
"Demiallah gak sengaja bella, gue bisa jelasin jadi gini ceritanya" ucap zakki.
Zaķki pun menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya hingga bra itu bisa berada didalam tas nya, dibantu jovi ikut menjelaskan.
Setelah selesai bella dan keenan pun memaapkan mereka berdua, namun bella kemudian mendekap di pelukannya keenan perlahan meneteskan air matanya karena malu.
"Udahh gapapa gak sengaja juga kan zakki sama jovi gitu biar kita aman dari si grey.." ucap keenan menenangkan kemudian mengelus puncak kepala bella.
"Udah dong bell jangan nangis maaoin kita yaa, orang kita juga gak aneh aneh kok.." ucap jovi.
"Iyaa bell aku gak niat aneh aneh kok, orang ini juga bagus kan gak jelek tuhh ada kupu kupunya" ucap zakki malah bercanda.
"Ihhhh zakkiiii!, keenan liat tuh si zakki.." mengadu bella yang merengek.
"Begooo siniin siniin ahh" keenan langsung merebut bra dan cd itu dari tangan zakki yang menyodorkannya.
"Awass terbang itu kupu kupunya nan" ketawa zakki setelah memberikan pada keenan yang diikuti jovi.
Keenan pun ikut tertawa namun bella yang masih di dekapannya mencubitnya, "Hahahah begoo ihh luu" ucap keenan pada zakki.
"Aduhh aduhh sakit sayaaang!" kesakitan keenan menerima cubitan dari bella.
"Kamuu malah ikut ikutan, udah ahh sini aku mau ke kamar ajaa!" bella langsung merebut bra dan cd nya dan langsung pergi ke kamar.
×××
Waktu sudah malam jam menunjukan 09.00 malam, memang begitu kalau zakki dan jovi sudah bermain bersama keenan mereka akan lupa waktu.
Hingga jam 10.00 malam mereka memutuskan untuk pulang, namun ketika mereka sudah pulang ternyata pintu gerbang komplek sudah terkunci, dan satpam dan oejaga nya pun tidak ada mungkin sedang berkeliling.
Mereka pun memutar balik kembali mobilnya kerumah keenan.
"Lahh kok balik lagi?" tanya keenan yang kembali membukakan gerbang setelah menerima telpon dari zakki.
"Gerbang nya di kunci gaada siapa siapa disana.." ucap zakki.
"Gimana ini dong nan?" seru jovi.
"Gimana yaaa? Yaudah nginep aja disini takut juga udah malem gini kalian pulang takut ada begal" ucap keenan.
"Ehhh amit amit nan, tapi kalo nginep bini lu gak marah kan?" tanya zakki.
"Gaakan lah ngapain marah segala, kan masih ada kamar kosong buat tamu, kalian tidur seranjang gapapa kan?"
"Soal itu gapap sih, gue di sofa juga gapapa kok nan" ucap jovi.
"Tapi masalahnya lu bilang dulu deh sama bini luu, takutnya dia malah keganggu ama kita yaa kii" lanjut jovi.
"Yaudah masuk dulu, biar gue bilang dulu" keenan pun mengajak masuk mereka berdua dan keenan langsung pergi ke kamar.
Didalam kamar bella sedang bercermin mekirik lirik bodynya..
"Keenan keenan, badan ku sama greysha bagusan siapa?" tanya bella yang melihat keenan masuk ke kamar.
"Yaaaa bagusan kamu dong sayaaanggg" keenan langsung menghampiri bella dan memeluknya dari belakang.
"Gakk pasti bohong kamu, orang bagusan greysha!" ucap bella.
"Engga pokoknya bagusan kamu tuhhh" ujar keenan sembari memegang pinggang bella.
"Itunya juga gedean kamu kann hihi" lanjut keenan kemudian menunjuk nunjuk kearah dadanya bella.
"Ihh dasar mesum ihh.." ucap bella yang kemudian melepaskan pelukannya keenan.
"Ihh sayaaang"
"Apaaa ihhh..."
Keenan lupa kalau kedua sahabatnya sedang menunggu di ruang tengah.
__ADS_1
"Ehh iyaa aku lupa, itu si zakki sama jovi gak bisa pilang gerbang komolek di kunci katanya" ucap keenan.
"Lahh kok bisa? kan ada satpam"
"Iyaa tadimah pada gaada mungkin lagi keliling"
"Kasian juga kalo disuruh pulang jam segini, udah malem takut kenapa kenapa dijalan" lanjut keenan.
"Jadi gimana dong?" tanya bella.
"Suruh nginep ajaa yaa, malem ini doang kok yang" usul keenan pada bella.
"Yaudah gapapa suruh nginep aja kan kamar tamu kosong juga".
"Okee dehh mwah" ucap keenan yang kemudian mencium bella lalu pergi keluar kamar untuk menemui sahabatnya.
Zakki dan jovi sedang sibuk memainkan ponselnya masing masing, sedari tadi sembari menunggu kabar dari keenan.
"Sorry lama, boleh kok kalian nginep" ucap keenan membuat keduanya melirik kearahnya.
"Alhamdulillah gadang lahh haha" ucap zakki yang kemudian menurunkan tasnya kembali.
"Mantap lahh, tapi lu gak keganggu kan?" ucap jovi
"Engga kok santai aja gue mah, kapan lagi kita bisa nginep bareng gini haha" ucap keenan.
"Iyaa kalo gaksalah terakhir nginep itu dirumah lu kan nan yang disana yang di rumah nyokap lu" tanya zakki.
"Iyaaa dehh gue lupa udah lama juga" jawab keenan setelah mengingat ngingat.
Mereka pun kemudian mengobrol, dan menyalakan ps kembali untuk bermain game. Hingga tak lama terdengar suara bella di dalam kamar yang memanggil keenan.
"Keenan.." panggil bella.
"Apaa? bentar iniii lagi mainnn tanggung.." balas teriak keenan yang sedang bermain ps bersama jovi.
Bella yang mendengar, kemudian pergi keluar kamar untuk menghampiri keenan.
"Manaaa barang barang aku ihh, alat make up sama maskeran di mana di simpennya?" tanya bella.
"Euhh ituu di gudang deket dapur yaang" jawab keenan tanpa melihat bella, karena sedang fokus bermain game.
Bella pun pergi mengambilnnya, namun setelah melihat barangnya yang begitu numpuk didalam kardus dan cukup berat, bella mengurungkan niat untuk mengambilnya.
"Keenan bantuin berattt" teriak bella.
"Kii kiii tolong bantuin bini gue kii tanggung ini" ucap keenan yang masih saja fokus kedalam game.
"Iyaa iyaaa.." zakki pun pergi menghampiri bella.
Setelah sampai, "Awas biar gue aja yang ambil bell.." zakki langsung mengangkat kardus itu.
"Langsung kekamarin kii" perintah bella.
Zakki pun membawa kardusnya dam menyimoan di meja rias di kamar keenan, hendak langsung pergi namun mata zakki terfokus dengan rangkaian desain miniatur cafè di meja komputer keenan.
"Makasih kii" ucap bella.
"Iyaa sama sam, ehh bell itu cafè kan?" tanya zakki.
"Iyaa itu hasil desain keenan ki" jawab bella.
"Keenan mau buat cafè?" kembali tanya zakki.
"Iyaa.. emang dia belum cerita ke kalian? malahan sekarang lagi dibangun cafè nya itu loh.."
"Anjirr keenan gak ngasih tau.." zakki langsung pergi dari kamar dan menghampiri keenan dan jovi yang baru saja selesai pertandingannya.
"Woyyy luu buat cafè?" tanya langsung zakki setelah sampai.
__ADS_1
"Lahh kok tau?" jawab keenan.
"Gak bilang bilang luu nan ahh gak asik luu.." kecewa zakki.
"Ehh tadinya gue mau bilang setelah cafè nya selesai aja jadi biar surprise gitu bege.." ucap keenan pada zakki.
"Serius ku buat cafè nan?" tanya jovi.
"Iyaa serius dia jov, gue barusan liat di komputernya ada miniatur cafè.." jawab zakki.
"Pengen liat dong guee nannn.." antusias jovi.
"Bentar bentar okee" ucap keenan.
"Yaaaaaaaaang ambilin tab dong siniiin" teriak keenan pada bella.
"Bentarrrrr"
Tak lama kemudian bella datang menghampiri keenan dan memberikan tab nya.
"Ehh bell boleh ngerokok gak? sepet nih nge vape mulu dari tadi.." ucap zakki pada bella.
"Kalo mau ngerokok di luar ajaa.." jawab bella.
"Yaudah yokk diluar aja nan sepet nihh" lanjut jovi.
"Ayooooo" keenan pun berdiri.
"Awas yaa kalo kamu ngerokok!" ucap bella pada keenan.
"Iyaaa engga kok aku mah ihh"
"Iyaa awas aja kalo ngerokok mahh!"
×××
Zakki dan jovi pun kemudian menyalakan rokoknya sedangkan keenan sedang menerangkan perihal cafè yang akan dia buat nantinya.
Lama kernan menerangkan tentang cafè nya, lalu keenan mengajak mereka berdua juga untuk ikut merintis cafè itu.
"Bukannya gamau nan, kalo gue gak disuruh kuliah mah gue pasti bisa kerja ikut bareng luu" ucap jovi
"Iyaa nan gue juga sama kya gitu, tapi moga aja gue bisa sihh.." lanjut zakki.
"Iyaa juga sihh yaa.. gini aja bagaimana kalo kalian bantu gue cari pegawai nanti, nahh terus kita juga bertiga bisa sering ngumpul nanti di cafè gue.."
"Okeelahh gampang soal itu mah serahin aja sama zakki haha" ucap zakki.
Mereka pun kemudian mengobrol membahas cafè begitu cukup lama hingga lupa waktu sudah begitu larut malam.
"Guee ngantuk, gue duluan ke kamar yakk" ucap keenan sembari menguap.
"Yaudahh kedalam juga kita yokk" ajak jovi.
Setelah didalam,
"Ituu kalo kurang selimutnya ambil aja di lemari yakk" ucap keenan setelah memperlihatkan kamar tamu pada zakki dan jovi.
"Okee siap bosss" ucap zakki.
"Yaudahhh sampe besok okee.." ucap keenan langsung pergi melenggang ke kamarnya.
Dikamar, ketika keenan masuk disana sudah terlihat bella yang sudah tertidur. Kemudian keenan pun ijut berbaring di kasur dan menempatkan dirinya memeluk bella.
Bella yang sadar keenan sudah berada disampingnya kemudian melirik sebentar dan kembali tertidur.
"Kirain udah bobo.." bisik keenan.
"Erghhhh" jawab bella yang lemas karena ngantuk.
__ADS_1
Keenan tak menghiraukan kemudian kembali memeluk bella, dan diapun ikut tertidur karena sudah mengantuk.