaa sok ambil aja 2 atau 3 buat stok juga"


Mereka pun melanjutkan berbelanja, hingga sampai di kasir sesudah semua barang terbeli.


"Yang beli sepatu olahraga yaa, punyaku udah kecil.." tanya keenan pada bella.


"Bakalan di pakai enggak? Olahraga nya juga kamu paling dirumah juga kan gak keluar"


"Ihh nanti mah mau lari keliling komplek juga kok yang, kamu juga ikut dong olahraga biar gak ndut hehe" goda keenan.


"Ohh jadi sekarang aku gendut gituuu!" Ucap bella.


"Engga engga kok sayang ihh udah langsing gini hihi, kan olahraga mah perlu lohh" serengeh keenan.


"Huhhh dasar ahh"


Setelah berbelanja mereka melanjutkan pergi ke salah satu toko sepatu sport, keenan mulai memilih milih sepatunya yang dibantu oleh bella.


"Coba yang ini bagus kayaknya" bella memberikan sepatu pada keenan.


"Iyaa bagus yang, yaudah ambil yang ini yahh"


"Baju nya gak sekalian atuh?"


"Boleh dehh, tolong pilihin lagi dong hihi"


"Nihh bagus ini coba dulu.." bella menyodorkan beberapa baju.

__ADS_1


Keenan yang mengambilnya langsung pergi ke ruangan ganti baju.


"Coba liat yang keren gak hehe" ucap keenan yang sudah keluar dari ruang ganti.


"Bagus cuman sedikit kekecilan kyknya kamu harus ukuran L deh yg itu kan ukuran M"


Bella pun lalu meminta pada salah satu pelayan toko baju yang sama namun berukuran L yang agak lebih besar, pelayan pun mengambilkannya. Keenan pun langsung membayar sepatu dan juga bajubyang di belinya.


Mereka berdua pun telah selesai berbelanja, hingga tak terasa jam sudah hampir mau maghrib. Keenan lalu mengajak bella untuk makan diluar saja.


"Yang makan diluar aja yaa.." ajak keenan sesampainya di mobil.


"Kan aku udah masak dirumah sayang tau kalo gak dimakan.."


"Ohh iyaa mending makan masakan kamu aja deh hehe"


"Tapi kalau kamu mau makan diluar mah gapapa sok aja weh" ucap sedikit malas bella.


"Ihhh malah ngambek.." goda keenan.


Keenan pun menjalankan mesin mobilnya dan pergi kerumah, diperjalanan bella hanya melihat lihat ponselnya. Hingga keenan memulai pembicaraan.


"Yang.."


"Hmmmm"


"Main hp terus ehh.."


"Kenapa emangnya?"


"Engga.."


"Ihh..."


*Keenan yang meminta bella untuk menyetir karna keenan gamau terlihat bella terlalu kecapean, dan keenan pun menyanggupi kalau satu tangan juga masih bisa untuk menyetir.. dan bella pun mengiyakannya namun sedikit agak marah karna keenan susah dan ngeyel untuk dikasih tau.


Keenan pun sudah duduk manis di meja makan, setelah memarkirkan mobil digarasi dan mengunci pintu. Dan bella yang sedang memanaskan masakannya.


Setelah memanaskan makanan bella pun menyiapkan makan untuk keenan dan dirinya, dan mereka pun melanjutkan makan malam di meja makan sembari berbincang perihal cafè dan juga endorse an bella.


×××


Di kamar,


Keenan dan bella sudah berada dikamar seperti biasa dengan kesibukannya masing masing, bella yang sibuk mengotak ngatik hp nya dan keenan yang sudah hampir selesai dengan semua urusan design cafè nya.


"Sayang besok sepulang sekolah kita kerumah bunda yaa, ada yang mau aku bicarain ke ayah" ucap keenan setelah mematikan layar komputer nya.


"Iyaa keenan.. sekalian aku juga mau minta tolong ke isal" jawab bella yang masih menatap layar ponselnya.


"Minta tolong apa ke isal?"


"Mau minta anter kerumah vira"


"Kok minta anter isal? kan ada aku.." tanda tanya keenan mendengar bella.


"Pokoknya aku mau minta tolong isal aja.." tegas bella.


"Harus jelas dong mau ngapain, kalian mau kemana?" tanya keenan penasaran.


"Ihh udah ahh sutttt, tidur aja yuuu" jawab bella yang langsung menyimpan hp nya di nakas sebelah kasur.

__ADS_1


"Ihh kamu yaa udah mulai rahasia rahasiaan.." serengeh keenan yang sudah diatas kasur disamping bella.


Bella hanya tersenyum lalu memeluk keenan yang sudah berbaring disampingnnya.


Aku sayang kamu, aku cinta kamu, maap yaa kalau aku selama ini belum bisa menjadi istri yang baik buat kamu, belum bisa ngebahagiain kamu sepenuhnya tapi aku akan berusaha semampuku untuk menyayangimu selamanya.. -batin bella.


Bella pun mulai memejamkan matanya setelah mendapat kecupan di keningnya dari keenan.


Di pagi hari,


"Yaang.. dimanaa?" teriak keenan yang sudah terbangun namun tidak ada bella di sampingnya.


Dimana bella yaa kok gk ada sahutan sih..-batin keenan celingukan sembari menggesek matanya.


Dan tiba tiba bella muncul diarah kamar mandi dengan memegang sehelai handuk.


"Kenapaa..." panik bella yang mendengar suara teriakan keenan.


"Pengen mandi juga.. hehe" serengeh keenan melihat bella yang hanya memakai handuk.


"Iyaa aku dulu tunggu sebentar lagi juga selesai.." balas bella yang langsung hendak menutup kembali pintu kamar mandinya.


Keenan loncat dari atas kasur dan menahan pintu itu, keenan langsung masuk kekamar mandi dan segera membuka bajunya.


"Aku ikut...." ucap keenan yang sudah berada didalam.


"Ihhhhh gamauuu cepet keluar!" teriak bella.


Tak menghiraukan keenan sudah membuka baju dan hanya menyisakan celana boxer pendek nya.


Bella menutup matanya, namun lupa handuknya hampir melorot dan tiba tiba keenan memeluknya dari arah belakang tubuh bella.


"Pengen mandi berdua atuh..." goda keenan yang sudah memeluk bella dari belakang.


"Ihhh keenan geli...." bella hanya terdiam karna dia takut hika berontak malah mengenai tangan keenan yang lagi sakit.


Tak lupa keenan menciumi pipi dan leher bella yang membuat bella semakin blushing dan malu.. namun bella hanya terdiam tanpa sedikitpun berkata apapun, dia pasrah melihat perlakuan suaminya yang seperti anak kecil ituu.


"Sayaaaang nya keenan, mwah.." goda keenan.


"Udahh yaa udahh.." sembari menahan malu bella.


"Belum puas ahh hihi"


"Udah dong cepet mandii.. ini udah kesiangan lohh!"


Akhirnya keenan dan bella mandi bersama di pagi ituu.. terlihat begitu senang di raut wajah keenan ketika bella mulai mengusap punggung belakang keenan dengan begitu teramat hati hati.


Namun tidak dengan sebaliknya perlakuan keenan terhadap bella yang malah bercanda dengan mengguyur rambutnya bella.


Tanpa rasa malu kini mereka berdua sudah tak berbusana diatas bathup, keenan yang duduk dibelakang bella dengan sesekali memeluknya yang membuat bella blushing dan sudah tidak tau apa lagi yang harus dia lakukan hanya bisa pasrah.


"Yaaaang ini yang bedar apa yaa hihihi" goda keenan memberikan pertanyaan absurd pada bella.


"Ihhhhhh keeenannnnn!" teriak bella yang langsung menyilangkan kedua tangan di dadanya.


"Ihh maksud aku ini tangan kamuu haha"


"Gatau ahh malesss, gitu terus kamunya!"


"Engga engga ihhh mwah mwah"

__ADS_1


Drama di kamar mandi pun usai, kini mereka berdua sedang sarapan di meja makan dengan stelan rapi seragamnya.


Setelah makan mereka melanjutkan pergi ke sekolah, keenan yang selalu memaksa untuk menyetir akhirnya diperbolehkan bella karna mau tidak mau keenan akan terus memohon.


__ADS_2