Keenan & Bella (Nikah SMA)

Keenan & Bella (Nikah SMA)
Episode 28 (Jalan – Jalan)


__ADS_3

Ada begitu banyak rasa yang mungkin akan sulit diartikan oleh keenan, dia melihat bella memberi pembatas antara mereka dengan sebuah guling. Sebenarnya keenan tau maksud dari bella melakukan itu, tapi tak diperdulikan dia lebih memilih untuk tidur.


Belum lama keenan menutup matanya.


"Keenan..." panggil bella.


"Adaa apa?" dengan malas keenan membuka matanya, dan semuanya gelap.


Ternyata akibat hujan deras dan juga sambaran petir, ada pemadaman listrik di malam itu.


"Bellaaa" panggil keenan.


"Iyaaa.." sahut bella.


"Kamu masih disitu kan?" keenan merubah posisi menjadi duduk.


"Iya.." dengan suara seperti orang ketakukan.


"Bentar aku ambil lilin dulu di dapur, siapa tau ada" ucap keenan hendak pergi tetapi,


"Jangannnnn..."


"Kenapaa? Takut gelap?" ucap keenan.


"Iyaa... lagian lupa beli lilin kemarin" suara bella mengecil.


Keenan pun mengurungkan niatnya untuk pergi ke dapur, dia lebih memilih menemani istrinya dikamar yang takut gelap.


"Hp kamu coba nyalain" tanya keenan.


"Abis batre ini juga 2%.. hp kamu?" balas bella menanyakan.


"Gimana dong? Hp ku juga di depan di deket TV"


"Keenan.." panggil bella.


"Kenapa? gak usah takut kan ada aku"


"Iyaa.." ucap bella dengan nada kecil.


"Yaudah langsung tidur aja yaa.. terpaksa" ucap keenan.


"Taoi aku gak bisa tidur kalau gak liat apa²" sahut bella.


Kemudian keenan membuang guling pembatas yang ditaruh bella tadi, "Tangannya mana?" pinta keenan pada bella dengan mengulurkan tangannya.


"Hahh?"


"Ulurin aja tangannya" ucap keenan, setelah itu bella mengulurkan tangannya.


Setekah itu tangan mereka berdua saling menggenggam satu sama lain.


"Sekarang bayangin aja aku ada disamping kamu. Yaudah tidur".


"Heee emm iyaa.."


Dengan saling memggenggam akhirnya mereka pun menutupkan matanya dan tertidur.


Esok paginya bella perlahan membukakan matanya, setelah mengumpulakan kesadaran sedikit demi sedikit.


Bella baru tersadar kalau keenan masih menggenggam tangannya, sesaat dia langsung teringat kejadian semalam yang saat itu membuatnya tersenyum malu.


Tanpa lama bella pun segera bangun untuk bersiap melakukan aktivitas. Mandi dan juga menyiapkan sarapan.


Setelah selesai mandi bella langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan.


Sesaat masak tiba² keenan memanggilnya, bella melihat kearahnya, keenan baru selesai mandi dan dia juga sudah terlihat rapih dari pakaiannya.


"Masak apa?" Tanya keenan sembari mendekat kearah bella.


"Sayur bening sama ayam goreng, keenan pengen apa?" tanya bella.


"Itu aja gapapa.. siang kita pergi kan?" ucap keenan.


Bella hanya diam dan membalasnya dengan menganggukan kepala. Setelah itu bella melanjutkan kembali masak, sedangkan keenan pamit ke kamar.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian,


"Keenan.. masakannya sudah selesai.." panggil bella.


"Iyaa sebentar.."


Setelah itu mereka makan berdua sarapan sambil sesekali bercanda serta pujian dari keenan pada masakan bella, yang membuat pipi bella memerah.


Setelah selesai makan, tiba² Hp keenan berbunyi, dengan cepat dia melihatnya.


Jovial# kita otw


keenan# oke.


"Bentar lagi mereka kesini, kita siap²" ucap keenan pada bella yang sedang meletakan piring dan gelas di tempat cucuian.


"Iyaa.." sahut bella.


Setelah itu mereka bersiap² dan menunggu kedatangan jovi dan yang lainnya.


×××


Destinasi yang mereka tuju untuk acara jalan² hari ini adalah taman hiburan yang berada di dekat pegunungan.


Mereka sampai disana masih terhitung pagi, setekah turun dari mobil mereka bisa menikmati hawa sejuk pegunungan yang masih alami.


"Kita kesana yuk.." ajak vira pada bella.


Sebelumnya kemarin bella mengabari vira kalau mereka akan jalan².


"Ayoo.." balas bella.


Mereka berdua terlihat begitu bersemangat dan antusias, siapa sih yang tidak suka jalan² apalahi jika pemandangan dan alamnya masih terjaga. Mereka pergi ke dekat danau buatan yang sekelilingnya terdapat jalan setapak.


"Wihh ada rakit, kita naik yuu?" tunjuk vira. Semua orang menoleh kearah yang ditunjuk.


"Ayoo.. kayanya seru deh.." sahut zakki yang juga tertarik.


"Ayolah" sahut jovi bersemangat.


Sesaat semuanya sudah berada diatas rakit kecuali bella.


"aayoo bell" ajak vira.


"Masih muat juga nih samping keenan" imbuh jovi.


"Kenapa? takut kecebur yah?" tanya zakki.


Bella mengangguk jujur. Dia tidak mau mengeluarkan isi perutnya gara² naik rakit itu.


"Yahh gak asik dong" ujar vira kecewa.


"Yaudah kalau gitu gimana lagi.. kita tinggal yaa?" sahut zakki.


"Iyaa gapapa. Aku tunggu disini aja" jawab bella tidak enak hati.


Tiba² keenan pun melompat kembali ke dermaga.


"Mau kemana lu?" tanya jovi.


"Ngapain turun luu! mabuk juga?" Tanya zakki kembali bercanda.


"Gapapa, sebenernya gue males aja" ucap keenan datar.


"Yeee dasar.. Ayo jalan lahh" ucap zakki kesal.


Mereka pun akhirnya melaju perlahan bergerak menjauh dan sekarang hanya tinggal keenan dan bella, mereka belum beranjak dari tempatnya.


"Keenan kok turun?" tanya bella heran.


"Males aja" jawab keenan datar.


"Yaudah sekarang kita mau kemana?" ucap keenan.


"Gatau.."

__ADS_1


"Ahh yuu ikut" ajak keenan.


Terlihat dari wajah bella yang terkejut sesaat keenan menarik tangannya. Hingga mereka berdua sampai di sebuah meja yang berada di tempat di pinggiran danau, darisana mereka bisa melihat rakit yang ditumpangi oleh teman temannya.


"Mau beli apa?" tanya keenan.


"Mmhhh gimana?" Bella sedikit kebingungan. Karena suara keenan tak begitu jelas terdengar.


"Kita makan sesuatu dulu sambil nunggu mereka" lanjut keenan.


"Es krim?" tawar keenan.


"Mauuu.." jawab bella cepat sesaat mendengar eskrim.


Keenan tersenyum, "Kenapa gue suka yaa kalau dia selucu ini" batin keenan.


"Yaudah tunggu bentar" ucap keenan lalu beranjak.


Baru beberapa langkah tiba² keenan kembali lagi.


"Dompet aku ketinggalan di mobil" ucap keenan meringis.


"Dasar... pakai ini aja dulu" langsung bella berikan tas yang dibawanya, yang didalamnya ada dompet bella.


"Oke nanti di gantiin kok, bentar yaa" ucap keenan segera pergi.


Kerika menunggu keenan, bella mengeluarkan hpnya dari saku dan mulai mengambil gambar. Tempat dan pemandangan yang begitu bagus untuk di foto buat kenang kenangan.


Sedang asik memfoto tiba² muncul notif chat yang tidak lain dari Amar.


Amar# lagi dimana bella? malam ini jalan² yuu.


Amar# Minta alamat rumah kamu deh nanti amar jemput.


Melihat bella langsung kaget, entah kenapa di dalam hatinya dia merasa takut jika keenan mengetahui chat dari amar.


Bella# maaf aku gak bisa


Amar# gabisa terus, kapan bisa nya?


Bella# Gatau.


Balasan terakhir dari bella yang langsung menutup kembali hp nya karena keenan sudah datang dengan membawa dua eskrim di kedua tangannya.


"Nih.." keenan yang sembari menyodorkan eskrim pada bella.


"Makasih.." dengan senang bella menerimanya.


Bella masih memikirkan sesuatu dan sedikit takut jika dikemudian hari keenan tau amar masih sering chat bella.


Hingga es krim ditangan bella habis,


"Enak?" tanya keenan yang diangguki bella.


"Keenan.." panggil bella.


"Ya?"


"Mhh.. pengen jalan² kesana" tunjuk bella.


"Ayoo" jawab keenan yang langsung berdiri.


Yang kemudia bella berdiri merapikan pakaiannya, dan memasukan hp nya kedalam tas.


"Yukk.." ajak bella ketika sudah selesai.


"Iyaa tapi itu masih ada eskrim" tunjuk keenan di bibirnya bella.


Bella tidak menyahut, tapi tangannya langsung bergerak hendak mengusap bibirnya. Sontak keenan mencegahnya.


"Ehh jangan pakai tangan.."


Bella menghentikan gerakannya lalu menatap kearah keenan bingung.


Keenan kemudian mengambil tisu dari meja yang tadi di dudukinya lalu mengusap bibirnya bella yang masih menyisakan eskrim. saat melakukan itu, tidak sengaja pandangan nata mereka berdua bertemu dan seketika jantung merekapun saling berdegup.

__ADS_1


__ADS_2