
"Ehhh keenan.." tiba tiba panggil wanita itu..
"Zakki, jovi jugaa.." lanjutnya.
"Ehh hiii" sahut keenan di senyumi zakki dan jovi.
"Udah lamaa disini?" Tanya wanita itu..
"Engga, baru kok grey.." jawab keenan ternyata wanita yang mrnyapanya ialah greysha.
"Sama siapa disini grey?" Tanya keenan.
"Tuhh sama papah mamah ku.." tunjuk greysha pada salah satu meja yang ada papah dan mamah nya.
"Ohh hallo om tante.." ucap keenan sembari memandang papa dan mama greysha sembari mengisyaratkana tangannya menyalami🙏
"Bentarr aku ke mama papa dulu yaa.." ucap greysha, lalu segera pergi.
"Iyaa greyy.." ucap keenan.
Kemudian keenan kembali melanjutkan mengobrol dengan teman yang lainnya.
Zakki dan jovi sibuk bermain game, sedangkan keenan sedang bersanda gurau dengan kedua teman kelasnya itu.
Tiba tiba, greysha menghampiri keenan dan yang lainnya kembali.
"Keenan boleh aku ikut gabung?" Ucap greysha yang sudah berada di samping keenan.
"Ohh iyaa iyaa tentu boleh grey" jawab keenan dengan senyumannya.
"Papa mama kamu kemana?" Tanya keenan.
"Mereka pulang duluan hehe, tapi aku masi betah disini.." jawab greyha serengeh.
Mereka pun mengobrol, membahas latar belakang keenan dan teman teman yang lainnya, namun keenan tak berani untuk memberitahu kalau dia sudah menjadi seorang suami. Pikirnya biar nanti saja biar greysha tau sendiri, karena keenan terlalu capek jika harus menjelaskan dari awal pertemuannya dengan bella pada greysha.
Tak terasa mereka mengobrol hingga tiba tiba telpon zakki berdering.
"Aduh siapa sihh yang nelpon lagi asikkk gini.." ucap zakki.
Seketika zakki panik ketika yang menelpkn adalah bella, lalu zakki melihat jam tangannya jam sudah menunjukan pukul 10 malam..
Zakki melirik keenan dia tidak berani mengangkat telpon dari bella..
"Nannnn.. inii liat.." ucap zakki menyodorkan hp nya pada keenan sembunyi sembunyi.
"Aduhhh gawat.. gue balik dulu yaa semuanya... ayoo kii anterin guee.." panik keenan dan ketika keenan melihat ponsel nya sudah mati...
"Ehh kenapa keenan?" Tanya greysha..
"Engga ini urgent banget greyy, ayoo kii" ucap keenan tergesa gesa.
"Ayoo bareng aku aja, aku juga sekalian mau pulang kok.." ajak greysha.
"Emmhhh yaudahh dehh gapapa kan?" Tanpa pikir panjang keenan mengiyakan, karna sekarang yang ada di pikirannya hanyalah bella.
"Guee duluan yaa semuanyaa babay" ucap keenan kesemua teman temannya..
"Okeee tiatiii nannn..." jawab semuanya barengan.
Keenan dan greysha pun pergi ke parkiran. Sampainya di parkiran greysha langsung memasuki mobil bersamaan keenan di sebelahnya.
"Grey gapapa kalo agak cepetan kan?" Ucap keenan tergesa.
"Iyaa nan bentarr.."
Di perjalanan mereka tak ada obrolan karna greysha fokus ke jalan, sedangkan keenan seperti ketakutan..
Sesampainya di komplek rumah keenan, keenan langsung terburu buru turun dari mobil dan berterimakasih pada greysha..
Greysha kebingungan namun terlihat dari raut wajahnya tersenyum senang..
"Dahh keenan.." ucap greysha melambaikan tangan pada keenan yang sudah berlari.
"Iyaa babayyy.." ucap keenan sembari berlari.
Tok.. tok.. tok..
Beberapa kali pi tu di ketok namun tak ada sahutan dari dalam, keenan mengintip dari balik jendela lampu rumah sudah mati semua.
Sekarang keenan sedang memikirkan sesuatu agar dia bisa masuk kedalam rumah. Hingga dia teringan kalau jendela belakang dapur selalu tidak di slot kunci karena rusak, keenan pun berniat masuk lewat sana.
Mengendap ngendap keenan mulai melewati jendela dapur, sekarang dia sudah berada berada didalam rumah, pelan pelan mulai melangkah. Hingga....
Trek..
__ADS_1
Suara lampu menyala..
Disana sudah ada bella yang menyilangkan kedua tangannya menyandar di ambang pintu kamar.
"Bagus yaaa.." ucap bella terlihat dari raut wajahnya marah..
"Ehh hehe.." ucap keenan tergesa gesa..
Bella kemudian melemparkan bantal dan guling ke arah kursi ruang tengah.
"Selimut ambil sendiri di kamar tamu.." ucap bella setelahnya langsung menutup kamar dan memgunci nya..
"Ihhh sayaaang maaap..." terengah keenan memohon..
Tak ada jawaban dari bella, berulang ulang keenan meminta maap.
Karna sudah terlalu capek keenan pun mengurungkan niatnya untuk bisa tidur dikamar.. diapun rebahan di sofa ruang tengah menyesali perbuatannya..
Gapapa lah besok juga pasti baikan lagi -batin keenan lalu terlelap.
Disisi lain,
"Biar dia kapok, kenapa sihh..." ucap bella dalam hatinya.
"Tapi kasian juga.. apa aku gak terlalu keras menyuruhnya tidur diluar? Gapapa lah mungkin dia akan tidur di kamar tamu.." lanjutnya dalam hati.
Bella pun sama kemudian dia tidur di kasurnya sendirian karna melihat jam sudah menandakan jam set 11 malam..
Ă—Ă—Ă—
Pagi hari pun datang, suara burung burung di halaman belakang bersenandung membangunkan bella.
Bella kemudian keluar kamar hendak ke dapur untuk mengambil segelas air putih.
Setelah keluar kamar sedikit dia melihat keenan yang masih terlelap diatas sofa.
Jadii dia semalam tidur di sofa duhh kasian -batin bella merasa sangat bersalah..
Bella pun menghampiri keenan.. kemudian bella mengusap kepalanya, terlihat keenan yang begitu tenang ketika tidur..
Kemudian setelah itu bella pergi ke dapur untuk membuat sarapan. Kali ini bella membuat nasi goreng.
Duhhh wangii laperrrr nihh -batin keenan yang langsung terbangun.
Keenan kemudian melihat kearah dapur, disana ada bella yang sedang memasak nasi goreng.
"Euhhh hhmmm iiyaaa iyaaa" grogi bella.
"Beneran di maapin nihh.. mwahh" tiba tiba keenan mencium leher bella pelan.
"Iyaa udaahhh ahhh..." pipi brlla memanas dia menjadi salah tingkah..
Keenan pun tersenyum lalu duduk di meja makan, menunggu bella menyiapkan sarapan untuknya.
Bella pun kemudian menyiapkan sarapannya diatas meja, nasi goreng sudah siap di santap oleh keduanya.
Tak ada obrolan hingga makan selesai dari keduanya, sesaat bella mencuci piring keenan pun ikut membantunya.
"Udahh kamu duduk aja.." ucap bella segan.
"Gapapa kok aku juga seneng bantu kamu walau cuman nyimpen aja hihi.."
"Nanti tangannya sakit lagi.."
"Udah sembuh kok.."
Setelah semua selesai, keenan sekarang sedang menonton tv sedangkan bella sedang menata rambutnya dia habis samphoan setelah mandi..
Paket..
Tiba tiba di depan pintu sudah ada seorang kurir paket, keenan pun membuka nya.
"Apa betul ini kediaman sodari bella.." ucap kurir itu sembari melihat paket nya.
"Ohh iyaa.." ucap keenan.
"Ohh oke ini ada paket mas, boleh di tanda tangan disini" ucap kurir itu lalu menyuruh keenan menanda tangan paketnya.
"Kalo boleh tau penerima nya atas nama siapa yaa mas.." tanya kurir itu..
"Keenan.."
"Oke makasii mas.."
Setelah kurir itu pergi, keenan membawa masuk paketnya lalu memanggil bella.
__ADS_1
"Sayaaang.. ini ada paket.." teriak keenan di ruang tengah.
"Sebentar.." tak lama bella datang menghampiri.
Setelah bella mengambil paketnya dari tangan keenan kemudian menyimpannya diatas meja ruang tengah, bella mengambil gunting dan membuka isi paketnya.
"Apaan yang isinya?" Penasaran keenan.
"Kayaknya endorse an dehh.." ucap bella.
Memang benar setelah dibuka, isinya yaitu makanan pedas berbagai macam rupa.
"Yashhh pas nihh lagi pengen yang pedes pedes" ucap bella.
"Jangan kebanyakan makannya nanti sakit perut.." khawatir keenan yang melihat makanannya memang terlihat merah begitu pedas.
"Iyaaa untung udah mandi, keenan boleh minta tolong videoin?" Pinta bella.
"Iyaa sok biar aku yang videoin"
Bella pun kemudian memulai endorse an nya yang di bantu oleh keenan untuk di video kan.
Setelah semuanya beres, bella mengupload nya di instagram lalu memakannya satu persatu makanan pedas itu..
Lama kelamaan pedas di dalam mulutnya mulai berasa..
"Keenan.. pedesss" ucap bella mengucurkan air matanya.
Keenan yang panik, kemudian mengambilkan bella air minum..
"Kan udah aku bilang jangan banyak banyak ihh.." panik keenan.
"Huhh haaahh haaah" bella tak bisa menjawab keenan karena sedang kepedasan.
Setelahh cukup lama kini bella sedang berbating diatas kasurr, ditemani keenan yang duduk disampingnya.
"Sini buka bajunya dikit, biar aku usap usap" ucap keenan.
Bella tak menolak langsung mengangjkat bajunya seatas perutnya. Keenan pun mengusap ngusap perut bella dengan begitu pelan.
"Masih perihh?" Tanya keenan.
"Sakitttt.." ucap bella dengan muka cemberut nya.
"Mau aku panggilin dokter aja yaa.."
"Gausahhh.."
"Yaudahh atuh nihh minum lagii, makanya lain kali nurut.."
Bella hanya mengangguk lesu..
Tiba tibaa bella meminta maap soal kemarin malam yang menyuruh keenan tidur diluar.
"Maapin soal semalem yaa.." ucap bella lemas.
"Iyaa gapapa kok, orang aku juga yang salah kan sayang.." jawab keenan yang sembari mengelus ngelus perutnya bella.
"Keenan jangan kearah sana ihh gelii.."
"Hihi iyaa iyaa engga.." serengeh keenan.
Mereka pun akur kembali seperti biasanya. Bella tak tau kalau kemarin malam keenan bertemu dengan greysha, bahkan keenan diantar pulang olehnya.
Setelah cukup sekian lamaa keduanya tertidur dengan keenan yang tangannya masih di dalam bajunya bella.
Jam menunjukan jam 3 sore, bella terbangun setelah telponnya begitu banyak notifikasi dari instagram, bella pun mengambil ponselnya lalu membuka instagramnya.
Di instagram begitu banyak yang meminta endorse dari bella, dari barang seperti baju, sepatu, alat kecantikan, alat dapur dan juga beraneka ragam makanan, terhitung ada 23 orang yang meminta endorse pada bella.
Kaget bella seketika yang membuat keenan juga ikut terbangun.
"Eghhh ada apa sii sayaang.." ucap keenan.
"Cobaa liatt ini banyak yang minta endorse.." terkagum bella.
Keenan pun melihat dan benar begitu banyak, keenan tersenyum panjang dan berkata, "kamu hebat" dua kata tersebut yang membuat bella terenyuh, deg hatinya langsung luluh melihat ketulusan kata yang diucapkan keenan.
Bella terharu mendengarnya hingga dia langsung memeluk suaminya itu.
"Makasiiiii.." tak henti hentinya bella mengucpaknya.
Keenan memeluk erat istrinya sembari mengusap usap punggung istrinya.
Jangan lupa vote share dan comment.
__ADS_1
Maap telat terus untuk update nya, soalnya jadwal padet banget.. sekali lagi mohon maap🙏