Keenan & Bella (Nikah SMA)

Keenan & Bella (Nikah SMA)
Episode 26 (Kejujuran Part I)


__ADS_3

Di perjalanan pulang,


Keenan singgah di salah satu minimarket dan membeli beberapa makanan ringan, serta dia sembunyi sembunyi dari bella membeli 3 bungkus rokok, untuk sahabatnya nanti.


Setelahnya kemudian melanjutkan perjalanan pulang kerumah.


Sesampainya dirumah suara petir menggelegat dan hujan pun turun.


Keenan langsung masuk dan pergi kekamar lalu menyalakan komputernya.


"Ganti baju dulu jangan langsung main komputer!" tegas bella pada keenan.


"Males betaran lagi.." jawab keenan yang acuh.


Bella pun mengganti bajunya, dan menyiapkan baju ganti buat keenan. Setelahnya bella pergi ke dapur untuk membuat teh hangat.


Tak lama setelah bella pergi ponsel keenan berbunyi, keenan pun mengambilnya ternyata pesan dari jovi.


Jovial# Nan, udah dirumah?


Keenan# Udah jov, tapi sekarang gue di rumah yang dulu, gue udh pindah jov.


Jovial# Lahhh lu gabilang dari tadi anjir, ini si zakki tadi bilang ke gua, katanya dia salah mau minta maap juga ke lu, dia malah ngajak gue sekalian nginep dirumah lu.


Keenan# aduhhh, yaudah dehh gapapa daripada dia nanti malah marah lagi gapapa nginep aja banyak kamar kok disini.


Jovial# beneran nih gapapa? lagian lu gabilang kalo udah pindah


Keenan# Iyaa yaudah gapapa, mau kesini jam berapa lu sama si zakki?


Jovial# Ini lagi neduh dulu dirumah si zakki, ujan soalnya. Beres ujan berenti kita berdua otw sana, mana sharelok rumah lu nan biar gue gak kesasar nanti.


Keenan# Oke, udah tuh udah gue sharelok. hati hati kalo mau kesini jangan ujan ujanan.


Jovial# Oke siap boss, laksanakan.


Setelah membalas, keenan pun langsung mengganti bajunya dan melemparkan seragam sekolahnya diatas kasur, dan segera memakai baju yang tadi bella berikan.


Cklek..


Suara pintu kamar dibuka oleh bella. Keenan yang masih bermain game di komputernya hanya menoleh kearah bella sekejap, lalu..


"KEENANNNN!" teriak bella.


"BELLAAAAA!" balas keenan menyerupai panggilan bella dengan sedikit tertawa.


"Ihhh keenan!!"


"Iyaa apaa, kenapa lagi?"


"Beresin seragam kamu!"


"Waduh iyaa lupa, tolong beresin sama kamu ini tanggung lagi main" ucap keenan yang masih terfokus main game.


Bella hanya bisa menghela nafas, "Awas yaa kalo kaya gini lagi, aku gamau beresin!" ucap bella.


"Iyaa iyaa nanti mah gabakalan lagi kok"


Sesaat bella membereskan seragam, tiba² suara ketukan pintu dari luar rumah.


"Aduhh pasti itu jovi sama zakki, gue belum sempet ngomong lagi ke bella, gak papa lah biar nanti saja langsung melihat" batin keenan yang langsung pergi untuk membukakan pintu.


"Ehhh kok keenan!" kaget vira yang berada di depan pintu.


Keenan terdiam kaget tidak bisa berkata².


"Ehhh viraa!" kaget keenan.


Bella kemudian langsung lari mengahmpiri mereka berdua.


"Viraa... Keenan maap maap maap, aku belum bilang sama kamu kalo vira mau kesini" ucap bella memelas.


"Euhhh euhhhh gapapa, kamu sama siapa virr sendirian kan?" ucap terbata bata keenan panik.


"Iyaaa aku sendiri kok, ini boleh masuk gak nihh"


"Iyaaa sini masuk aja vira" ucap bella yang kemudian mereka semua duduk di sofa ruang tamu.

__ADS_1


Keenan menatap vira dan bella saling bergantian, hening seketika.


"Jadi kalian pacaran?" tanya vira mendadak.


"Ennggggaaaa kok, kita gak pacaran vir" balas bella.


keenan menghela nafas panjang, dia sudah terlanjur tertangkap basah oleh vira dan dia juga menyadari kalau bella juga ingin sahabatnya itu mengetahui statusnya yang sekarang sudah menjadi istri keenan.


"Kita gak pacaran, tapi kita suami istri." to the point keenan langsung kepada vira


Bella menunduk malu..


"Hahhhhh kalian sudah menikah?!!!!!" kaget vira, yang kemudian diangguki keenan


"Bella ini beneran, gak bohongan kann!!" tanya sekali lagi vira pada bella.


Bella mengangkat kepalanya lalu, "Iyaaa kita beneran sudah menikah vir, kemarin waktu kita bolos 2 hari itu hari pernikahan kita"


Kemudian Viraa tiba tiba tersenyum dan sedikit tertawa melihat keenan dan bella, mereka berdua seperti terciduk malu tak berkata apa apa lagi.


"Virr jangan bilang bilang yah" ucap keenan memelas dan diangguki bella.


"Iyaa gue gaakan ngasih tau yg lainnya kok, tapi gue masih aneh aja kok bisa sih kalian nikah muda? apa jangan jangan?" tanya vira antusias.


"Ehhh jangan berpikiran negatif dulu ihh, kita ini di jodohin" ucap bella


Bella kemudian menceritakan semuanya perihal perjodohannya dengan keenan kepada vira, dan apa saja yang sudah dilalui bella dan keenan selama ini.


Vira mendengarkan dengan sangat jelas, agar dia mengerti perihal hubungan bella dan keenan.


"Ohh jadi gitu, tapi gapapa lah syukur syukur kalian nikah muda ihh" ucap vira setelah bella selesai bercerita.


"Hmmmm yabegitulah" ucap keenan.


Tiba² ponsel vira berdering.


"Aduhh kayknya gw ini langsung balik deh, sorry yahh ini mama gue minta jemput lagi aduh" ucap viraa.


"Yahhh padahal baru juga bentar kita ngobrol²" sahut bella.


"Lanjut besok aja oke, besok kan libur jadi besok gue kesini lagi oke atauga kita jalan jalan deh gimana?" ucap vira.


"Helehhhh, awas lu ngapa ngapain sahabat gue"


"Wehhh emang gue mau ngapain?"


"Yakali kalian mau ginian hahahaha" ucap vira sembari memberi isyarat kedua tangannya yang berisyarat berciuman.


Keenan dan bella pun langsung memerah pada pipinya, dan vira berpamitan pergi untuk pulang menjemput ibunya.


"Keenan maap..." ucap bella.


"Gapapa kok, gue ngerti lu pasti gamau kalo vira mushin lu kan, gapapa gue ngerti ko" ucap keenan sembari mengelus tangan bella.


"Yaudah mending sekarang kamu mandi gih udah sore juga, terus masak gue laper hehe"


"Mmmm sekali lagi makasih yaa keenan, iyaaa aku mandi dulu terus masak yahh"


Bella pun bergegas mandi.


"Gapapa lahh vira tau, jadi gue juga bisa lepas buat ngasih tau kedua sahabat gue" batin keenan.


Tiba² ponsel bella berdering di sofa sebelah keenan.


Amar# Bell, besok bisa jalan gak?


Amar# Kalo bisa gue jemput yahhh


Keenan risih melihat isi pesan itu, dengan emosi keenan pun membalas tanpa sepengetahuan bella.


Bella# Jangan pernah chat chat aku lagi!


Amar# Lah kok tiba² marah sihh, kamu beneran sakit deh tapi pas tadi aku pegang kening kamu gak panas sih.


"Anj*, kapan ni orang pegang² kening istri gue, wahh mulai berani nih orang!" batin keenan emosi.


Kemudian keenan pun melanjutkan membalas pesannya si amar.

__ADS_1


Bella# aku gabisa jalan sama laki² aku udah punya pacar, jadi stop jangan ganggu ganggu aku lagi!


Amar# hahhh? siapa pacar kamu? perasaan kamu single kata temen temen kamu, bahkan kata vira.


Bella# iyaa tapi itu dulu, sekarang aku udh ada pacar!


Amar# iyaa siapa pacar kamu jawab dong!


Karena takut emosi nya membludak keenan langsung menutup ponselnya bella dan kemudian beranjak ke kamar untuk bermain game.


Bella selesai mandi.


"Keenan, mau di masakin apa?" ucap bella setelah memakai baju, piyama tidurnya.


"Gausah, gak mood makan gue" ucap datar keenan.


"Lahh kenapa dia? perasaan tadi baik²" batin bella.


"Hahh kok gamau makan sih?" tanya bella.


"Gamau, gue udah bilang gue udah gak mood makan lagi!" tegas keenan.


Bella heran, apa keenan marah gara gara bella ngasih tahu hubungan mereka kepada vira.


"Kamu marah gara² aku kasih tahu vira yahh" ucap lemas bella.


"Kagak bukan itu"


"Terus kenapa dong? maapin aku lagi kalo ada salah"


"Iyaaa dah gue maapin, cuman lagi pengen gamau di ajak ngobrol dulu aja gue"


"Apa salah aku keenan" cemberut bella dengan mata berkaca²


"Yahh yahhh jangan nangis dong!"


Air mata bella kemudian mengalir di pipinya, karena dia gabisa kalau di bentak apalagi sama keenan yang begitu tegas.


"Udah jangan nangis, gue cuman kagi kesel aja ngekiat kelakuan si amar cht chtin lu"


Kemudian bella panik, dan langsung meminta maap pada keenan.


"Maapin aku.." ucap bella yang kemudian melihat isi pesan di ponselnya, dan kagettt dia karena keenan yang membalas.


Ketika bella yang sedang membava isi pesannya, tiba².


"Gimananitu keningnya, enak di pegang si amar?" celetuk keenan.


"Maap keenan maap.. Aku gak bisa apa² waktu itu aku takut juga"


"Berani beraninya dia, awas aja kalo dia berani kyk gitu lagi!"


"Iyaaa maap, lain kali aku janji gabakalan diem aja kalo ada amar nyamperin"


"Yaudah gapapa, lain kali kalo si amar nyamperin lu, lu langsung telpon gue, trus bilang aja lu pacar gue"


Seketika Bella terkejut langsung menyeka air matanya, dan mengahampiri keenan.


"Makasih keenan.... aku boleh peluk........" canggung bella.


"Aduhh meleleh juga gue, padahal lagi kesel.." batin keenan.


"Meluk aja pake bilang segala.." ucap keenan yang langsung memeluk bella.


Mereka berdua pun berpelukan, hingga bella tak sengaja bilang "Keenan cemburu yahh" goda bella tersenyum malu.


"Engga kok biasa aja" jawab datar keenan setelah melepaskan pelukannya.


"Mhhhhh keenan cemburu"


"Enggggaa kokk ehh siapa yang cemburu"


Aduhhhh ketahuan deh gue, bego keenan begooo duhhhh, batin keenan.


"Jadi sekarang mah udah mau makan kan?" tanya bella.


"Iyaaa mau dong laper dari tadi.."

__ADS_1


"Iyaa bentar yahhh, aku masak dulu"


Bella pun pergi ke dapur untuk memasak, dan keenan pergi ke kamar mandi.


__ADS_2