
Film pun selesai, kini keenan bella dan greysha sudah berada di mobil,
"Mau langsung pulang?" tanya greysha
"Iyaa pulang aja besok kan sekolah.." ucap bella
"Ohh yaudah deh pulang aja yaa" lanjut greysha
"Ohh iyaa rumah kamu dimana bell?" tanya greysha yang membuat bella kini membulatkan matanya pada keenan tanpa sepengetahuan grey.
"Euhhh ituu gakjauh kok, aku biar naik taksi aja yaa hehe.." ucap bella terpaksa karena takut ketahuan greysha kalo sebenarnya mereka tinggal satu atap.
"Jangann biar aku yang anterin bella aja, jadi kamu pulang duluan aja grey udah malem juga.." tiba tiba keenan bersuara.
"Ohhh beneran gapapa nihh?" ucap grey.
"Iyaa gapapa biar kita berdua naik taksi aja yaa.." ucap bella yang langsung melirik pada keenan.
"Iyaa kita naik taksi aja yaa.." ucap keenan.
"Yaudah dehh, babay makasih keenan untuk hari ini sampai jumpa besok hehe, dah bella" ucap grey setelah keenan dan bella turun dari mobil.
"Iyaa grey makasih juga, jangan kapok yaa jalan bareng kita.." ucap keenan.
"Dahhh dadah keenan.." ucap grey sembari melambaikan tangan dan perlahan jendela mobilnya di tutup.
"Dadah.." ucap keenan.
Greysha pun melaju, namun begitu mereka tinggal berdua tiba tiba,
"DADAH.. Manis banget yaa sampe dadah dadahan segala" sindir bella dengan memeragakan omongan keenan ke greysha tadi.
"Basa basi aja kok yangg.." ucap keenan.
"Gaada basa basi an sama grey, dan feeling aku bener cepet atau lambat greysha bakalan suka sama kamu.. ehh taunya belum juga seminggu dia sekolah udah naksir aja sama kamu.." ucap bella ngedumel sendirian yang tak dihiraukan keenan karena lagi memesan taksi.
"Udahh dong sayaang jangan ngedumel terus nanti manisnya ilang lohh.." ucap keenan yang langsung mengelus pipi bella.
Tak lama taksi yang dipesan pun datang, mereka langsung naik agar cepat sampai rumah.
Setibanya di rumah, bella masih aja mendumel bahkan ketika udah merebahkan badannya di kasur masih aja mendumel. Keenan yang berada di samping bella hanya ketawa ketawa karna bella lucu kalau gitu.
"Aku hitung sampe tiga kalo masih ngomongin itu aku cium loh.."
"Makasih yaa keenan samapi jumpa besok.. halah jijik akuu dengernya.." tak menghiraukan keenan bella masih saja mendumel mengenai kejadian tadi.
"Satu.. Dua...".
__ADS_1
"Iyaaa greysha dadah, dadah dadah ihh padahal ada istrinya di samping masii aja ganjen".
"Tiga.."
Keenan langsung mencium bibir nya bella yang masih aja banyak bicara, mereka pun berciuman begitu terlihat mesra. Apalagi keenan yang terlihat dari raut wajahnya yang mulai aneh hihi.
"Udah yaa jangan bete betean lagi, aku kan udah milik kamu seutuhnya. Jadi mau siapapun gaakan pernah bisa ambil aku dari kamu.. Mwahhh" ucap keenan yang kemudian langsung mencium bella lagi.
"......" Bella hanya terdiam ketika mendengar itu dari mulut keenan yang terlihat begitu manis, namun disaat hendak mau bicara bella tak bisa karna keenan terus tidak melepaskan ciumannya itu.
"Mmmmm keenan ahh udahh.." ucap bella yang melepaskan ciuman keenan.
"Itu lagiii tangan ngapain masuk-masuk hahhh, ihhh gelii keenan" lanjut bella yang merasakan di balik piyama tidurnya sudah ada tangan keenan yang mengusap usap perutnya.
"Hehe yaang mau ini...." tiba tiba pertanyaan keenan membuat bella ambigu.
"Gaboleh keenan inget komitmen kita.." ucap bella yang kemudian raut wajah keenan terlihat sedih..
"Yahhh yang.. boleh yaa malem ini doang kok, ini tanggung.." memohon keenan.
"Keenan liat aku, nanti yaa sabar bentar lagi juga kita lulus kan jadi sabar yaa sayaang.." ucap bella penuh perhatian pada keenan.
Keenan pun melihat pandangan bella yang begitu manis membuat keenan kembali tersenyum.
"Iyaa deh iyaaa, tapi masa yang aku sendirian lagi sendirian lagi di kamar mandi.." tiba tiba keceplosan keenan.
"Ehh ehhh engga yangg, maksudnya aku mandi sendirian terus hehe.." ngeles keenan, yang padahal kalo dia lagi pengen dia melarikan diri ke kamar mandi.
"Ahhh kamu sering ngelakuin itu.. yaa di kamar mandi, pantesan suka lama kalo di kamar mandi, taunya gitu haha.." goda bella yang membuat keenan malu dan langsung memeluk bella.
"Ihh engga kok engga.." ucap keenan tergesa gesa.
"Ahh jujur aja atuh hihi"
"Iyaa dehh.. abisnya kamu siiihh gamau bantu keluarin.."
"Keluarin apanya ihh.." tanya bella.
"Ihh sayaaang yaa udah ahh udah skip.." ucap keenan yang kemudian mencium leher bella.
Bella terlihat geli, bella sebenernya tau kalau keenan itu nafsunya tinggi, sebenernya dia juga ingin melayani suaminya itu namun mau bagai mana lagi sekarang bukan waktunya yang pas.
"Kamu lagi pengen banget yaa..?" tanya bella tiba-tiba.
Keenan langsung melirik kearah bella,
"Sayaaang mauuuu bantuu?" antusias keenan melihat wajah bella.
__ADS_1
"Malem ini aja yaa.." ucap bella.
"Yeayyy yeayy.. disini dulu aja yang nanti kalo udah mau keluar baru ke kamar mandi yaa.." pinta keenan.
"Iyaa iyaa, jadi sekarang aku harus bagaimana?" tanya bella.
Tanpa jawaban mereka pun malam itu terlihat begitu mesra menjalin kasih, namun tidak berhubungan intim karena mereka sudah berkomitmen, jadi bella karna kasihan melihat keenan tersiksa dengan nafsunya. Untuk malam ini bella menemani keenan meredakan nafsunya, walaupun rasa canggung menghantui bella tapi lambat laun bella pun mengikuti alur maunya keenan.
"Yaaaangggg keeee kamar mandii...." tiba tiba teriak keenan di depan bella.
"Ihhh berisik tauu udah malem ini tuhh, yaudah iyaa sabar yuu.."
Setelah semua drama yang keenan mau selesai, bella pun merebahkan kembali badannya diatas kasur, sedangkan keenan melanjutkan untuk mandi karena di suruh bella.
Kenapa keenan mau mandi malam malam? yaa karena bella yang menyuruh dengan di imingi nanti akan di temani lagi kalo keenan mau hahaha.
Bella kemudian teringat, kado untuk keenan yang belum dia berikan.
Keenan yang sudah selesai mandi kini memakai piyama tidur, lalu menghampiri bella.
"Inii kado buat kamu, semoga kamu suka.. ini gak mahal tapi insyaAllah kamu seneng kalo dikasih ini deh" ucap bella lalu menyodorkan kadonya pada keenan.
Keenan pun mengambil kado dari bella, "Ihh makasihhh istriku yang cantik, gapapa mau mahal mau murah mau apapun itu isinya kalo dikasih dari kamu aku bakalan jaga terus isinya hihi" ucap keenan mesra.
Bella kemudian tersenyum malu mendengar itu dari keenan..
Keenan pun membuka kadonya, dan Taraaaaa.... keenan langsung terlihat begitu kegirangan setelah isi dalam kado itu Vape arau rokok elektrik.
"Ihhh sayaaang ini beneran, beneran kan inii? Yeayyy akhirnya di bolehinnn, makasih makasih pokoknya makasih sayaaang, mwahh mwahh mwahhh"
"Iyaa iyaa sebenrnya aku juga masih mempertimbangkan sih.. tapi setelah aku baca baca tentang vape, gapapa lah kamu pake vape dari pada harus beli rokok.."
Keenan langsung mencoba vape nya, karena bella membeli sepaket Vape serta liquidnya juga, jadi agar keenan tidak beli lagi.
Setelah mecoba satu kali.. "Ihh yang enak banget rasanya duhhh.." ucap keenan.
"Udahhh udahh lanjut besok nge vape nya sekarang tidur udah malem, besok kan kesekolah".
Keenan pun menurut apa yang dikatakan istrinya, dia langsung menyimpan kembali vape nya dan melanjutkan tidur.
Masih seperti biasa dalam tidurnya keenan selalu memeluk bella dari belakang. Dan mereka pun akhirnya tertidur.
×××
Jangan lupa kasih vote yaa biar aku makin semangat nulisnya.
Salll.
__ADS_1