
Di kediaman greysha,
"Non, sarapannya sudah siap" ucap asisten rumah tangga di rumah greysha.
"Iyaa bii sebentar.." greysha pun pergi ke meja makan untuk sarapan.
"Mama sama papa udah pergi?" tanya greysha pada si bibi.
"Udah non tadi pagi katanya ada urusan mendadak" jawab bibi.
"Hmmmm selalu aja begitu kapan sih bisa kumpul seperti dulu makan bersama" gerutu greysha.
"Ohh iyaa bi tolong buatin nasi box yaa buat aku bawa ke sekolah.." pinta greysha dan si bibi pun langsung melaksanakannya.
Sesudahnya greysha pun pergi ke sekolah.
×××
Pagi hari sebelum berangkat sekolah di kediaman keenan dan bella,
"Happy birthday keenan, happy birthday keenan.." ucap bella membawakan kue pada keenan, setelah mereka menyelesaikan shalat shubuh bersama.
Keenan kaget karna tiba tiba bella membawakan kue di belakangnya.
"Ayoo make a wish.." ucap bella tersenyum.
"Bismillah.. semoga kita semakin di eratkan sampe kakek nenek amin.." setelah mengucapkannya keenan pun meniupkan lilin bersamaan dengan bella.
"Kamu kok tau sayaang hari ulang tahunku.." tanya keenan.
"Tau dong hehe.." serengeh bella.
Keenan pun menyuapi bella dengan kue nya, lalu keenan mencium kening dan pipi bella dan terakhir memeluknya sembari mengucapkan terimakasih.
"Berarti hari ini yang aku mau boleh diturutin dong hihi" ucap keenan memberi syarat.
"Iyaaaa aku turutin semuaaa kemauan keenan untuk hari iniii hihi" tersenyum bella lalu memeluknya lagii.
"Beneran nihhh?" tanya keenan.
"Iyaa beneran keenan".
Keenan oun lalu mengubah posisi duduk nya menjadi bersila di depannya bella.
"Yang pertama, mulai hari ini kamu harus bilang sayang jangan bilang keenan keenan lagi". pinta keenan.
"Ihhh malu..." malu bella.
"Pokoknya haruss ahh" paksa keenan.
"Ehhhh ehhh iyaa keenan ehh sayaaang" ucap bella yang pipinya langsung memerah karena maluu
"Hihihi seneng deh akuuu.." bahagia keenan mendengarnya.
"Ohh terus sekarang aku mau mandi bareng sama kamu hihi" goda keenan.
"Hehhh gaboleh!" tegas bella.
"Katanya harus nurutin yang aku mauu" sedikit lemas keenan menunduk.
"Ihh jangan aneh aneh dehh ahh.."
"Kali ini aja kokk sayaang.." pinta keenan penuh dengan rayuan.
"Yaudah yaudah tapi jangan lama lama kaya kemarin, malu akuu..." ucap bella.
"Yeayyyy okee siappp sayaang.." terlihat dari raut wajah keenan yang oenuh dengan siasat siasat aneh.
Mereka pun mandi bersama di pagi hari itu, kalian tau sendiri lahh apa yang mereka lakukan hihi, bayangin aja suami istri berada di satu kamar mandi yang sama mana mungkin gak terjadi apa apa hihi. Oke lanjut.
Setelah selesai mandi, bella berkaca di dadanya begitu banyak mark love yang dibuat keenan.
"Ihh keenan liat berbekas tauu.." gerutu bella.
Sedangkan keenan yang sedang memakai baju di belakang bella hanya tertawa mendengar keluhan bella.
"Biarin dong yang kan gak keliatan juga hihi.." goda keenan.
"Tauu ahhh.."
Mereka pun melanjutkan sarapan setelah rapi dengan seragam sekolah nya.
×××
Di sekolah,
Mereka berdua berjalan bersama hingga waktu masuk kelas, semua teman sekelasnya menyambut kedatangan mereka dengan menyanyikan lagu ulangtahun untuk keenan.
*Happy birthday keenan
asekkk traktiran nihh
Keenan ultahh oyyyy*
Begitulah kira kira teman temannya melihat keenan yang baru datang..
Keenan tertawa bahagia melihat semua temannya mengingay hari spesial keenan. ada beberapa siswa yang memberikan kado setelah keenan meniup lilin yang di bawa oleh vira.
"Makasii makasiii semuanyaa hihi" ucap keenan.
"Hbd broo sehat terus yaaa, panjang umur aminn" ucap jovi lalu memeluk keenan.
__ADS_1
"Woyy jangan lupa traktiran haha panjang umur yaa broku" lanjut zakki lalu memeluk keenan.
Setelah bercanda ria semuanya sebelum guru datang, greysha yang telat pun datang ke kelas yang sudah begitu ramai..
"Ada apa inii virr?" tanya greysha pada vira.
"Ihh hari ini keenan ulang tahun grey" seru vira yang masih tertawa tertawa bersama yang lainnya.
Keenan ulangtahun yaa, aku gatau andai kalo tau aku bakal ikut merayakannya gaakan telat pula.
Melihat keenan yang duduk di samping bella, greysha pun mendekat lalu, "Keenan selamat ulang tahun yaa, doa terbaik dari aku hehe.." ucap greysha sembari mengulurkan tangannya pada keenan.
"Iyaa makasii greyy.." keenan pun menjabat tangan greysha.
Menjabat tangan aja tak jadi masalah di depan bella yang masih polis kalau greysha hanya sekedar mengucapkan aja seperti semua teman yang lainnya.
"Nanti kadonya nyusull yaa nan hehe.." lanjut greysha setelah melepaskan genggamannya.
"Ehh gausah repot repot doa aja buat aku seneng grey hehe" balas keenan.
Greysha pun kembali duduk di bangkunya di samping vira.
Hari itu guru mengintrupsikan semua siswa kelas 3 untuk melakukan pembelajaran yang lebih karena seminggu lagi akan banyak tryout tryout untuk untuk dilanjutkan sebulan lagi unnas.
Mereka semua kemudian belajar begitu giat tak terkecuali keenan dan para sahabatnya. Karena di kelas kosong mereka pergi ke kantin, meski dimarahi bella keenan tetap saja pergi.
Di tempat biasa nongkrong mereka bercerita hal hal yang absurd seperti biasa, tiba tiba ponsel keenan mendapat pesan.
Pesan dari,
Bunda# Bang nanti sepulang sekolah mampir kerumah yaa ajak istrimu..
Keenan# Iyaa bunda..
...
"Nan.. sore ke warkop yaa awas gak dateng luu" ucap zakki.
"Nohh lu baca, bunda gue nyuruh kerumah.." balas keenan sembari menyodorkan isi chat di ponselnya pada zakki.
"Dohhh kalo urusan bunda lu sii kita gapapa dahh bisa besok hehe" serengeh zakki.
"Iyaaa besok aja yaaa.."
"Iyaa iyaa sanss"
Bella yang sedang belajar tiba tiba di tanya vira.
"Bell maap itu kancing lu kebuka.." bisik vira yang sekarang di sebelah bella karna keenan gaada.
"Aduhhh dari tadi virr?" panik bella yang langsung mengancingkan seragamnya.
"Hehe iyaa gue penasaran itu yang merah merah apaan dah bell" goda vira memperlihatkan muka mesumnya.
"Hayolohh panik, gapapa spill dong ngapain aja kalian semalem? ohh otu kado buat keenan yaa hihi" kembali goda vira yang membuat memerah pipinya bella.
"Gaada gaada apaan ahh udah fokus belajar.." ucap bella malu.
"Cie cie ada yang malu nihh.."
"Suttttt ihhh nanti yang lain pada denger tauu..."
"Iyaa makannya cerita dong.." serengeh vira.
Tiba tiba greysha menghampiri mereka.
"Lagi ngobrolin apaa nihh?" tanya greysha yang langsung duduk disamping keduanya.
"Ehh engga kok grey gada apa apa hehe" ucap bella takut vira lemes bibirnya.
"Hihi iyaa gapapa kok grey.." lanjut vira tersenyum.
"Ehh kalian tau gak semalem aku ketemu keenan dan yang lainnya di cafè lohh, keenan baik yaa murah senyum dia, sampe mama ku suka sama pribadinya dia yang gampang senyum.." tiba tiba ucap greysha yang membuat bella membulatkan matanya.
"Lohh trus truss?" tanya penasaran bella kelanjutan cerita greysha.
"Yaa kan mama papa ku pulang duluan jadi aku ikut gabung sama keenan dan yang lainnya, tapi yang lain malah fokus main game, trus karna hp keenan mati jadi aku sama keenan ngobrol dehh hehe.. keenan tuh asik yaa kalo diajak ngobrol.." lanjut greysha yang membuat bella semakin penasaran
Disamping nya vira menelan ludahnya sendiri mendengar ucapan greysha.
Duhh perang dunia bakalan segera dimulai nih kayaknya -batin vira melihat bella yang sudah mulai terlihat memanas.
"Ngobrolin apa aja kalian?" tanya bella penasaran.
"Yaa ngobrolin diri kita masing masing siiii soal kenapa keenan begitu terlihat cuek yang padahal orangnya humble dan asik, pokoknya seru dehh"
"Ohh iyaa terus tiba tiba dia kaya yang panik gitu sii kayak lagi takut dimarahin mama nya deh, soalnya dia minta pulang terburu buru gitu sama zakki, tapi zakki masih main.. jadi aku deh yang nganterin keenan pulang" lanjut greysha begitu senang bercerita tentang keenan.
"Mampus luu keenan kelar dahhh.." keceplosan vira yang membuat greysha bertanya.
"Hahh kelar gimana vir?" tanya greysha.
"Ehh engga engga maksudnya kelar di marahin mamanya, yaa kan bell hehe" ucap vira.
"Hmmm iyaa bagus yaa keenan, iyaa kayaknya dia takut dehh sama mamanya yaa.." ucap bella yang tersenyum namun terlihat begitu palsu.
"Euhh gue ke kantin dulu yaa hihi" lari vira yang menghindari perseteruan greysha yang sama sama begitu polos dengan bella.
"Jadi kamu grey nganterin sampe rumah nya keenan?" tanya bella.
"Iyaa bell sampe rumahnya.. kenapa emang?"
__ADS_1
"Ohh engga engga kok hehe.. emang keenan gak cerita apa apa ke kamu grey?"
"Maksudnya cerita apa apa tuh kaya gimana bell?" tanya greysha.
"Skip aja deh hehe, ayoo lanjut belajar grey" ucap bella dan greysha pun mengangguk dan mereka belajar bersama.
Awas yaaa, pantes kemarin malem dia begitu ketakutan ohhh jadi gitu keenan awas aja nanti dirumah -batin bella menggebu gebu.
Sedangkan vira yang berlari ke kantin untuk menemui keenan, kini ngos ngosan setelah sampai.
"Hehh lu kenapa kaya yang di kejar hantu aja vir" tanya zakki bercanda.
"Ituuu ituuu..." ter engah engah viraa yang masih cape.
"Nihh minum dulu, belum gue minum kok" zakki menyodorkan botol minum air putihnya pada vira.
Vira pun meminumnya dan lalu bercerita.
"Gawat nan celaka nihh.."
"Hahh siapa yang celaka?" ucap keenan yang kaget.
"Bella celaka?" lanjut keenan yang hendak ingin pergi.
"Ihhh bukan bukannn" ucap vira..
"Lalu apaa dong cepet jangan buat gue penasaran.." ucap keenan.
"Ituu bella gawat nan.. si greysah cerita soal lu yang di anterinnya pas malam minggu."
"Aduhhhhh....." keenan langsung memegang kepalanya terlihat frustasi.
"Iyaa mangkanya gawat begoo.." lanjut vira.
"Wahhh sebentar lagi perang bakalan dimulai nihh" ucap zakki bercanda.
"Udahh kalem santai be cool aja, orang lu kan gak ngapa ngapain.." ucap jovi menenangkan keenan.
"Iyaa juga sihh gue kan gak ngapa ngapain si grey dia cuman nganterin gue pulang doang kann" ucap keenan.
"Ini gara gara luu si kii gamau anterin gue pulang" lanjut keenan.
"Lahh kok guee.." ucap zakki.
"Yaa emang luu, ahh kacau nih pasti bella salah paham, apalagi si grey gatau lagi soal gue sama bella sepasang suami istri.. gawat nih bener bener" panik keenan.
"Hehh tenang tenang santai nann.." ucap jovi.
Mereka semua pun pergi ke kelas, disana sudah ada bella yang sedang duduk dengan greysha.
Keenan panik melihatnya, keenan langsung meminta untuk greysha pindah dari kursinya.
"Ehh grey boleh pindah.." ucap keenan membuat greysha dan bella melihat kearahnya.
"Ohh iyaa nan hehe" greysha pun langsung beranjak dari kursi keenan.
"Hehe bell.." serengeh keenan mengusap rambut bella.
Namun bella tak menjawab lalu menyingkirkan tangan keenan yang dari kepalanya. "Awas!" ucapnya bella.
Keenan kaget baru kali ini mendengar bella meninggikan suaranya dan terlihat begitu marah.
Keenan melirik kearah samping tepatnya kearah dua sahabatnya.. Mereka saling memandang dan terlihat dari mata mata mereka terlihat bingung..
Mati gue nihh -Batin keenan.
Bel pulang pun berbunyi, semuanya membereskan peralatan sekolah dan bubar untuk pulang.
"Aku naik taksii kerumah bunda!" ucap bella lalu beranjak pergi.
"Ehhh bareng bareng gamau tau.." ucap keenan yang menarik tangan bella.
"Aku bilang gamau yaa gamau!" tegas bella lalu melepaskan genggaman tangan keenan.
Keenan hanya bisa melihat kepergian istrinya itu di telan ambang pintu kelas.
"Sabar broo nanti di rumah aja di beresinnya, biarin dia tenang dulu sekarang" ucap jovi.
"Iyaa broo" timpal zakki yang mendengarkan.
"Gue susul nan.." ucap vira yang ikut berlari mengejar bella.
Udah lahh mati gue pasti nihh -batin keenan lesu.
Ditengah ke lemasan keenan mengangkat tasnya.
"Keenan mau pulang bareng?" ajak greysha.
"Ehh gue bawa kendaraan grey.." jawab keenan panik takut bella datang kembali.
"Ohh okee nanti aku kerumah kamu yaa nan mau ngasih kado hehe" greysha pun pergi duluan.
"Lahhhh jangan greyy!" suara keenan tak terdengar greysha yang sudah pergi berlari.
"Fixx itu cewe suka lu nann" ucap zakki.
"Harus segera di kasih tauu nihh bahaya nan kalo di nanti nanti, bisa bisa ngerusak rumah tangga lu" ucap jovi.
"Iyaa bener juga jov, tapi gimana yaa.."
Mereka semua sedang memikirkan sesuatu, namun nihil bingung harus bercerita bagaimana pada greysha.
__ADS_1
Mereka pun akhirnya pulang, keenan pun sama dia hendak pergi dulu kerumah bunda karena sudah janji.