Kehidupan Setelah Pernikahan

Kehidupan Setelah Pernikahan
Ep 15. Saat Menjadi Seorang Istri


__ADS_3

Malamnya dimana acara telah usai dan keluarga berserta teman-temannya telah pulang.


Ryan dan Erica menginap dihotel dimana mereka mengyelenggarakan acara, karena ada free kamar untuk mereka, selama 3 hari kedepan.


Ini malam pertama bagi Erica tidur dengan orang lain, biasanya ia tidur sendirian, ia merasa gugup, harus bagaimana.


Erica ingin melepaskan gaun pengantinnya, ia susah menarik seliting dibelakang punggungnya, dan meminta tolong Ryan, Ryan dengan cepat menolongnya, dan se-sekali memeluk Erica dari belakang, memeluk perut Erica.


"Aku mau mandi dulu ya" kata Erica.


"Sama-sama saja" kata Ryan.


"Eng-enggak" kata Erica langsung berlari ke arah kamar mandi.


"Apa salahnya mandi bersama istri sendiri" batin Ryan sambil tersenyum, dengan maksud sesuatunya.


"Aghhhh" teriak Erica.


Ryan pulang langsung berjalan kearah kamar mandi.


"Ada apa sayang?" Tanya cemas Ryan.


"Gak" kata Erica.


Butuh hampir setengah jam Erika membersihkan tubuhnya, dan keluar dari kamar mandi.


"Kamu kenapa tadi didalam, ada kecoak kah" tanya Ryan.

__ADS_1


"Enggak ada, emm, itu, aduh, itu loh, aku haid" kata Erica.


"Yaah kog bisa? Puasa lah aku, padahal aku sudah berharap hari ini bisa memilikimu seutuhnya" kata Ryan sambil mengangkat tangannya meletakan tangannya kedahinya.


"Hehe, gak apa-apa ya" bukan salah aku donk" kata Erica.


"Ya udah aku mandi dulu" kata Ryan, dan dia pun segera kekamar mandi karena sudah gerah juga.


Selepas Ryan pergi mandi, Erica pun ketawa sendiri, "kenapa bisa pas begini" kata Erica dalam hati.


Erica segera naik ke kasur dan tertidur hanya beberapa menit di kasur, mungkin karena kelelahan hari ini.


Ryan yang baru selesai mandi pun hanya mengelengkan kepalanya, ternyata istrinya cepat sekali ketiduran tanpa menunggunya.


Ia pun segera memakai pakaiannya, dan mengikutin istrinya untuk tidur, Ryan memeluk Erika dari belakang, karena Erica tertidur menyamping memeluk guling.


Tidak lama pun Ryan tertidur.


Erica pelan-pelan mengangkat tangan Ryan, agar dia tidak terbangun dan berhasil. Erica pun segera mandi, selesai mandi Ryan telah bangun. "Kog gak bangunkan aku?" Tanya Ryan.


"Kasian kamu, tidurnya nyenyak!" Kata Erica sambil mengeringkan rambutnya dengan hiar dryer hotel


"Tarik aku donk, mau bangun ini" kata Ryan manja.


Erica pun coba menarik Ryan dengan memegang kedua tangan Ryan dan Erica pun terjatuh di pelukan Ryan, dengan sigapnya Ryan memeluknya erat.


"Ryan, lepas kamu bau iler, mandi sana" usir Erica, lalu mendorong Ryan jatuh dari kasurnya.

__ADS_1


"Biar kamu bau lagi, hahaha!" Kata Ryan sambil tertawa dan berlari kekamar mandi untuk mandi.


Selesai Ryan mandi, makanan pagi mereka telah sampai, Erica telah memesanyan.


"Sudah siap, ayo makan" kata Erica ketika Ryan telah duduk di kursi.


Mereka pun makan dengan lahapnya.


"Sayang, kamu resign ya dari kantor dan ikut aku kekantor tempat aku sana" nada perintah yang keluar dari mulut Ryan setelah mereka selesai makan.


"Lalu aku gak kerja lagi kah?" Tanya Erica.


"Iya, cukup jadi ibu rumah tangga dan ikut aku saja!" Kata Ryan.


"Tidak ada kata menolak" kata Ryan dengan tegas karena dilihat dari wajah Erica ia seperti mau menentangnya.


"Ya udah deh, nanti aku bikin Surat pengunduran diri dulu lalu kita antar" kata Erica.


Mereka pun mengantar surat pengunduran dirinya Erica, dan Bos di perusahaan tersebut tidak keberatan, karena sebelumnya memang Ryan yang terlebih dahulu memberi tahun kepada Bosnya bahwa Erica akan di bawa ikut bersamanya.


"Ica, kamu berhenti" kata Yuli.


"Iya, aku mau ikut Ryan" kata Erica.


Ketika menghampirin Yuli di ruangannya.


"Kamu si cepat nikah! Aku yang duluan pacaran aja belum di lamar-lamar, kata-kata nikah aja gak keluar dari mulut Budi!" Kata Yuli, sebenarnya dia sedikit iri karena Erica lebih dulu menemukan jodohnya dari pada dia.

__ADS_1


"Budi pasti melamar kamu kog, kamu sabar ya" kata Erica.


"Hmm, iya deh" kata Yuli malas.


__ADS_2