
Erica dan Mita kini lebih banyak bertukar pesan, bercerita tentang anak mereka.
Hari ini Erica sedang menyuapi Erwin makan sore yang menuju malam.
Ryan yang barusan pulang melihat langsung ke arah Erica dan Erwin, Erica membantu Erwin untuk menyapa papanya dengan cara melambaikan tangannya, Erwin berada dalam gendongan Erica.
"Anak papa lagi makan ya" tanya Ryan kepada anaknya.
Erwin hanya tertawa sambil menhentakkan sedikit tangannya sambil tertawa melihat kehadiran papanya.
"Dikasih makan apa Erwin?" Tanya Ryan kepada Erica.
"Ini bubur Wortel + ayam kampung dimasak lalu diblender biar halus dan di saring lagi!" Jawab Erica.
"Ini kental sekali apa enggak keselek Erwinnya?" Tanya Ryan.
"Enggak, memang gini makanan bayi bagusnya jgn terlalu cair dan terlalu kental?" Jawab Erica.
__ADS_1
"Tp ini kental loh!" Kata Ryan lagi tetap bilangnya kental padahal Erica sudah tau takarannya harus bagaimana buat Erwin makan.
Erica tidak lagi mau menlanjutkan pembicaraan, jika di lanjutkan mereka yang ada akan ada perdebatan, karena hal itu biasa terjadi, Erica banyak mengalah.
"Sudah mandi sana baru bantu aku jaga Erwin ya, aku juga mau mandi, Bik Tin, tadi sudah pulang, aku enggak sempat mandi!" Kata Erica.
"Ngapaen aja kamu dirumah sampai enggak sempat mandi? Sudah ada yang bantu dirumah?" Tanya Ryan.
"Ini seharian loh, Ryan enggak mau lepas, malah nempel aja terus sama aku!" Jawab Erica.
"Halah alasan saja kamu terus" jawab Ryan sambil menuju kamar, untuk mandi.
Selesai makan Erwin, Erica mencoba menidurkan Erwin. Karena Erica sudah terlanjur kesal dengan Ryan, dia pun tidak ingin meminta pertolongan Ryan lagi untuk menjaga Erwin.
"Tidur ya sayang, habis Erwin tidur mama mau mandi loh, berharap sama orang itu susah loh nak" kata Erica ke Erwin sambil menidurkan anaknya. Ternyata Ryan sudah selesai mandi dan mendengar percakapan Erica dengan Erwin.
Dalam hati Ryan "memang Erwin tau ya" sambil tersenyum.
__ADS_1
Sedikit hati Erwin tergoyah melihat Erica dan Erwin.
"Sudah sana mandi biar aku yang jaga Erwin, nanti bau asem mu nempel di Erwin" kata Ryan sambil bercandakan Erica.
"Enak saja ngomongnya itu" kata Erica.
"Sudah sana mandi sayang!" Kata Ryan sambil mengusap kepala Erica, hal itu membuat kesalnya Erica luluh.
"Iya" jawab Erica.
Dia pun segera pergi kekamar mandi untuk mandi.
Bagi Erica sulit untuk dia marah bagaimana atau kesal bagaimana, kadang ada saja hal yang membuat dia makin mencintai Ryan, dan juga membenci sifat Ryan, selama menikah ini Ryan lebih menunjukan sikap cueknya, bakhan ke anaknya, jarang dia mengajak anaknya bermain, padahal waktu Erica lagi hamil Ryan sangat menyukainya menampakan sangat menginginkan anaknya.
Kini Ryan seperti seorang pria yang belum pantas menjadi seorang papa bagi pengeliatan Erica sendiri.
Setelah Erica selesai mandi, dia melihat Ryan dan Erwin telah tertidur, dengan tangan Ryan memeluk Erwin, dengan botol susu yang sudah habis diminum oleh Erwin.
__ADS_1
Erica pun segera memakai pakaian tidurnya dan ikut tidur disamping Erwin, dengan cepat Erica pun ikut tertidur karena lelahnya hari ini.