Keenan & Bella (Nikah SMA)

Keenan & Bella (Nikah SMA)
Episode 34 (Marah?)


__ADS_3

Setelah pulang dari liburan kemudian keenan dan bella seperti biasa melakukan aktivitasnya di rumah.


Mereka segera untuk tidur setibanya dirumah, karena besok harus pergi ke sekolah.


Di sekolah,


Seperti layaknya anak sekolah pada umumnya, Bella dan Keenan berangkat menuju ke sekolah.


Mereka tau, kalau mencari ilmu termasuk hal wajib.


Tanpa adanya ilmu, manusia tidak akan bisa menjalani kehidupan sehari hari, semua akan terlihat lucu karena tidak tau ilmunya.


Mereka berdua tiba di sekolah sebelum bel masuk berbunyi.


"Aku duluan yaa.." seperti biasa bella turun di depan gerbang sekolah.


"Iyaa hati-hati.." jawab keenan lalu segera memarkirkan mobilnya.


Begitu Bella masuk, suasana di kelas sudah lumayan ramai.


"Pagi bellaaaku.." sapa vira menyambut kedatangan bella dengan gembira.


"Pagi juga viraaaku.." sahut bella dengan tawanya.


"Cepet banget yaa udah mau lulus aja hehe" celetuk vira nyengir.


Bella duduk di kursi kemudian meletakkan tasnya.


"Iyaa, gak terasa sih.." sahut bella.


"Ihh kalo bella mah beda, baru juga pindah udah mau lulus, enak banget hehe" Bella tertawa menanggapi fakta itu.


"Banyak tryout hadeeh, jadi gak bebas lagi deh" gumam vira tidak suka.


"Tryout juga berguna kali virr" sahut bella memperingatkan.


"Iyaa sih.."


Bella mengeluarkan kotak pensilnya bersamaan dengan keenan yang masuk ke kelas bersama zakki dan jovi.


"Bellbell.." bisik vira menoel pipi bella.


"Iyaa virrvirr.." sahut bella.


Sekarang masing-masing kedua perempuan itu memiliki panggilan aneh.


Bella menoleh ke vira karena tidak menyadari kedatangan seseorang.


"Liat siapa yang dateng.." tunjuk vira dengan kerlingan matanya.


"Suami keenan" bisik vira kemudian cekikikan melihat perubahan wajah bella.


"Ciee blushing nih hehe, duh kalian udah sejauh mana sih menjalani hubungan, gue jadi kepo deh apa yang udah kalian lakuin"


"Viraa apaan, gak ada.." sahut bella malu.


"Ayoo belbel kenapa malu-malu.. gak papa kali namanya juga pasutri, gue tau kok kalian pasti ada apa-apanya hehe" Vira kembali menggoda bella.


"Viraaa diemm" busa malu bella kalau keenan mendengarnya.


Keenan pun tiba di kursinya.


"Lagi ngomongin apa nih seru banget?" sahut zakki dengan wajah sumringah.


"Kepoo" jawab vira lalu tertawa, bella hanya diam karena masih malu.


"Gitu banget sihh luu vir" ucap zakki dengan nada dibuat sedih. Vira malah menjulurkan lidahnya ke zakki.


"Bu Neni dateng.." teriak seorang siswa yang baru masuk kelas.


Setelah cerita pagi itu pelajaran pun dimulai.


Karena ujian tinggal beberapa minggu lagi, mulai saat ini jam pelajaran ditambah dan super padat, apalagi untuk mapel yang di ujikan dalam unnas nanti.


Bel istirahat berbunyi.


"Ayoo nan.." ajak zakki seperti biasanya


"Oke.."


Tiga lelaki itu keluar kelas meninggalkan bella dan vira.


Vira berdiri menghampiri bella yang masih sibuk dengan urusannya.


"Bell.. mau ke kantin?" tanya vira menoleh bella.


"Boleh.."


Mereka berdua ke kantin menyusul yang lainnya.


Di perjalanan ke kantin Keenan CS yang sedang asik bercanda di hadang oleh Amar.


"Hehh minggir lu" ucap zakki mengusir.


"Gak usah ikut campur luu, woii brengsek sini lu ikut gue, ada yang mesti kita selesaikan.." ucap amar yang kemudian menoleh kepada keenan.


Keenan tersenyum jahat setelah mendengar ucapan Amar.


"Ada apa hahh?" tanya keenan jengah.

__ADS_1


"Gak disini, cepet ikut gue!"


Amar tanpa permisi merangkul keenan agar mengikutinya.


"Woii.. apaan luu mar" ucap zakki sedikit marah karena main culik sahabatnya.


Keenan menoleh sebentar ke sahabatnya.


"Kalian duluan aja.." ucapnya.


Terpaksa zakki mengangguk.


"Ayoo kii.. gue dah laper nih" ajak jovi dan mereka berdua akhirnya ke kantin.


Dinkantin mereka melihat bella dan vira dari belakang.


"Tumben kalian ke kantin?" tanya heran jovi. Vira dan bella pun menoleh bersamaan.


"Ah jovi. Iya" sahut bella.


"Lohh keenan mana?" tanya vira menyadari.


"Lagi ada urusan dia.." ucap jovi.


Urusan? batin bella bertanya-tanya.


"Yaudah yyu makan sama kita aja" ajak jovi diangguki bella dan vira.


Mereka ber empat menuju tongkrongan favorit Keenan dkk setelah memesan makanan dan minuman.


Di tempat lain,


Tepatnya di gudang paling belakang sekolah.


"Stop.. gue bisa jalan sendiri!" tegas keenan, yang kemudian melepaskan rangkulan amar.


Amar berhenti, berbalik menatap keenan mengintimidasi.


"Kenapa? lu ada urusan apa sama gue?" tanya keenan.


"Gue mumpung lagi males berantem, jadi gue minta mending lu jelasin secara baik-baik aja"


Keenan bingung maksud dari omongan amar.


"Luu jelasin ada hubungan apa lu sama si bella?" tanya amar.


Fyuhh, keenan membuang nafas kecil.


"Maksudnya hubungan kaya gimana yaa?" tanya keenan santai.


"Gue liat-liat, tiap hari si bella gue pantau dia naik mobil lu terus.. gak mungkin dong kalau kalian gak ada apa-apa"


"Haha, gini-gini oke bro, gue tanya dulu ya.. hubungannya sama lu apa? kalo memang bella bareng gue?"


"Si anj* malah ngelunjak, Udah tau si bella cewe yang gue incer.." ucap amar marah.


"Kemarin gue liat, dia post foto instagram nya bareng lu!"


Keenan sedikit kaget ketika mendengar ucapan amar yang menanyakan soal postingan instagram bella yang bersama keenan.


"hah sejak kapan bella posting?" batin keenan bertanya-tanya.


"Hehh brengsek lu udah ngapain aja sama si bella, lu pasti cuman pake dia doang abis itu lu buang ya anj*"


Keenan jadi sedikit emosi karena omongan amar yang tiba-tiba berbicara seperti itu.


"Jaga ucapan lu!"


"Kita lanjut diluar sekolah, gaenak kalo disini!" ucap keenan lalu pergi, dengan muka kesalnya.


"Bacot doang lu brengsek, gak penting gue ladenin bocah brengsek kaya lu"


"Awad aja lu deket-deket bella lagi, kali ini gue sedang baik aja ama lu, tapi lain kali sorry-sorry aja yee"


Bodo amat keenan tidak mendengarkan, karna dia tau kalau dia membuat masalah disekolah semua siswa akan mengetahui perihal hubungan dia dan bella.


Lalu keenan kembali ke kantin menyusul kedua sahabatnya dan ternyata disana ada bella dan vira.


"Ngapain aja lu sama si amar?" tanya zakki cengengesan saat melihat keenan datang.


Bego nihh anak! batin keenan.


Keenan langsung melirik kearah bella, karna pasti bella berpikir yang tidak-tidak. Secara keenan sudah sayang sama bella dan bella pun sama.


Keenan jujur menceritakan semuanya pada mereka, tidak masalah untuk jaga-jaga kalau rahasianya nanti terbongkar.


Selesai jam istirahat mereka semua kembali bergelut dengan pelajaran yang makin lama membuat otak keenan dan kedua sahabatnya cenat-cenut.


Sampai jam pulang, keenan langsung menjemput bella seperti biasa.


Di perjalanan pulang bella minta mampir di supermarket untuk membeli sesuatu. Keenan menunggu di mobil.


Lumayan cukup lama keenan menunggu, sampai bella masuk kembali ke mobil lagi dengan kresek besar.


"Beli apa emangnya? katanya sebentar" tanya keenan.


"Ehh.. maaf, ini beli stok bahan di dapur yang habis, kan sekalian lewat".


Keenan memaklumi, lalu melanjutkan perjalanan pulang.

__ADS_1


Sampai dirumah keenan langsung duduk di depan komputer, yang masih memakai seragam.


Keenan searching tren anak muda jaman sekarang ada apa saja, keenan mencari inspirasi untuk startup buka usaha kalau memang ada yang benar-benar cocok dipakai dan nantinya akan menguntungkan.


"Keenan ganti baju dulu" perintah bella, keenan menoleh singkat menatap bella yang berdiri di ambang pintu. Pakaiannya sudah ganti.


"Bentar.."


"Yaudah, aku masak dulu.." ucapnya beranjak.


Keenan kembali fokus ke depan layar.


Selang beberapa lama.


"Keenan.. kenpa belum ganti baju juga, ini udah malem loh" ucap bella bernada kesal.


Anjirrr lupaaa.. batin keenan.


"Iyaaa iyaa" ucap keenan yang segera mengambil pakaian seadanya lalu menuju kamar mandi.


"Yaudah aku tunggu, makan malamnya sudah aku siapin.." ucap bella lagi sebelum beranjak.


Setelah ganti baju, keenan hendak menuju meja makan karena sudah ditunggu bella. Tapi..


Ada notifikasi muncul dilayar komputer, keenan kembali duduk di depan komputer, niatnya cuma mau lihat aja.


Tetapi, ada Thread yang menarik yang tidak mau keenan lewatkan begitu saja.


Tak berselang lama.


"Keennaaaaannn.." teriak bella dari luar kamar.


"Bentaaaaarrrrr.." balas keenan berteriak.


Beberapa saat kemudian keenan menyadari bella masuk kamar.


"Keenan aku udah makan.." ucap bella setelah menutup pintu.


"Iyaudah.." balas keenan seadanya karena dia masih fokus menatap monitor.


"Makanannya nanti dingin loh.." ucap bella.


"Bentar yaa.." ucap keenan.


"Ishhh"


Banyak informasi menarik yang membuat keenan jadi betah dan tidak bisa meninggalkan komputer saat itu. Keenan menyelesaikan semuanya, karena mood nya lagi bagus.


Capek juga ternyata, batin keenan yang kemudian langsung mematikan komputer lalu berdiri dari kursi sambil menoleh ke tempat tidur.


Bella sudah bergelung selimut sambil memunggungi keenan, "tidur kayanya" gumam keenan. Keenan beranjak menuju dapur, ternyata makanan sudah disiapkan bella, jadi dia tinggal makan saja.


Makan malam selesai, keenan kembali masuk ke kamar lalu naik ke tempat tidur.


Nafas bella tidak seperti orang tidur, bella sepertinya belum tidur, batin keenan.


"Bella.." panggil keenan pelan.


Keenan lalu menyentuh bahunya bella.


"Ishhh.." keenan terkejut karena bella menyentakan bahunya.


Keenan menyentuhnya lagi dan sama seperti tadi.


Ada yang gak beres nih, gumam keenan.


"Bella belum tidur kan, kenapa?" keenan mendekati bella ingin melihat wajahnya.


Bella menyembunyikan wajahnya di dalam selimut.


"Bella kenapa?"


Keenan pun terpaksa menarik selimutnya, tetapi bella juga menahannya. Alhasil mereka berdua malah tarik-tarikan selimut.


"Bella bukaa..." tegas keenan.


"NGGGAK MAUUUU!" teriak bella yang langsung membuat keenan terdiam, karena baru pertama kali mendengar bella berteriak marah seperti itu.


Bella marah?


×


×


×


×


×


×


×


×


Terimakasih banyak teman² yang sudah sabar menunggu cerita abal-abal ala kadarnya ini.


Terimakasih juga atas dukungan yang berupa like dan juga vote beserta komentarnya. Salam hangat -Salll.

__ADS_1


__ADS_2