
Pagi hari tiba,
Keenan yang bangun terlebih dahulu hrndak menjahili bella yang sekarang berada di pelukannya.
Manis banget siii mwah, mwah, mwah..
Keenan terus mencium bella hingga dia terbangun, bella yang langsung melek sudah terdapat wajah keenan yang lucu dengan senyumannya.
Tanpa berkata mereka saling menatap satu sama lain, "Keenan ahh maluu jangan liatin teruss" ucap bella yang langsung menutup matanya keenan dengan tangannya.
"Ihh kenapa maluu, seneng aku liat kamuu.." serengeh keenan.
"Sayaang makasihh yaa.." tiba tiba ucap keenan yang membuat bella bertanya tanya.
"Hahh makasih buat apaa?" tanya bingung bella yang saat ini sedang menatap keenan.
"Makasih aja buat semuanya, kamu yang udah sabar ngadepin tingkah keanak anakannya aku, ke egoisannya aku, nyebelinnya pokoknya semua segala kekuranganku dehh, makasih yaa udah mau bertahan sejauh ini.." ucap keenan langsung memeluk erat bella.
Bella yang tersipu mendengar ucapan keenan pun langsung mengelus punggung keenan terharu, akhirnya suaminya bisa sampai dititik ini yang begitu teramat sayang kepadanya.
"Hmmm aku juga makasihh keenan udah mau nerima aku seutuhnya.." seru bella dalam pelukannya.
Mereka saling menatap kembali hingga keenan mulai memejamkan matanya dan mendekatkan kepalanya kearah bella, bella yang tau apa yang akan suaminya lakukan diapun mengikutinya dengan memejamkan mata lalu menghampiri..
Mereka berdua berciuman di pagi yang begitu hangat, dimana burung burung mulai berkicauan dan matahari mulai menyinari jendela kamar mereka.
Hingga tak sadar di ambang pintu kamar yang terbuka sedikit, sudah ada dua mata yang membulat.
×××
Dikamar zakki yang bangun terlebih dahulu dibanding jovi, dia hendak pergi ke kamar mandi untuk buang air.
Dasar kebluk jovi -gumam zakki yang langsung berdiri dari tidurnya.
"Jovv bangun dah pagi.." usik zakki menggoyahkan bahu jovi.
"5 Menit lagi kii.." ucap jovi dengan nada orang malas bangun.
"Hehhh dasar kebo, gue ke kamar mandi dulu yaa.."
"Hmmmmyaaaa"
Zakki pun pergi berjalan keluar kamar melenggang untuk ke kamar mandi, Namun di tengah perjalanan ke kamar mandi zakki mendengar obrolan keenan dan bella.
Anjirtt Romantis amat si keenan bilang gitu, baver gue -batin zakki yang mendengar keenan mengucapkan makasih pada bella.
Awalnya cuman mendengar hingga zakki penasaran dan mulai melirik pintu kamar keenan yang terbuka sedikit, mungkin karena malam sudah begitu larut hingga kernan lupa mengunci pintu kamarnya.
Zakki yang baru sempat melihat kearah keenan dan bella, dia dibuat berdiam tanpa kata ketika melihat keenan yang sedang berciuman dengan bella.
Aaaaaanjirrrt gilaaaa, bisa gitu si keenan masih pagi -batin zakki panik.
Zakki yang mengurungkan niatnya untuk pergi ke kamar mandi kini dia berlari kearah kamar dan segera membangunkan jovi.
"Jovv jovvv bangunn bangunn cepett lu mau liat gakk cepet bangun begooo.." zakki dengan begitu kasar membangunkan jovi, hingga jovi meringis kesakitan.
"Apaan sihh sakit dasar bego, awas awas gue bangun!" geplak jovi pada kepala zakki, dan kini dia sudah duduk.
"Ehhhh cepet ayo ikut gue.." ajak zakki menarik tangan jovi.
"Mau kemana sihh.." jovi yanh masih lemas pun pasrah dan mengikuti zakki.
__ADS_1
Hingga setibanya di ambang pintu kamar keenan yang terbuka, jovi mulai membulatkan matanya ketika melihat keenan yang kini sudah tak berbaju.
"Anjirrrtt..." keceplosan jovi yang tak sadar kemudian keenan dan bella melirik kearah mereka.
"ANAK DAJAL TOLOL BIN BEGO!" sepanjang larinya kekamar zakki mengumpat pada jovi.
"Keceplosan.." jovi yang panik kini sudah bersama zakki dikamar tamu mereka berpura pura tertidur.
Keenan yang sedang bercumbu dengan bella tiba tiba panik ketika mendengar suara dari ambang pintu yang begitu cukup jelas.
"KEENANNNN IHH TUTUP PINTUNYA!!" Teriak bella yang langsung mengkrubuni seluruh badannya dengan selimit.
"Aku lupa kalo masih ada mereka sayaang.." keenan langsung meloncat dari kasur dan menutup pintu sesempetnya.
"AHHH MALUUUUU" ujar bella
Tanpa jawaban keenan mulai memakai bajunya lagi bella pun sama, Keenan langsung keluar kamar dan mencoba mengecek ke kamar zakki dan jovi.
Sesampainya dikamar zakki dan jovi.
"Jovv.. Kiii.." panggil keenan dari luar kamar.
"Anjir dia dateng gimana dong. " bisik jovi pada zakki yang berada di dalam kamar.
"Luu sih begoo ahhh!" balas bisik zakki ke jovi.
"Kalian masih tidur?" tanya keenan dari balik pintu.
"Buka jov sama lu, terus pura pura kalo lo baru bangun dan gue masih tidur.." usul zakki.
"Gamauu lu aja yang bukaa, takut kena bogem mentah gue, masih pagi lagi.." ucap jovi.
"Mauu di buka kagak nihh?" suara keenan mulai mengeras dibalik pintu.
Pintu pun dibuka, keenan mendorong pintu langsung kaget ketika melihat kedua sahabatnya itu bersujud di depannya sembari mengucapkan, "Maaf paduka keenan kami tidak sengaja.." ucap keduanya.
"Apaan sihh gak sengaja apanya?" keenan malah bertanya pada mereka.
"Ngapain sujud sujud segala bangun bangun.." lanjutnya.
Zakki dan jovi pun kini duduk diatas kasur, dan mulai memohon maaf pada keenan.
"Maap paduka sumpah gur di ajak si zakki.." ucap jovi.
"Anjeeeng lu jov, paduka gak sengaja gue mau ke kamar mandi ehh liat paduka dikamar.." ucap zakki menerangkan.
"Anjirrr gue sih gapapa, tapi si bella nangis tuhh karna malu, sampe sampe dia gamau liat muka kalian berdua.." ujar keenan dengan santai
"Aduhhh gimana dong, tapi gue gak liat kok nan asliii" ucap zakki diangguki jovi.
"Dikit sihhh berapa adegan hahaha.." lanjut dengan canda jovi.
"Begooo kalian pake ngintip ngintip segala.. gue jadi bingung sekarang bella gamau keluar kamar.." ucap keenan.
"Yaudah mending kita berdua balik aja yaaa boss takut gue.." seru zakki yang panik..
"Iyaa nan kita balik aja yakkk.." lanjut jovi.
"Beneran mau balik sekarang? yaudah deh daripada ribet ntar si bella, maapin gue yaa bukannya ngusir nihh.."
"Iyaa iyaa kita ngerti kok, besok besok juga si bella bakalan akrab lagi ama kita yakan jov hehe.."
__ADS_1
Mereka berdua pun berpamitan pada keenan untuk pulang, hingga kemudian setelah menaiki mobil dan mereka mulai menjalankannya.
Keenan masuk kembali kedalam rumah setelah mengunci gerbang.
"Sayaaaang mereka udahh pulaaang.." Teriak keenan pada bella.
"Ahhhhh gamau gamau maluuuu.." ucap bella yang masih didalam selimut.
Hingga akhirnya keenan dan bella saling tarik menarik selimut, "Keluarr yaaang!" ucap keenan. "Gamauuuu!" jawab bella.
Akhirnya karna tarikan keenan terlalu kuat membuat bella kalah dan selimut pun terbuka, "Mwahhhhh" keenan langsung mengecup bibir bella ketika selimut mulai terbuka.
Bella yang diam dan hanya menyambut kecupan keenan itu tak bisa berbuat apa apa selain mengikuti alurnya..
×××
Setelah selesai drama kasur pagi ituu, keenan sadar bahwa adik kecilnya berdiri terus. "Yaang ini si jerry berdiri hehe" ucap keenan pada bella, keenan menamakan adik kecilnya itu dengan nama jerry.
"Siapaa jerry?" tanya bella bingung.
"Inihhh hehehe" tunjuk keenan kearah bawah.
"Ihhh keenan ahhh, kenapa mesti jerry namanya!"
"Diaa kan lincah sayang hehe.." tertawa keenan.
Bella yang tau kalau keenan sudah mesum begitu pasti bakalan hal aneh terjadi, bella kemudian mengambil ancang ancang untuk segera kabur. bella menunggu keenan lengah hingga akhirnya...
"Keenan tolong ambilin itu.." tunjuk bella pada meja pinggir keenan
Keenan yang menoleh kearah belakang, bella langsung loncat dari kasur dan hendak berlari keluar..
Namun keenan yang menyadarinya, keenan langsung memeluk bella dan mendekapnya lagi ke atas kasur..
"Yeeee mau kabur yaaa.." serengeh keenan yang kini kedua tangannya memegang tangan bella.
"Ihhhh keenan ahhh.." tertawa bella yang tertangkap basah.
Mereka saling bercanda.. hingga akhirnya mereka pun mandi bersama di pagi hari itu..
Selesainya mandi sekarang keenan sudah di meja komputernya melihat lihat furniture yang nanti akan dia beli untuk di cafè. Sedangkan bella yang masih mengeringkan rambutnya diapun berkaca sembari mendumel tak karuan.
"Ahhh keenan udah dibilangin jangan di leher kan susah ilang tuh ahh.." umpat bella yang menggesekan tangannya ke leher yang ada beberaoa marklove buatan keenan.
Keenan malah acuh dan tetao fokus pada komputernya, meskipun sesekali dia tertawa mendengar umpatan dari istrinya itu.
Tak sadar bella melihat dadanya dan sama begitu banyak marklove buatan keenan, yang membuat bella mengeluh sekarang.
"Bisanya cuman sendiri yang mau gitu, giliran digituin gamau ihh dasar cowo, banyak lagi keenankan banget sihh, arghhhhh kesel dehh males ahh males" gumam bella yang membuat keenan tertawa.
"Ishhhh malah ketawa ketiwi lagiii" ujar bella yang melirik keenan dari pantulan cermin.
Keenan pun langsung menghampiri bella yang sedang duduk berkaca dikasur, Keenan memeluk bella dari belakang. "Kenapa sihh sayangku marah marah terus hihi" ucap keenan ketika sudah memeluk bella.
"Tauu ahhh.." singkat bella.
"Jangan marah marah dongg mwah.." kecup kembali keenan ke leher bella.
"Ihhhh keenan udah ahh malu tuh aku merah merah lagii.."
"Hahahahah cepet pake baju sebelum aku mulai lagi nihh"
__ADS_1
Bella langsung buru buru melepaskan piyamanya dan langsung membuka lemari lalu memakai baju.