
Setelah ciuman itu, Bella langsung berlari menuju kamar dan menguncinya.
Keenan yang mengikuti bella hendak menuju kamar, "Hehh kok malah di kunci, buka bell" teriak keenan dari luar kamar.
Sebentar bella diam, "Gamau gamau gamauuu, keenan gak boleh masukkk!!" balas teriak bella menahan malunya.
"Kenapa gak boleh masukk?"
"Pokoknya gaboleh titik"
"Lahhh kamu kenapa? Aku mau masuk cepet buruan" ucap keenan yang tiba² panggilannya berubah menjadi aku kamu..
"Lahh keenan, maluuuu aku..."
"Yasudah kalo tega ngeliat suaminya kedinginan diluar kamar, mana lagi sakit lagi.." goda keenan.
Bella memikirkan sesuatu dikamar, dia pun sadar kalau keenan lagi sakit. Namun dia tak bisa menahan rasa malu nya akibat kejadian tadi yang membuat wajah nya memerah dan jantungnya seperti akan copot.
Setelah mengumpulkan niat, sedikit bella memutarkan kunci kamar nya lalu dia bergegas lari masuk kedalam kamar mandi.
Keenan yang menyadari pintu kamarnya sudah terbuka dia bergegas pergi kekamar.
"Lahhh kemana anak itu?" tanya keenan pada dirinya sendiri.
"Bellaaaaaaaa" lanjut teriak keenan mencaro keberadaan istrinya.
"Iniiii aku lagi di kamar mandi" balas teriak bella.
"Kirain kemana.."
Keenan langsung duduk di meja komputernya, dia mencari inovasi inovasi baru untuk menjalankan cafè nya nanti.
Sedangkan bella yang masih di kamar mandi, dia sedang kebingungan harus apa dan bagaimana mengatasi malunya itu. Bella melihat kearah cermin sembari memegang bibirnya dengan jari telunjuk, dia tersenyum-senyum sendiri sesaat memikirkan ciuman keenan tadi.
"Astagfirullah, bella sadar bellaa" batin bella
"Aduhh padahal kita udah suami istri, tapi kok berasa janggal aja yaa melakukan hal-hal seperti itu, apalagi keenan yang tiba-tibaan banget orangnya, aduhh maluu bangettt.... bego bellaaaaa kok malah menikmati sihh tadiii, apa yang dipikirkan keenan yaa sekarang" lanjut gerutunya kepada diri sendiri.
Hingga hampir 1 jam bella masih belum keluar dari dalam kamar mandi, dan keenan merasa aneh ada apa dengan istrinya.
"Udah satu jam dan dia masih di kamar mandi, ngapain aja dia" ucap batin keenan.
Keenan berjalan kearah kamar mandi, "Bell, bellaa masih didalam?" panggil keenan.
Bella yang sedang duduk di atas kloset, tiba-tiba kaget mendengar suara keenan.
"Euuhhhh, iyaa ini bentar lagi.."
"Lagi ngapain kamu, kok lama?"
"Ini euhh sakit perut akuuuu tuh.."
"Sakit perut kenapa? cepet keluar trus minum obat"
"Iyaa bentar lagi keenan"
"Cepet keluar sekarang, kamu udah hampir satu jam lebih loh didalam sana" panik keenan takut istrinya kenapa-kenapa.
"Iyaaaa ihhh bentar lagi kok" teriak bella di dalam kamar mandi.
Keenan merasa ada yang aneh dengan tingkah laku istrinya, dan sesaat memikirkan sesuatu akhirnya keenan tau penyebab istrinya berubah seperti itu.
"Ahh kamu bukan sakit perut yahh hehe" cengenges keenan
"Hahh maksudnya?" tanya bella bingung.
"Cepet keluar dong sayang, biar aku cium lagi deh bibir manisnya itu hihi" goda keenan dibalik pintu.
Deg...
Kaget bella yang tiba-tiba saja mendengar ucapan itu dari keenan.
"Ihhhh apaansih keenan!!!" teriak bella menahan malu nya.
"Cepet dong bibir aku udah gak tahan nihh nungguin kamu hehe" kembali goda keenan yang membuat bella malu.
"KEENAAAAAAANNNN!!, jangann gituuuuu aku gamau keluar!" teriak bellaaa yang begitu sangat malu.
__ADS_1
Tiba-tiba hening keduanya tanpa bersuara, sesaat kemudian keenan begitu jahilnya, dia memainkan saklar lampu kamar mandi, agar bella hendak keluar.
"Lahhh kok gelap" bella mulai panik ketika kamar mandinya menjadi gelap
Bella langsung lari dan membuka pintu kamar mandi, dia tersadar ketika sudah keluar kalau lampu itu di matikan keenan agar dia keluar, Dan ketika bella dikamar disana sudah ada keenan di hadapannya.
"Yeeee akhirnya keluar" Ucap keenan dengan senyuman di wajahnya.
"Keenan ihhhhh!!" bella yang malu langsung mau pergi lagi keluar kamar, namun keenan sudah siaga dia mengunci kamarnya.
"Hahaha gakbisa keluar, ini kuncinya" ucap keenan yang memainkan kunci di tangannya, sedangkan bella sufah ada di pojokan pintu kamar.
"Keenan ihh, keenan gaboleh gitu aku maluu tauu.."
"Kenapa mesti malu sihh, kan kita juga udah sah loh gak dosa lagi untuk ciuman" goda keenan.
"Tapi......"
"Iyaaa aku ngerti, udah ahh jangan lari-larian lagi aku juga udah membiasakan kok, karena nanti juga bakalan terbiasa hehe"
"Ihhh keenann.."
Kemudian keenan memberikan kunci kamarnya pada bella, keenan meminta bantuan bella agar dibuatkan susu hangat.
"Nihh kunci.. Oh iyaa bolrh gak buatin aku susu anget bell?" ucap keenan yang sudah duduk di meja komputernya.
"Iyaaa boleh, bentar yaaa.." balas bella yang kemudian berjalan menuju dapur setelah membuka kunci kamar.
Beberapa saat kemudian, segelas susu hangat siap disantap keenan, bella membawa nya ke kamar.
"Nihh awass masih panas" ucap bella yang menyodorkan kesegelas susu pada keenan.
Keenan yang masih fokus melihat lihat komputernya, tiba-tiba...
"Kokk susu yang ini sihh" tanya keenan yang hanya selintas melirik segelas susu di mejanya yang sudah bella simpan.
"Lahh kan tadi minta susu? itu susu cokelat yang putih habis belum beli lagi" balas bella.
"Aku kan mintanya susu gunung kembar itu hihi.." canda keenan yang langsung melirik dadanya bella.
Bella yang kaget mendengar itu langsung menyilangkan tangannya di dadanya.
"Hihi becanda kok sayang, tapi kalo gak becanda juga boleh yahh haha"
"Gamauuuu gabolehhh!!"
"Lahhh kan sekarang gunung kembar itu udah jadi milikku" ucap keenan ntah kenapa dia berubah drastis memperlihatkan dirinya sebenarnya dihadapan bella.
"Keenan kok jadi gitu ihhh, keenan kerasukan jin yahh"
Keenan hanya ketawa ketawa gak jelas.
Namun dari balik kejadian semuanya, bella tersenyum melihat keenan yang terlihat bahagia, dia menyadari kalau keenan sekarang sudah berubah, keenan seketika menjadi suami idaman yang diinginkan bella. Keenan sudah berani memanggil aku kamu keoada bella bahkan keenan memanggil bella dengan ucapan sayang.
"Mungkin hari ini bisa dibilang hari bahagianya aku.. aku bahagia banget melihat keenan tersenyum dan tertawa hari ini meskipun mesum tapi aku tau dia sedang bercanda, apalagi dia juga panggil aku sayang.. aduhh blushing dehh, makasih yahh nan love you!" ucap batin bella yang masih tersenyum melihat keenan yang sedang tertawa.
"Udahhh ahh aku mau tidur" ucap bella tiba-tiba.
"Lahhh baru juga jam 8 udah mau tidur aja ihh" ucap keenan memperlihatkan wajah sedihnya.
"Terus mau ngapain lagi, lagian kamunya kan lagi main komputer juga"
"Engga kok ini udah udahan mainnya" ucap keenan yang langsung menyusul bella ke tempat tidur.
Mereka berdua bersebelahan, namun masih ada sedikit rasa canggung dalam hatinya bella.
"Bellaaa..."
"Hmmmm"
"Akuuuu sayang bella, doain yahhh mulai hari ini, besok, lusa, minggu depan bahkan sampai ajal menjemput deh aku akan terus selalu sayang kamu"
"......" bella hanya memandang ketulusan dari kedua matanya keenan.
Mereka saling memandang satu sama lain, "Aku juga sayaaaaang keenan, makasih yaa.." balas bella dan langsung di senyumi keenan.
Mwahh..
__ADS_1
Kecupan dari keenan langsung mendarat di kening nya bella.
"Aku juga makasihh yaaa" ucap keenan lalu tersenyum.
Bella hanya diam dan sedikit menundukan kepalasnya karena malu.
Tiba-tiba keenan menaikan dagu bella agar wajahnya kembali terlihat, "Boleh aku cium kamu?" tanya keenan setelah itu.
"......" tanpa jawaban bella sebentar diam lalu menganggukan kepalanya perlahan, meski dia menahan rasa malunya namun dia tidak bisa menolak keinginan suaminya.
Tidak lama, keenan langsung ******* bibir kecilnya bella, mereka berdua saling menikmati ciuman itu. Hingga tangan kanan keenan sudah mulai meraba dan masuk kedalam baju tidurnya bella.
Terlihat wajah blushing nya bella ketika keenan sudah mulai memegang gunungnya, "Ahhh keenan.."
"Gapapa sayaaaang, kamu tangannya awas nanti kena tanganku yang patahh" ucap keenan sembari mengingatkan bella, agar dia tidak melakukan hal yang sama seperti diluar tadi.
Bella hanya mengangguk, bella merangkulkan kedua tangannya kebagian belakang leher keenan.
Keenan yang perlahan membuka bajunya bella.
"Gedeee banget...." batin keenan yang melihat gunung kembar itu.
Lamanya mereka berdua bergulat diatas kasur, tiba-tiba telpon keenan berdering.
Tutttt.. tutt... tutt...
Bella kemudian mengambilkan telponnya keenan,
Keenan# Hallo kii ada apa?
Zakki# Lu gapap bro, gimana sekarang? sorry hp gue baru nyala dari tadi error terus nih hp
Keenan# Gue baik baik aja kok santai, iyaa gapapa.
Zakki# Besok lu mau ke sekolah?
Keenan# Enggak dulu kayaknya kii, besok mau di beresin bunda sama ayah gue soal masalah ini.
Zakki# Ohh yaudah kalo gitu, doa terbaik dari gue ya nan, kalo gitu juga besok gue dama jovi sepulang sekolah boleh kerumah lo kann.
Keenan# iyaaa besok kesini aja jangan lupa bawa makanan haha
Zakki# Dasarr luuu, okedeh sampai besok yaa, cepet sehat luu
Keenan# Okee, siap laksanakan.
Tut...
Telpon terputus, lalu keenan kembali melirik kearah bella, namun bella sudah memunggunginya, dan bella terlihat sudah memakai bajunya lagi dan tertidur.
"Dasar anak inii, malah udahan dehh padahal masih mau lanjut" ucap batin keenan setelah melihat bella tertidur.
Keenan kemudian menaikan selimbut nya bella, lalu keenan mencium kembali kepalanya bella.
Mwahh..
Tidur yang nyenyak yaa sayang, makasih buat hari ini aku seneng banget..
Bella yang padahal belum tertidur, dia hanya tersenyum ketika keenan berkata seperti itu. Namun bella harus berpura pura tidur untuk menahan rasa malunya.
Hingga akhirnya mereka berdua pun tertidur dengan sangat pulas.
×
×
×
×
×
×
×
*Hallooo sobat reader, maap yahhh update nya jarang jarang, aku lagi banyak kerjaan nih tapi insyaAllah deh aku bakalan rajin update nya. Doain yahh supaya aku nulisnya makin semangat lagi jangan lupa vote share komen serta like nya yaa, dukungan banget buat aku..
__ADS_1
Makasih semuanya, salam jari kelingking dari aku.
Ohh iyaa cerita 18+ tuh aku malu sendiri nulisnya, jadi maap yahh kalau tidak terlalu vulgar dalam kisah Keenan dan Bella ini. Terimakasih semuanya*.