Keenan & Bella (Nikah SMA)

Keenan & Bella (Nikah SMA)
Episode 31 (Jiarah)


__ADS_3

Setibanya dirumah seperti biasa mereka melakukan kegiatan mereka dari pertama mulai ganti baju dan makan lalu tidur.


Hingga esok harinya mereka sekolah, dan disekolah seperti biasanya bertemu dengan sahabat sahabat nya.


Sesuai permintaan bunda kemarin, setelah pulang sekolah bunda menyuruh mereka berdua untuk siap².


Dan sekarang bella tengah memilih milih baju yang cocok untuk berpergian.


"Pakai baju apa yaa? Aku gatau lagi mau liburan kemana" gumam bella sedikit bingung.


Dan akhirnya bella memilih baju terusan motif kotak kotak dengan panjang sampai di bawah lutut, lalu untuk alasnya bella memilih sepasang Flatshoes warna putih.


"Oke sudah.." Bella mematut di depan cermin.


Keenan yang menunggu didepan sedari tadi sudah siap.


Kemudian bella mengambil tas kecil selempang lalu beranjak membuka pintu kamar. Bella melihat keenan yang sudah menunggunya duduk di sofa sambil bermain game di ponselnya.


Keenan yang menunggu bella sudah siap dengan mengenakan baju hitam polos, kemudian menggunakan celana pendek dan sepatu Converse untuk alasnya, kalau soal penampilan keenan tidak terlalu berekpetasi yang penting nyaman dipakai.


Karena lama menunggu bella, keenan yang tenggelam dalam serunya bermain game sampai sebuah suara mengintrupsi.


"Keenan ayo.." panggil bella, yang membuat keenan langsung menoleh.


Matanya keenan sukses dibuat terfokus padanya, sampai bella sudah berdiri tepat di hadapan keenan.


"Cantik.. gue takjub, gue mengaku kalah bell, gue udah bener² terjatuh ke dalam pesonanya sekarang, kamu manis bell kalau dandan. Wajahnya, rambutnya, penampilannya.." batin keenan yang melongo didepan bella.


"Keenan kenapa?" tanya bella.


"Enggggak" jawab keenan.


"Enggak? Nggak cocok yaa?" tanya bella melirik bajunya.


Keenan benar² kehilangan kata kata, keenan tidak tahu kenapa lidahnya mendadak kelu untuk sesaat, tetapi memang seperti itulah kenyataanya.


"Yaudah aku ganti aja yaa" ucap bella dengan ekspresi yang lucu.


Keenan kemudian bergerak mendekati bella dan ketika sudah dekat keenan menarik tangannya bella untuk tidak pergi.


Bella menatap keenan kebingungan.

__ADS_1


Keenan hanya tersenyum sendiri.


"Cocok banget, gak usah ganti" ujar keenan masih tersenyum.


Mwahh..


Keenan langsung mencium keningnya bella dengan lembut sebagai tanda terimakasih karena bella sudah membuka mata hatinya dengan betapa mempesonanya bella selama ini.


Keenan kembali tersenyum melihat rona merah di kedua pipinya bella.


"Sudah ahh ayoo pergi, nanti dimarahin bunda loh.." ucap bella dengan malu.


"Sekali lagi aja.." goda keenan.


"Ihhh nanti keburu telat keenan"


"Sebentar kok.."


Kemudian keenan langsung mencium bella dengan sangat mesra.


Hingga setelahnya merekapun pergi.


Sesampainya dirumah bunda, keenan kaget karena bunda langsung ngomel begitu mereka sampai disana.


Lalu mereka semua segera berangkat, keenan duduk di kursi depan disamping ayah yang sedang menyetir.


"Yahh kita mau kemana nih?" tanya keenan sambil melihat ayah.


"Ke pantai.." sahut ayah.


"Hah beneran?" tanya keenan sedikit terkejut.


"Iyaa.. kita nanti menginap semalam, kalian kan besok masuk sore untuk latihan Try out.. jadi gapapakan?" ucap ayah.


Keenan begitu antusias menanggapi ucapan ayah, karena baginya kapan lagi bisa liburan sekeluarga seperti ini. Ayah selalu sibuk mengurusi pekerjaanya, jadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga sedikit sekali.


"Ohh iyaa, isal memangnya besok libur?" tanya keenan penasaran kepada ayah.


"Yaa isal bolos sehari paling" jawab ayah.


"Itu bocah pasti bolos. karena anak terakhir, isal selalu di sayang hadeuhh dimanjain pula jadi gak heran lagi lah kalo dia selali dimanja.. dasar pilih kasih". batin keenan.

__ADS_1


Hingga perjalanan terhenti saat sudah sampai di kota Garut.


×××


Mereka semua berhenti di kota garut, yang tak lain kota kelahiran bella. Sebelum mereka melanjutkan ingin pergi ke pantai mereka semua mengunjungi makam almarhum Mama dan Papanya bella.


"Ini kampung halamanku.." ucap bella.


"Hehe seru juga yaa, masih gak terlalu macet" sahut keenan.


"Ayoo semuanya turun, ohh iyaa bella habis ini kita jalan kemana yaa bunda lupa lagi" tanya bunda yang sudah turun dari mobil.


"Kedepan bunda sedikit lagi kok ke makam mama" jawab bella.


Kemudian mereka semua berjakan kaki memasuki gapura yang bertuliskan 'Pasir Pogor' mereka berjalan mengikuti bella yang di depan.


Masuklah mereka ke sebuah pemakaman umum, terdapat beberapa nisan. Hingga bella menuju sebuah nisan yang dikelilingi keramik berwarna hitam.


Seketika bella bersimpuh di nisan Mama dan Papanya. Dia menangis, keenan yang melihatnya ikut sedih. Bunda pun merangkul bella dan mengusap ngusap pundaknya.


"Yang sabar yaa sayang, mama kamu sudah bahagia disana" ucap bunda pada bella.


"Iyaa bunda.." balas bella dengar air mata yang kemudian bercucuran dipipinya.


"Kamu yang sabar, jangan sedih nanti almarhum mama dan papa sedih kalau liat kamu sedih" sahut keenan.


"Iyaa..." balas bella.


Ayah dan isal kemudian menghampiri keenan dan memberikannya bunga dan juga air untuk ditaburkan di makamnya almarhum mama dan papanya bella. Sebelum masuk pemakaman ayah dan isal membeli bunga dan air didepan makam ada penjual disana.


Keenan pun mengambilnya dan kemudian dia membagikannya pada bella untuk menaburkan diatas makam.


Setelah ditaburkan kemudian mereka semua mendoakan almarhum yang dipimpin oleh ayah.


Bella masih menangis yang saat itu sudah berada di rangkulannya keenan. Air mata yang bercucuran membuat keenan merasa kalau dia tidak akan pernah membuat bella menangis olehnya.


Selesai jiarah ke makam mama papanya bella kemudian mereka semua melanjutkan perjalanan untuk pergi ke pantai.


Masih dengan suasana haru didalam mobil, bella masih mendekap di dadanya keenan. Yang sesekali isal menggoda agar bella kembali tertawa.


"Ciee romantis terus haha" goda isal, yang membuat keenan dan bella malu.

__ADS_1


Hanya senyuman yang dikeluarkan oleh bella, dan senyuman datar dari keenan. "Nyaman banget! Makasih" batin bella, yang sesekali dia menatap wajah keenan.


__ADS_2